5 Tips Sebelum Berkunjung Ke Gunung Kelud Kediri



Salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia adalah Gunung Kelud Kediri. Sejak tahun 1000 M, gunung ini sudah meletus tidak kurang dari 30 kali. Letusan terakhir tercatat terjadi pada tahun 2014 dengan letusan yang sangat dahsyat. Gunung ini menjadi objek wisata gunung berapi yang sangat indah di Provinsi Jawa Timur selain obyek wisata Gunung Semeru dan Gunung Bromo.

Lokasi Dan Rute Menuju Gunung Kelud Kediri

Gunung Kelud

Letak Gunung Kelud Kediri ada dalam 3 daerah adminitrasi, yaitu perbatasan antara Kabupaten Malang, Kediri, dan Blitar. Gunung Kelud ini tepatnya berada kurang lebih 27 kilometer sisi timur pusat Kota Kediri. Perjalanan yang harus ditempuh untuk sampai di Gunung Kelud Kediri cukup mudah. Anda dapat menempuh perjalanan dari Kediri kemudian menuju Pesantren lalu Wates. Bagi Anda yang ingin menyiapakan bekal terlebih dahulu, disarankan untuk membelinya di daerah Wates ini. Selanjutnya Anda melanjutkan perjalanan menuju Ngancar, Desa Sugihwaras, dan kemudian sampai di Gunung Kelud. Penunjuk jalan menuju lokasi cukup banyak, sehingga Anda tidak perlu khawatir tersesat jika Anda baru pertama liburan ke Gunung Kelud. Dari gerbang masuk, jalanan yang dilalui semakin berkelok dan menanjak, bahkan pada beberapa ruas ada yang menanjak tajam dan sempit.

Selama perjalanan menuju ke sana, Anda akan melihat pemandangan indah khas pegunungan jika datang saat pagi atau siang hari. Anda juga akan menemui satu jalan misterius. Orang-orang biasa menyebutnya dengan istilah Mysterious Road. Hal ini dikarenakan adanya fenomena unik dan aneh dimana kendaraan akan tetap berjalan naik meskipun kendaraan tersebut dihentikan pada posisi netral. Begitu Anda sampai di tempat parkir obyek wisata Gunung Kelud Kediri, Anda akan disambut warung makan. Warung makan ini berjejer rapi di pinggir jalan dan menyediakan beragam makanan khas Indonesia. Beberapa makanan yang ada di sana antara lain nasi pecel, nasi goreng, soto, bakso, mie, lontong kikil, serta bermacam camilan.

Dari tempat parkir, Anda perlu berjalan kaki menuju arah anak Gunung Kelud Kediri. Sebelum sampai lokasi utama, Anda harus melewati terowongan dengan panjang sekitar 150 meter. Terowongan ini tidak gelap karena sudah diberi penerangan berupa lampu di dalamnya.

Biaya Masuk Gunung Kelud Kediri

Untuk melihat keindahan tempat wisata ini, Anda cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp. 5.000,00. Biaya yang cukup murah dengan pemandangan yang indah. Sedangkan jika Anda datang pada akhir pekan yaitu hari Sabtu dan Minggu atau hari libur, biaya masuknya naik menjadi Rp. 10.000,00.

Wisata Yang Ditawarkan

Gunung Kelud Kediri menawarkan keindahan alam yang sangat indah. Pengunjung yang datang ke sini pun cukup banyak. Bagi warga Kediri sendiri, wisata Gunung Kelud menjadi salah satu pilihan tempat untuk berlibur. Di gunung ini Anda akan dibuat kagum dengan atraksi utamanya, kubah lava. Gardu pandang telah dibangun di puncak Gajah Mungkur. Untuk menuju ke puncak juga telah disediakan tangga yang terbuat dari semen. Selain itu, di tempat wisata ini juga menyediakan jalur panjat tebing di Sumbing, flying fox, serta pemandian air panas. Jika Anda ingin melihat keindahan yang lalin, cobalah datang malam hari di akhir pekan. Di sana Anda bisa menyaksikan kubah lava yang diberi penerangan berupa lampu yang menyala warna-warni.

Selain pemandangan kubah lava, di Gunung Kelud Kediri juga ada sumber air panas yang bisa dirasakan oleh Anda, para pengunjung gunung ini. Sumber air panas ini berada di bawah Gunung Kelud, tepatnya di sisi kanan sebelum masuk terowongan menuju Gunung Kelud. Untuk menuju ke sumber air panas ini, Anda akan cukup dikuras tenaganya karena Anda harus menuruni tangga terlebih dahulu. Namun begitu Anda sampai di sana, rasa lelah Anda akan terbayar dengan hangatnya air di tempat ini.

Tips Saat Anda Berkunjung Ke Wisata Gunung Kelud Kediri

Sebelum Anda memutuskan untuk berwisata ke Gunung Kelud Kediri, ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut :

  1. Waktu Keberangkatan

Jika Anda ingin menikmati keindahan Gunung Kelud ini, sangat disarankan untuk datang pada pagi hari. Dengan berangkat pagi hari, Anda bisa berkeliling Gunung Kelud Kediri dengan lebih santai dan nyaman. Anda pun akan merasa puas menikmati pesona Gunung Kelud ini karena Anda juga tidak perlu diburu-buru waktu.

  1. Stamina Dan Kondisi Tubuh

Jalan-jalan di Gunung Kelud akan cukup menguras tenaga Anda. Kondisi jalan yang cukup naik turun menuntut Anda untuk tetap fit selama di sana. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan stamina yang cukup, Anda jadi bisa menikmati obyek wisata ini dengan lebih bahagia.

  1. Barang Yang Dibawa

Saat Anda memutuskan untuk mengunjungi gunung ini, Anda perlu mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan. Beberapa di antaranya adalah kamera atau ponsel dengan kamera beresolusi tinggi, jas hujan, serta jaket atau pakaian tebal. Mengabadikan momen spesial di obyek wisata yang tidak biasa ini tentu dinantikan banyak orang, maka jangan sampai Anda meninggalkan kamera Anda di rumah. Isilah kamera ataupun handphone Anda dengan momen yang indah.

Sebagai persiapan dan untuk berjaga-jaga, ada baiknya Anda membawa jas hujan. Karena kita tidak tahu bagaimana cuaca di sana nantinya. Dengan membawa jas hujan, liburan Anda tidak akan terganggu manakala suatu saat hujan turun di tempat ini. Jika Anda ingin mendaki menuju Menara Pandang Gunung Kelud, Anda perlu membekali diri Anda dengan pakaian tebal atau pakaian tebal. Dengan jaket tebal ini, rasa dingin saat di menara pandang akan berkurang.

  1. Gunakan Alas Kaki Yang Nyaman

Seperti sudah dijelaskan di atas, jalan di Gunung Kelud Kediri cukup naik turun. Untuk itu, gunakanlah alas kaki berupa sandal gunung atau sepatu yang nyaman di kaki Anda. Jika Anda nyaman, maka jalan-jalan saat liburan pun akan terasa sangat menyenangkan.

  1. Menyewa Mobil Wisata

Untuk menyingkat waktu dan mempermudah Anda, ada baiknya Anda menggunakan mobil wisata yang tersedia di pos gerbang masuk wisata Gunung Kelud. Mengingat jalanan yang akan dilewati juga lumayan menantang, ada jalanan mendaki maupun menurun yang cukup ekstrem. Anda bisa naik mobil wisata ini setelah Anda membayar tiket sebesar Rp. 15.000,00 (sudah termasuk pulang dan pergi).

 

Leave a Comment