7 Wisata Alam Blora Yang Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

sumber header foto: satujam.com

Siapa yang tak mengenal Blora, kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah ini dikenal sebagai kota penghasil kayu jati dengan kualitas yang bagus,  karena separuh dari wilayah kota Blora merupakan wilayah hutan yang di tumbuhi pohon jati, sehingga menjadikan kota ini sebagai pengekspor kayu jati terbesar di Indonesia.

Tidak hanya itu, Blora juga merupakan tempat migas paling besar di pulau jawa tepatnya di blok Cepu, makanya Blora sering juga disebut sebagai kota Cepu.

Namun diam – diam Blora juga menyimpan wisata alam yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Blora, jangan lewatkan untuk liburan ke beberapa tempat wisatanya yang indah ini.

1. Goa Terawang


sumber foto: infoblora

Istilah cahaya malaikat yang turun dari langit sering dilekatkan pada panorama goa yang terletak di Desa Kedung Wungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Karena keindahan utama dari goa terawang, berupa sinar matahari yang masuk menerobos kegelapan lewat beberapa lubang alami di langit – langit goa.

Lokasi Goa Terawang ini berada di tengah-tengah hutan jati di atas tanah milik Perhutani KPH Blora, dan terbentuk karena adanya endapan batu kapur yang berumur kira-kira 10 juta tahun, sekaligus menjadi kompleks goa terbesar di Jawa Tengah karena berada di kawasan kompleks goa seluas 13 hektar.

Harga tiket masuk cukup membayar 15 ribu rupiah sudah bisa menikmati sajian alam yang tak ternilai harganya.

2. Wisata Loko Cepu


sumber foto: satujam

Ingin merasakan sensasi baru dalam menjelajah hutan jati? Wisata Loko Cepu Solusinya, berkeliling hutan dengan menggunakan lokomotif uap buatan Jerman tahun 1928, menjadikannya sebagai wisata histori dan menyenangkan.

Seluruh wisatawan akan diajak menyusuri rute wisata dengan jaringan rel yang dibuat pada tahun 1915, panorama hutan jati di sepanjang perjalanan kereta adalah sajian yang tak terelakan.

Tidak hanya itu, wisatawan juga disuguhi proses pembibitan hingga pengolahan kayu jati menjadi funitur - funitur yang memiliki nilai jual tinggi. Menarik bukan?

3. Waduk Tempuran

Waduk ini menjadi pusat rekreasi masyarakat yang tinggal di sekitar Blora seperti Pati, Kudus, dan juga Demak. Waduk Tempuran juga menjadi tempat para atlit dayung internasional untuk berlatih. Biasanya pengunjung yang datang ke sini selain itu menikmati keindahan waduk juga ingin melihat atlit dayung yang sedang berlatih.

Di pinggir waduk sudah ada rumah makan dengan konsep lesehan di pinggir waduk. Jadi sembari menikmati sajian makanan, kamu dapat juga melihat keindahan waduk. Bagi pengunjung yang datang dengan keluarga dapat pula mencoba wahana permainan, kolam renang, bahkan sampai dengan homestay

4. Waduk Bentolo

Waduk Bentolo berukuran 270.795 meter. Luasnya waduk berpadu indah dengan hijaunya sawah yang membentang di sekitarnya membuat siapa saja yang memandang daerah ini akan merasa sejuk. Pilihan bagi Anda yang mencari wisata alam di Blora.

5. Kedung Banyu Biru

Ini dia keindahan yang ditawarkan Blora bagi para penikmat alam, Kedung Banyu Biru yang terletak di Desa Gayam, Kecamatan Todanan.

Saat mengunjungi banyu biru, suara gemericik air sudah terdengar 50 meter sebelum titik lokasi. Gemericik air dan hijaunya tumbuhan di sekitar lokasi membuat suasana semakin sejuk.

Sungai yang lebarnya kurang lebih 5 meter dan bebatuan khas sungai menjadikan suasana tampak indah. 

Sentuhan indah lainnya adalah air terjun kecil yang menjadi sumber gemericik air itu. Dengan ketinggiannya, sekitar satu meter dan aliran air tak begitu deras membuat pemandangan di banyu biru terlihat indah. Oiya jangan lupa merasakan airnya ya.

Untuk mengunjunginya siapkan uang retribusi parkir sebesar Rp 10 ribu saja.

6. Mendaki Bukit Pencu

sumber foto: maxrone

Gunung Pencu berada di wilayah Kecamatan Bogorejo, tepatnya di sebelah utara Desa Gayam. Lokasi Gunung Pencu dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari pusat kota Blora. Gunung Pencu berada pada kawasan pegunungan kapur utara di sebelah timur laut Kabupaten Blora.

Meskipun belum terdengar gaungnya ke seantero bumi, perbukitan yang sangat terjal ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah. Sejauh mata memandang, yang terpampang didepan mata adalah hamparan lahan pertanian tadah hujan, rumah- rumah penduduk yang sederhana, sebagian luas hutan jati, dan perbukitan kapur. Menyuguhkan pemandangan 360 derajat dengan mengitari puncak bukit ini yang tidak terlalu luas. Dari sisi yang berbeda, maka akan disuguhkan pemandangan yang berbeda pula.

7. Agrowisata Temanjang

Objek wisata bernama Agrowisata Temanjang ini, merupakan area wisata yang terletak di Desa Temanjang, kecamatan Banjarejo, kabupaten Blora - Jawa Tengah.

Dengan luas area sekitar 3 hektar, wisata ini memfokuskan diri pada pelestarian hutan jati. Namun selain adanya pembudidayaan pohon jati, area agrowisata ini juga membudidayakan jenis tanaman lain seperti aneka jenis tanaman buah-buahan dan beberapa tanaman lain yang sengaja dibudidayakan untuk memikat pengunjung berdatangan.

Hebatnya lagi, daerah ini juga memiliki terdapat sebuah mata air mata air yang dikenal sebagai objek wisata Dung Mansur. Air yang ada di mata air ini pun tak akan kering, meski musim kemarau. Oleh karena itu, sumber mata air tersebut sering didatangi oleh kalangan tertentu untuk melakukan ritual, dengan tujuan tertentu pula.

***

Setelah merangkum beberapa wisata alam di Blora, setuju dengan alamnya yang juga indah bukan? (rdw)

Related Post:

1. Goa Jomblang, Menelusuri Hutan Purba dan Kilau Cahaya

2. Mengeksplor Pesona Wisata Yang Variatif di Pulau Bawean

3. 7 Obyek Wisata Seru di Solo


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply