5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Kamu Cicipi di Jogja, Ngeri-Ngeri Sedap!

ilustrasi header via lidahjakarta

Jogja yang terkenal dengan julukan kota Gudeg masih menyimpan segudang kejutan bagi pelancong yang ingin blusukan ke sini. Tak terkecuali dengan kulinernya, karena Jogja tak hanya memiliki santapan lezat seperti gudeg atau bakpia saja tetapi juga ada juga yang membuatmu menganga keheranan.

Nah pada kesempatan ini, ulinulin.com akan mengajakmu bertualang menjelajahi kuliner yang dianggap kurang lazim dari segi bahan utamanya. Mungkin hanya kamu yang punya nyali besar untuk menyantapnya, penasaran? berikut ini 6 kuliner ekstrem yang bisa kamu cicipi di Jogja.

1. Olahan Daging Kelelawar


codot bacem

Mungkin kamu terbiasa dengan olahan daging burung atau ayam, namun pernahkah kamu mencicipi olahan daging kelelawar? yap, kelelawar atau masyarakat sana menyebutnya dengan daging codot, Mereka sudah akrab betul dengan makanan ini, karena selain rasanya yang khas, daging kelelawar juga dipercaya memiliki khasiat seperti mengobati asma, tekanan darah tinggi, kolestrol dan kadar gula berlebih.

Ada berbagai macam olahan daging codot ini mulai dari tongseng, goreng, hingga dibacem khas Jawa. Pokoknya tinggal pilih seleramu yang mana.

Buat kamu yang penasaran dengan tekstur dagingnya, silahkan langsung saja mencobanya di warung Ibu Romiyati di Jalan Bantul km 5,5 cukup dengan harga Rp 7.000 saja seporsinya. Atau warung bu Wanti di pertigaan Desa Giriharjo daerah Kecamatan Panggang, Gunung Kidul.

2. Olahan Daging Kobra


foto via santapjogja

Mungkin daging kelelawar masih belum ekstrem? Jogja tak pernah kehabisan ide, cobalah menyantap berbagai olahan daging kobra. Konon, daging kobra memiliki manfaat untuk meningkatkan gairah seksual dan mengobati impotensi lho. Penasaran gimana rasanya? Rumah Makan Kobra terletak di Jalan Hayam Wuruk 19 Lempuyang Wangi.

Menu yang ditawarkan pun bervariasi dan didesain sangat menarik, dimulai dari tongseng kobra, sate kobra, sup kobra, bahkan burger kobra. Harga menu makanannya tidak mahal, berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 30.000 saja.

3. Olahan Daging Katak (Swike)


foto via studyinjogja.net

Setelah kobra, ada lagi olahan daging katak atau swike nih. Memang di Indonesia sudah lumayan banyak yang membuka warung swike ini. Termasuk Jogja, warung swike yang paling terkenal adalah Swike Ny Teguh yang terletak di Jalan Magelang km 5.

Menu yang ditawarkan juga cukup beragam, antara lain swike semur, swike saus tiram, swike kuah tauco dan masih banyak lagi. Harganya tidak cukup mahal yaitu dibanderol mulai dari Rp 12.000.

4. Belalang Goreng


foto via yogyakarta.panduanwisata.id

Nah kebiasaan memakan “walang” yang dalam bahasa Indonesia berarti belalang tidak hanya ditemukan di Thailand lho, masyarakat Gunung Kidul pun turut melakukannya. Proteinnya yang tinggi juga menjadi alasan kuat untuk mengkonsumsinya, rasa dan teksturnya pun hampir mirip seperti makan udang goreng. Sekarang lumayan banyak yang menjual belalang goreng dalam bentuk kemasan plastik atau toples kok di area wisata Gunung Kidul, cocok untuk dijadikan oleh-oleh nih. Harganya murah hanya berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 25.000.

5. Kepompong Ulat Goreng


foto via wisataku.net

Jangan ragu untuk menolak menu yang kaya protein dari kepompong ulat goreng. Kepompong yang digunakan bukanlah sembarangan, melainkan kepompong yang hanya diambil dari pohon jati. Sama seperti belalang, makanan ini juga menjadi masakan tradisional khas Gunungkidul. Cara pengolahannya juga sama seperti belalang goreng, cukup dibumbui dengan garam dan bawang putih kemudian di goreng garing.

Tertarik mencobanya? ada salah satu warung kepompong ulat goreng yang telah menjadi langganan tetap Sri Sultan lho, apabila kamu berkunjung ke Gunungkidul sempatkanlah berkunjung ke Warung Lesehan Pari Goro. Silahkan mencoba sendiri, sensasinya memakan kepompong ulat goreng.  

***

Gimana, ngiler kan? itulah beberapa kuliner ekstrem yang bisa kamu santap saat berkunjung ke Jogja, jika masih ada yang kurang. Jangan ragu untuk menambahkan di kolom komentar ya!

Artikel lainnya:

1. 5 Wisata Ekstrem yang Bisa Kamu Cicipi di Yogyakarta

2. Goa Jomblang: Menelusuri Hutan Purba dan Kilau Cahaya

3. Menguak Mitos di Gunung Merapi


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply