7 Kebiasaan Penting Orang-Orang Bahagia



Semua orang menginginkan kebahagiaan, tetapi hanya relatif sedikit yang merasa cukup atas kebahagiaan, terutama bagi orang yang berumur awal 40 tahun. Itu karena “kurang kebahagiaan” satu orang dengan orang lain berbeda-beda, standard kebahagiaan yang ditanamkan oleh keluarga yang bersifat turun temurun memiliki andil 50% dalam menentukan kebahagiaan. Singkatnya ada rasa bahagia yang diluar kendali kita sebagai manusia. Sejumlah 50% tingkat kebahagiaan dikendalikan oleh tangan kita masing-masing, hubungan keluarga, pasangan, pertemanan, karir serta lainnya. Jadi jika kita secara genetik berasal dari keturuanan yang cenderung tidak bahagia, kita masih bisa melakukan banyak hal untuk membuat diri kita bahagia.

Berikut adalah 7 kebiasaan penting orang-orang bahagia yang bisa kita kerjakan juga; Seperti ini:

1.Berteman dengan orang Baik 

Membangun pertemanan sangat mudah. Hal itu bisa kita lakukan melalui pertemanan dengan mitra kerja, klien, sesama teman di kantor dan relasi pekerjaan yang lainnya karena punya unsur timbal balik dalam pekerjaan. Namun, teman yang nyata bukan banya dari kalangan pekerjaan dan juga sosial media. Kadang tidak ada relasinya, banyak teman di sosial media dengan kebahagiaan karena teman yang baik tidak ada hitungan datang timbal balik.  Membangun pertemanan dengan teman yang baik berkorelasi dengan kesejahteraan subjektif yang lebih tinggi. Punya jumlah teman baik lebih banyak seperti merasakan jumlah penghasilan kita meningkat 50% rasa bahagianya.

Bagi orang yang tidak memiliki cukup teman, pada waktu tertentu akan berisiko mengurangi umur menjadi lebih pendek, bisa juga susah untuk bertahan hidup pada keadaan tertentu. Akan lebih baik bagi orang penyendiri untuk membangun pertemanan dengan teman baik.

Bangunlah teman-teman diluar pekerjaan, diluar kantor, dan luar relasi bisnis, tetapi dari semua itu jadilah sahabat sejati bagi semua teman agar kita bisa menjalani hidup yang lebih bahagia dan lebih lama.

2. Aktif mengucapkan terima kasih.

Menurut sebuah penelitian, pasangan yang aktif saling mengucapkan terima kasih dalam berinteraksi satu sama lain dapat meningkatkan kepuasan dalam berhubungan dengan pasangan sampai dengan hari berikutnya, baik bagi pasangan yang mengucapkan terima kasih maupun pasangan yang menerima rasa ucapan tersebut. Rasa terima kasih atau syukur seperti amunisi pendorong kebahagiaan pasangan dalam berhubungan.

Tentu saja ucapan terima kasih perlu dilakukan di tempat kerja, contohnya adalah memberikan ucapan terima kasih kepada rekan kerja yang melakukan perkejaan yang hebat. Hal itu akan membuat kita dan rekan kerja akan merasakan hal baik bersamaan.

Cara paling mudah adalah menulis 5 hal yang kita syukuri seminggu sekali. Hasil penelitian membuktikan bahwa orang yang melakukan hal tersebut 25% merasa lebih bahagia.

Orang yang bahagia lebih fokus dengan apa yang mereka miliki, bukan apa yang tidak mereka miliki. Itu juga dalam motivasi untuk menginginkan karier yang lebih tinggi, hubungan, jumlah rekening dalam bank, motor atau mobil lebih bagus dan lainnya. Dengan memikirkan apa yang telah kita miliki dan selalu mengucapkan syukur dan terimakasih, itu akan membuat kita jauh lebih bahagia.

Hal yang harus selalu kita ingat, apabila kita masih memiliki impian besar yang belum terwujud, ingatlah banyak hal yang telah kita capai juga dan harus merasa bangga atas pencapaian dengan saat ini.

3. Aktif mengejar cita-cita

Cita-cita yang tidak pernah kita kejar itu namanya bukan cita-cita, tapi hanya sekedar mimpi di siang hari, dan mimpi akan membuat kita bahagia disaat tidur.

Mengejar cita-cita akan membuat kita bahagia. Menurut David Niven penulis buku “100 Rahasia Sederhana dari Setengah Kehidupan Terbaik”, “Orang yang dapat mengidentifikasi cita-cita dan tujuan mereka dan mengejarnya, 19% kemungkinan mereka merasa puas dengan kehidupan mereka dan 26% mereka berpikir positif tentang diri mereka.”

Jadi kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki dengan semangat dan aktif untuk meraih yang lebih baik lagi. Jika kita mengejar tujuan yang lebih besar, pastikan bahwa kita mengambil langkah kecil untuk lebih dekat dengan cita-cita agar lebih mudah untuk mencapainya.

