6 hal paling utama yang bisa dilakukan di Banyuwangi saat liburan, selain pantai ala wisatawan luar negeri



Sebagian wisatawan luar negeri mengenal Banyuwangi memiliki dua alasan, yaitu seringkali merupakan tempat pemberhentian liburan pertama atau merupakan akhir dari destinasi perjalanan lewat darat di Pulau Jawa. Banyuwangi merupakan akses yang paling bagus untuk menjelajah gunung berapi Ijen untuk melihat Kawah Ijen. Apapun tujuan wisatawan hanya sekedar mampir atau dengan alasan lain, ada banyak alasan untuk singah lebih lama di Banyuwangi. Berikut adalah hal yang bisa dilakukan berlama-lama di Banyuwangi. Ada 6 hal paling utama yang bisa dilakukan di Banyuwangi selain tujuan pantai.

 Blue Fire Kawah Gunung Ijen

1. Gunung Ijen

Salah satu tujuan paling utama highlight dari Banyuwangi mungkin juga dari pulau Jawa adalah berpetualang ke gunung berapi Ijen, dan sangat mudah untuk di jangkau dari Banyuwangi. Daya tarik utama pendakian ke gunung Ijen yaitu harus dilakukan pada waktu malam hari ke puncak gunung Ijen dan kemudian turun ke kawahnya. Pada waktu malam hari kawah Gunung Ijen memiliki fenomena api biru atau yang terkenal dengan “Blue Fire” yang sangat luar biasa ketika gas-gas sulfur yang muncul dari gunung api terbakar membuat efek “blue fire”. Kawah gunung Ijen merupakan kawasan tambang belerang aktif dan wisatawan bisa melihat penduduk setempat membawa hasil tambang belerang ke sisi kawah. Jika wisatawan tidak ingin turun ke kawah, pemandangan dari pinggiran kawah masih layak untuk perjuangan pendakian. Ada paket wisata yang banyak di jual di Banyuwangi atau wisatawan bisa memesan transportasi sebelum berencana untuk pendakian dimulai. Dua pilihan sudah termasuk biaya masuk kawasan Gunung Ijen, serta masker gas untuk keamanan wisatawan.

 Puncak Gunung Ijen

2. Menjelajahi sawah yang indah

Banyuwangi merupakan salah satu Kabupaten Kota yang sibuk karena berkembang pesat, tetapi sebagian besar pinggiran Banyuwangi masih merupakan pedesaan yang belum terjamah. Banyak homestay yang dikelilingi oleh tanaman subur berwarna hijau khas pedesaan yang tenang dan sesekali terdengar suara dari masjid terdekat serta kereta api yang melewati kesunyian. Kita bisa berkeliling untuk melihat keindahan alam yang masih desa, mungkin akan lebih alami dari persawahan yang ada di Bali, sawah-sawah masih memiliki gubuk-gubuk yang beratapkan jerami. Kita masih merasakan nuansa orang Jawa yang terkenal ramah, penduduk masih dengan ramah menyapa wisatawan.

Persawahan di dekat Banyuwangi

3. Mendinginkan diri di Air Terjun Jagir

Air terjun Jagir, masih merupakan area yang dikelilingi tanaman hijau dan subur, dan merupakan tempat yang sempurna untuk melepaskan diri dari kelembaban dan suhu panas Banyuwangi. Air terjun Jagir merupakan mata air alami yang berada diatas air terjun Jagir, ada kolam kecil yang bisa untuk berenang, airnya bersih seperti kristal. Air terjun Jagir merupakan tempat yang populer bagi penduduk setempat, dan wisatawan dengan mudah untuk menghabiskan waktu antara satu sampai dua jam untuk bersantai. Wisatawan juga bisa berjalan kaki melewati  hutan Kethegan untuk sampai ke air terjun Jagir. Air terjun Jagir terletak kurang lebih 12 km dari pusat Kota Banyuwangi, bisa diakses dengan mudah, ada persewaaan sepeda, taxi atau dengan semua aplikasi online yang ada saat ini, Grab atau Gojek. Biaya masuk ke Air Terjun Jagir sebesar Rp.5000,-  Jika wisatawan memesan paket tour ke Kawah Ijen, biasanya tiket air terjun Jagir sudah termasuk di dalamnya.

Air Terjun Jagir – Banyuwangi

4. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran banyak yang menyebutnya mini South of Africa versi Indonesia berlokasi di ujung timur laut Pulau Jawa, memiliki lanskap yang sangat luar biasa, banyak yang menyebutkan memiliki kesamaan dengan Afrika daripada Indonesia!  Taman Nasional Baluran merupakan savana yang terbuka hampir setengah dari luar area, dan di tengah taman merupakan ada gunung berapi yang sudah tidak aktif. Memiliki banyak satwa liar dan dapat dengan mudah wisatawan bertemu dengan kerbau, monyet, rusa dan bahkan macan tutul! Lokasinya kira-kira 45 kilometer dari utara Kota Banyuwangi.

 Taman Nasional Baluran

5. Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo berada di ujung tenggara pulau Jawa, merupakan wilayah terpencil dari Pulau Jawa, terletak sekitar 80 kilometer dari Banyuwangi. Taman Nasional Alas Purwo merupakan hutan hujan tropis, savana dan bakau merupakan pemandangan yang dapat wisatawan dapatkan, memiliki pantai yang sangat bagus! Taman Nasional Alas Purwo juga merupakan rumah bagi klub peselancar di pantai G-Land yang juga sangat terkenal di dunia, sehingga wisatawan bisa beristirahat sesaat di kawasan ini. Alas Purwo memiliki arti “Hutan Kuno” dan memiliki arti yang sangat khusus terutama bagi orang Jawa karena cerita legenda mengatakan Alas Purwo adalah tempat pertama kali di dunia yang muncul dari lautan. Alas Purwo memiliki kantor pusat di Kota Banyuwangi, jadi wisatawan bisa mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan dan juga bisa memesan akomodasi untuk bisa menginap di Taman Nasional Alas Purwo.

Alas Purwo

6. Bersantai di Homestay

Banyak homestay di Banyuwangi berupa Bungalow yang memiliki lahan taman yang luas, dan masih asri serta hijau. Sangat enak untuk menikmati ketenangan. Banyak homestay di Banyuwangi menjual paket ke Gunung Ijen, dan memberikan layanan yang sangat bagus. Kamar besar, tempat tidur juga bersih dan besar serta sudah dilengkapi juga dengan fasilitas shower air panas dan dingin. Biasanya host homesatay bisa membantu mengatur segala sesuatu dari tur Ijen hingga transfer ke tempat tujuan wisata lainnya. Banyak wisatawan dari Eropa yang selalu mampir setiap tahun hanya untuk menikmati keramahan dan keindahan alam Banyuwangi serta bersantai untuk beberapa hari.

Didu Homestay di Banyuwangi

Banyuwangi merupakan kota terujung paling timur pulau Jawa, sangat terkenal menjadi penghubung atara pulau Jawa dan Bali melalui perjalanan darat dengan feri regular yang menghubungkan pelabuhan Ketapang dan pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Banyuwangi sangat mudah dijangkau bisa menggukanan perjalanan darat dengan feri dari Bali atau  Surabaya, atau untuk memilih perjalanan singkat bisa menggunakan pesawat udara dari Surabaya atau dari Bali dan juga dari Jakarta.

@nilea

 

 

 

 

 

Leave a Comment