4 Opsi Berwisata di Desa Lebong Tandai yang Patut Dikunjungi



header via blogspot

Setelah membaca artikel tentang Desa Lebong Tandai sebagai Batavia Kecil, ada gairah untuk berwisata ke sana? memang Desa ini belum begitu populer sebagai tempat wisata di Bengkulu tetapi meski begitu ada berbagai macam potensi wisata yang layak dikunjungi, salah satunya buat kamu yang ingin berwisata dekat dengan alam, menambah wawasan, bikin enteng jodoh, dan merasakan transportasi yang unik, penasaran? berikut ini informasi buat kamu.

1. Jika kamu ingin dekat dengan alam, Desa Lebong Tandai menawarkan pesona air terjun dan panorama bukit hijau yang mengelilinginya.

Keindahan alam Desa Lebong Tandai bak negeri dongeng dalam cerita fiksi, karena memang terletak di antara bukit – bukit kecil yang di dalamnya mengalir sungai – sungai yang bersih dan indah dengan bebatuannya.

Adapun air terjun Terjun DAM Belanda setinggi 25 meter yang bisa kamu lihat, yang hingga kini kincirnya masih menjadi sumber listrik bagi para warga Desa Lebong Tandai.

2. Wawasan tentang sejarah kamu pun semakin luas dengan mengunjungi berbagai macam tempat peninggalan yang ada di sini, mulai dari peninggalan situs, pemakaman Cina, dan bangunan sisa penjajahan Belanda

Disekitar desa ini masih terlihat sejumlah lubang-lubang goa yang menyimpan sejumlah sejarah. Lubang goa ini ternyata merupakan meninggalkan sejarah tentang penambang emas jaman penjajahan kolonial Belanda.

Atau Wisata Tambang lainnya, dimana kamu bisa melihat Gudang Ampas Emas Peninggalah Belanda serta jejak – jejak penggalian tambang emas.

Desa Lebong Tandai juga banyak menyimpan peninggalan sejarah berupa, situs Kerajaan Batu di Lubuk Ilan yang berjarak 6 km dari pusat desa.

Terdapat juga Napal Basurat atau dinding sungai yang bertuliskan huruf Arab di Air Suwo yang berjarak 5 km dari pemukian warga, menarik kan?

3. Kamu sedang mencari jodoh? biar enteng, ada tempat pemandian noni-noni Belanda

Yang tak kalah menarik adalah obyek wisata Tempat Pemandian Noni-Noni Belanda yang berada di ujung desa. Bahkan, mitos yang berkembang di desa setempat, jika ada pemuda-pemudi yang susah mendapatkan jodoh bisa mandi di lokasi tersebut bakal cepat dapat jodoh.

4. Mencicipi perjalanan dengan Molek yang sudah sangat terkenal sejak era kolonial Belanda

Penjajah Kolonial Belanda juga meninggalkan alat Transportasi yang masih bisa digunakan sampai saat ini. Kereta Lori Ekspres atau biasa dikenal dengan MOLEK. Jaman dahulu Lori ini hanya digunakan untuk transportasi sejumlah penambang emas untuk keluar masuk desa.

Saat ini transportasi tersebut masih digunakan sebagai sarana transportasi yang biasa digunakan warga desa. Ketika menaiki LORI ini kita akan disguhkan sebuah pemandangan yang indah seperti pegunungan dan sungai yang mengelilingi desa tersebut.

***

Untuk menuju lokasi Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih Bengkulu Utara, kamu dapat memilih melalui rute Kota Bengkulu – Kecamatan Napal Putih.

Perjalanan dari Kota Bengkulu memakan waktu sekitar 4 jam untuk menuju Kecamatan Napal Putih. Penempuhan tersebut hanya bisa menggunakan angkutan pribadi baik motor ataupun mobil.

Sedangkan untuk menuju pusat Desa Lebong Tandai, pelancong mesti transit dengan menggunakan alat transfortasi tradisional ‘Molek’ di Desa Air Tenang atau Stasiun Air Tenang yang tak jauh dari pusat Kecamatan Napal Putih.

source link: kupasbengkulu.com

Artikel lainnya:

1. Penghuni Kampung Wadon Hanya Wanita?

2. Seperti Suasana The Hobbit, Ini Ada Di Padang Lho

3. Benteng Duurstede, Saksi Biksu Semangat Juang Nusa Laut

Leave a Comment