5 Misteri Candi Borobudur Yang Masih Menjadi Tanda Tanya

Candi Borodubur sejak ditemukan kembali sudah menjadi salah satu tempat wisata bagi orang Indonesia terutama tempat untuk bewisata sejarah bagi murid sekolah di Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 dan merupakan salah satu keajaiban dunia yang dilindungi oleh UNESCO, banyak menyimpan sejarah sekaligus minteri didalamnya.

Berikut adalah 5 diantar misteri yang tersimpan di candi Borobudur :

1. Misteri Candi Borobudur pertama; angka satu (1)

Arsitektur Candi Borobudur memiliki keunikan secara rumusan matematika, yang beberapa bilangan dari bagian bagunan Candi Borobudur, apabila dijumlahkan angka-angkanya  akan menghasilkan angka satu (1).

Perhitungan angka-angka yang muncul angka satu (1) dalam setiap arsitektur Candi Borobudur adalah sebagai berikut :

  •  Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1.
  •  Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 7 + 3 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 1.
  •  Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1.

2. Misteri Candi Borobudur ke 2 adalah; Tertimbun letusan gunung berapi

Keanehan kedua yaitu berasal ketika candi Borobudur hilang akibat dari letusan gunung berapi. Candi Borobudur terkena imbas dari letusan gunung berapi pada tahun 1006 yang berasal dari gunung Merapi dan kemudian dinyatakan hilang dari peradaban. Lewat penelitian kemudian tida-tiba Candi Borobudur di temukan kembali pada tahun 1814 di dalam belantaran hutan tropis yang berupa perbukitan tanah.

3. Misteri Candi Borobudur ke 3 adalah Danau Purba

Candi Borobudur dari fakta geologi yang dikemukakan oleh para peneliti menyatakan bahwa di sekitar Candi Borobudur terdapat sumur yang airnya asin hanya pada titik tertentu. Diperkirakan bahwa Candi Borobudur merupakan bangunan yang didirikan ditengah danau purba. Dengan adanya keanehan tersebut maka banyak para ilmuwan dari luar negeri berdatangan untuk meneliti danau misterius tersebut dengan meneliti berbagai hal yang ada disekitar seperti sungai Progo dan sungai Elo. Salah satunya pada tahun 1931, seorang seniman dan pakar arsitektur Hindu Buddha, W.O.J. Nieuwenkamp, mengajukan teori bahwa Dataran Kedu dulunya adalah sebuah Danau, dan Borobudur dibangun melambangkan Bunga Teratai yang mengapung di atas permukaan danau. Bunga teratai baik dalam bentuk padma (teratai merah), utpala (teratai biru), ataupun kumuda (teratai putih) dapat ditemukan dalam semua ikonografi seni keagamaan Budha. seringkali digenggam oleh Bodhisatwa sebagai laksana (lambang regalia), menjadi alas duduk singgasana Budha atau sebagai lapik stupa, salah satu peneliti menyatakan dengan detail.

4. Misteri Candi Borobudur ke 4 adalah; Pembangunan candi Borobudur : Show

Sejak ditemukan kembali Candi Borobudur merupakan candi Budha nomor 1 di dunia yang memiliki keindahan tak terkalahkan, dan menjadi salah satu Heritage Culture yang dilindungi oleh UNESCO sehingga menjadikan terkenal diseluruh dunia. Banyak turis berbondong-bondong mencari tahu seluk beluk bangunan dari candi Borobudur. Namun, meskipun banyak ilmuwan yang meneliti asal usul Candi Borobudur, tidak ada seorangpun atau sumber manapun yang mampu menguak bagaimana cara pembangunan Candi Borobudur dilakukan pada jamannya. Sehingga menimbulkan banyak banyak dugaan tentang bagaimana cari pembangunan candi Borobudur, dan masih menyisakan pertanyaan sampai saat ini.

5. Misteri Candi Borobudur ke 5 yaitu Piramida Sempurna

Candi Borobudur memiliki arsitektur hanya ada 1 di seluruh dunia, yaitu Candi Borobudur sendiri. Hal inilah yang menjadi kelebihan dari Candi Borobudur karena tidak berkiblat pada candi-candi Budha yang ada di India, Myanmar, Thailand atau Stupa-stupa di seluruh dunia, sehingga ini yang membuat bangunan Candi Borobudur menjadi sangat sulit diprediksi pembuatannya. Piramida yang dimiliki Candi Borobudur ini tidak sama dengan Piramida raksasa di Mesir ataupun Piramida Teotihuacan di Meksiko. Piramida Borobudur berupa kepunden berundak yang tidak akan pernah ditemukan atau dimiliki di daerah atau negara manapun termasuk India pusatnya aliran Budha paling besar di Dunia. Hal inilah yang menjadi ciri khas utama arsitektur Budhis di Indonesia.

@nilea

Source ; Wikipedia, kaskus travel, komunitas fisip undip


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply