5 Jenis Soto di Jawa Wajib Dinikmati



Melintas di Pulau Jawa, makanan yang satu ini tidak boleh terlewatkan, soto. Tak ayal, jika banyak yang menggemari kuliner satu ini. Di pelbagai daerah makanan ini mempunyai banyak jenisnya. Dikutip dari beritagar.id, menurut pakar kuliner tradisional Universitas Gadjah Mada (UGM), Murdijati Gardjito, setidaknya terdapat 75 jenis soto yang ada di 22 daerah kuliner Indonesia, dan total seluruh bumbu dari semua soto itu mencapai 48 jenis bumbu. Keseluruhan memiliki warna, rasa, tampilan yang berbeda. Namun, hampir memiliki cita rasa yang sama. Untuk di Pulau Jawa sendiri memiliki berkisar 45 jenis soto. Dan ada 5 soto di Pulau Jawa yang tidak boleh terlewatkan, berikut di antaranya;

1. Soto Ayam Lamongan

Siapa yang tidak kenal dengan soto ini? Soto khas Jawa Timur yang sudah mendunia. Soto yang berasal dari Kota Lamongan ini bisa ditemui di semua daerah, dan sebagian besar tidak mengubah cita rasanya. Untuk Soto Lamongan sebagian besar memiliki bahan dasar yang sama. Namun, beberapa soto ini ada yang menggunakan campuran santan, dan ada yang tidak menggunakannya, jadi tampilannya bening. Kemudian, irisan ayamnya pun tipis-tipis, sebagai pelengkap bihun putih. Bukan hanya itu, lebih lezat lagi jika disantap dengan taburan koya (kerupuk udang yang dihaluskan), dan diberi perasan jeruk nipis. Lebih nikmat lagi jika soto ini di santap diKota Lamongan.

2. Soto Kuning Bogor

Selain Soto Lamongan yang berasal dari Jawa Timur, di Jawa Barat pun jangan sampai lupa dengan Soto Kuning yang berasal dari Kota Hujan, Bogor. Soto kuning berbahan dasar dari olahan santan dicampur dengan rempah-rempah dan tambahan potongan tomat dalam kuah. Soto kuning mempunyai beberapa pilihan lauk, di antaranya; paru, daging, babat, lidah, dan lain-lain. Lauk disajikan di atas daun pisang, kemudian pembeli bisa memilih yang diinginkan. Lebih nikmat lagi jika dihidangkan dengan perkedel dan kriuknya emping. 

3. Soto Lombok Malang

Di Jawa Timur bagian Malang juga memiliki soto yang lumayan laris hingga memiliki banyak cabang di kota dingin ini. Lazim disebut Soto Lombok karena berada di kawasan Jalan Lombok. Soto yang lebih memilih ayam kampung untuk penyajiannya masih sama seperti soto Jawa Timur lainnya, dan kuahnya pun tidak begitu kental. Namun pastinya ada beberapa perbedaan dengan soto Jawa Timur lainnya, Soto Lombok memiliki tambahan tauge, kemudian irisan kentang rebus, pun dengan penyajian koya yang lebih gelap daripada umumnya.

4. Soto Madura

Kini beralih ke wilayah Madura. Soto Madura juga bisa ditemui di beberapa daerah, khususnya area Jawa. Soto Madura sebaiknya melupakan kolesterol sejenak, karena rasanya memang bikin nagih. Soto Madura identik memilih menggunakan daging sapi  daripada ayam, begitu juga jeroan, seperti usus, babat, limpa, paru, dan yang lainnya. Tidak hanya itu, Soto Madura juga kadang disandingkan dengan telur ayam rebus yang masih utuh. Menyantap di beberapa warung Soto Madura penyajian nasi sedikit beda pada umumnya, nasi dibalut menggunakan daun pisang yang membentuk kerucut, sehingga aromanya terasa sedap. Tidak aneh jika sebagain Soto Madura yang sudah melegenda terkenal dengan harganya yang cukup mahal, karena cita rasa sendiri berbeda.

5. Soto Tauto

Sumber kelanarasa

Dari namanya mungkin banyak yang belum kenal, Soto Tauto berasal dari Pekalongan Jawa Tengah. Tauto sendiri dari singkatan soto dan tauco, karena penyajian sotonya menggunakan tauco. Soto Tauto penyajiannya menggunakan mi soun dan lebih memilih daging kerbau, selain itu juga tersedia tambahan lauk seperti biasa yaitu jeroan. Kuah dalam semangkuk Soto Tauto sedikit kecokelatan sehingga gelap karena menggunakan tauco dan tambahan kecap.

@inay/Sumber kelanarasa

Leave a Comment