Kita tidak boleh membandingkan keadaan kita saat ini dengan keadaan yang kita cita-citakan. Bandingkan saja keadaan kita sekarang dengan keadaan yang sebelumnya, kemudian kita akan mendapatkan puluhan potongan kepuasan seukuran kecil dan persediaan rasa syukur yang tidak pernah berakhir.

4. Aktif melatih bakat Anda.

Ada satu perumpamaan lama tentang artis yang kelaparan namun bahagia. Tapi ternyata itu benar. Seniman jauh lebih bahagia dan puas atas apa yang mereka kerjakan daripada pekerjaan yang non-artis, meskipun kadang bayarannya lebih rendah dari bidang keahlian mereka.

Mungkin mereka merasa bahagia karena mereka menikmati apa yang mereka lakukan. Jika kita melakukan apa yang kita senangi dan merupakan talenta kita,hal itu akan membuat kita merasa jauh lebih bahagia.

Mungkin pembaca merasa itu tidak masuk akal bagaimana cara kita meningkatkan karier dengan hanya melakukan sesuatu yang hanya kita sukai. Dengan melakukan apa yang kita sukai, kita bisa menemukan banyak cara untuk melakukan yang kita sukai daripada apa yang kita kuasai.

Mulai menggeser apa yang kita lakukan ke arah yang memungkinkan kita memiliki kekuatan yang lebih besar lagi. Jika kita seorang pelatih hebat, temukan cara untuk melatih lebih banyak orang lagi. Jika kita tim penjual, cari cara yang paling sederhana untuk menyelesaikan tugas admin dan kejar pelanggan lebih banyak lagi.

Setiap orang memiliki beberapa hal yang dilakukan dengan sangat baik, lakukanlah dengan lebih sering sampai membuat kita jauh lebih bahagia, dan juga lebih sukses. Setiap orang memiliki setidaknya beberapa hal yang mereka lakukan dengan sangat baik. Temukan cara untuk melakukan hal-hal itu lebih sering dan juga lebih sukses yang akan membuat kita lebih bahagia. Tapi perlu diingat bahwa kita tidak harus mulai mencintai apa yang kita lakukan untuk membuat kita bahagia.

5. Memberi

Memberi adalah sesuatu yang bisa kita kontrol karena meminta walau hanya bantuan kadang kala kita tidak serta merta langsung menerimanya. Oleh sebab itu jangan mudah kecewa. Memberi adalah sesuatu dari diri kita yang bisa kita control. Akan terasa menyenangkan apabila kita bisa membantu seseorang yang mebutuhkan. Hal itu juga menjadi cara diri kita untuk mengingat apa yang telah kita miliki saat ini dan betapa beruntungnya kita. Maka dari itu kita akan lebih bahagia dengan melakukan hal yang bisa kita kendalikan terlebih dahulu.

6. Jangan mengejar “Benda”

Uang sangat berpengaruh dalam hidup kita, salah satunya memberikan banyak  pilihan untuk kita. Tetapi sampai titik tertentu uang tidak membuat orang lebih bahagia. Hanya mengejar harta membuat orang cenderung tidak bahagia. Contohnya adalah apabila kita telah memiliki rumah tapi masih menginginkan rumah yang lebih besar lagi, kemudian kita membelinya, kita akan memiliki rasa nyaman dan baik hanya untuk beberapa bulan saja, kemudian setelah itu rumah tetaplah hanya rumah. Karena manusia memiliki sifat adaptable yang sangat tinggi. Jadi, kalau kita mengejar harta, setelah apa yang kita kejar, kita merasa tidak ada yang berubah. Harta hanya memberikan kebahagiaan untuk waktu yang singkat, daripada mengejar harta, kejarlah lebih banyak hal lain dan pengalaman sebagai gantinya.

7. Yang paling utama jalanilah hidup yang kita inginkan.

Jangan pernah memikirkan apa yang dipikirkan orang tentang kita, terutama orang yang tidak mengenal kita. Tidak menjadi masalah untuk kita jika orang lain berpikir beda tentang kita. Jangan biarkan hal tersebut menjadi penggangu dalam menjalani hidup yang kita inginkan.

Jalanilah hidup dengan cara kita, kelilingi diri kita dengan orang yang mendukung dan peduli bukan karena siapa “kita” atas dasar seperti yang mereka inginkan, tetapi untuk menjadi apa yang kita inginkan sesungguhnya.

Jadi buatlah pilihan yang tepat untuk diri kita, ucapkan hal-hal yang benar-benar yang ingin sampaikan kepada orang-orang yang paling ingin mendengarkannya dari kita. Ekspresikan perasaan kita. Beristirahatlah dan ciumi wewangian bunga, bertemanlah dengan orang-orang baik dan selalu bersilaturahmi atau berhubungan walau jarang ketemu.

Hal penting yang harus kita sadari bahwa kebahagiaan itu merupakan sebuah pilihan bagi kita. Sekitar 50% dari kebahagiaan kita berada dalam kendali kita masing-masing. Mulailah melakukan banyak hal yang akan membuat kita jauh lebih bahagia.

@nilea

Leave a Comment