Anda Ingin Berwisata Ke Kota Lama Semarang, Berikut Informasinya



Saat berkunjung ke kota Semarang tak lengkap rasanya tanpa melakukan wisata ke Kota Lama Semarang. Selain akan mengajak anda bernostalgia ke masa lampau, anda juga dapat melakukan wisata sejarah dan juga budaya. Berikut beberapa pembahasan seputar kota tua

Lokasi Dan Tiket Masuk Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang adalah sebuah kota tua yang memperlihatkan kemegahan arsitektur Eropa di masa lampau. Saat ini kota tua masih tegak berdiri dan menjadi salah satu tujuan para wisatawan yang ingin berwisata sejarah dan juga budaya. Kota tua berlokasikan di bagian utara kota Semarang, Jawa Tengah. Anda dapat mengunjungi kota tua kapan saja, karena dapat dikunjungi selama 24 jam penuh. Dan untuk melakukan kunjungan tidak dipungut biaya atau gratis. Namun bagi anda yang ingin memasuki beberapa tempat di kota lama Semarang ada beberapa tempat yang mengenakan tiket masuk.

 Untuk menuju ke tempat wisata anda dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan umum. Bila anda menggunakan kendaraan pribadi melalui arah Demak anda dapat melewati kawasan terminal Terboyo, Jl. Jendral Raden Patah dan anda akan sampai ke Kota Lama. Sedangkan jika dari arah Ungaran anda harus melewati Banyumanik, Peterongan, Jl. MT Haryono, Bundaran Mbubakan, Jl. Cendrawasih dan akan sampai ke Kota Lama.untuk anda yang ingin berkunjung dengan menggunakan kendaraan umum terutama angkot, anda pilih angkot yang melalui rute ke pasar Johar dan juga Kota Lama. Bagi pengguna kereta api, anda dapat turun di stasiun Tawang, dan anda dapat ke Kota Lama hanya dengan berjalan kaki.  

Bangunan Terpopuler Di Kota Lama Semarang

Di Kota Lama Semarang ada banyak bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh. Berikut beberapa tempat popular yang sering dikunjungi oleh pengunjung saat berkunjung ke kota lama Semarang:

  1. Gereja Blenduk

Bangunan popular yang pertama adalah Gereja Blenduk yaitu gereja protestan yang dibangun pada tahun 1753. Bangunan tersebut terletak di Jl. Letjen Suprapto No. 32 Tanjung Emas, Kota Semarang Jawa Tengah. Untuk mengunjungi Gereja Blenduk pada hari senin sampai hari sabtu buka pada jam 09.00 – 16.00 WIB, untuk hari minggu jam 13.00-16.00 WIB. Untuk melihat bangunan gereja tersebut para pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

  1. Gedung Marba

Gedung yang memiliki 2 lantai dengan dinding setebal 20 cm ini dibangun pada abad ke 19. Bangunan yang terletak di seberang taman Srigantung dicetuskan oleh saudagar kaya yang berasal dari Yaman yaitu Marta Badjunet. Hal itulah yang menyebabkan bangunan tersebut disebut dengan nama Marba untuk mengenang jasanya. Bangunan yang dahulu dijadikan sebagai kantor pelayanan ekspedisi muatan kapal laut dan diubah menjadi toko modern saat ini telah hanya digunakan sebagai gudang.

  1. stasiun tawamg

Stasiun Tawang adalah salah satu bangunan peninggalan jaman belanda yang berada di Kota Lama Semarang. Stasiun yang dibangun pada masa Nederlandche Indische Spoorweg Maatschcrij memakan waktu pengerjaan sekitar 6 tahun (1864-1870). Walaupun stasiun Tawang telah beberapa kali mengalami renovasi, namun masih tetap mempertahankan arsitektur lama.

  1. Lawang Sewu

Tempat wisata lawang semu mungkin sudah tak asing lagi didengar oleh telinga anda. Lawang Sewu dibangun pada tahun 1904 sampai dengan 1907 dan dijadikan sebagai kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij. Lawang sewu dirancang oleh prof. Klinkkmaer dan Quendaq dengan nuansa arsitektur yang lebih modern. Masyarakat luar menyebut bangunan tersebut dengan sebutan Lawang Sewu karena memiliki pintu yang sangat banyak. Saat ini bangunan tersebut difungsikan sebagai kantor jawatan kereta api Indonesia.

  1. Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Bangunan di Kota Lama Semarang yang telah mendapatkan sentuhan modern adalah Old City 3D Trick Art Museum Semarang. Bangunan tersebut telah dibuka untuk umum pada 30 mei 2016. Museum menyediakan berbagai lukisan 3 dimensi yang terlihat nyata, dan anda dapat memainkan keahlian pengambilan gambar untuk menghasilkan foto yang menarik. Konsep yang diusung oleh museum tersebut hampir mirip dengan Trick Eye Museum yang berada di Singapura. Bagi anda yang tertarik mengunjungi museum tersebut berada di Jl. Letjen Suprapto No. 26 Tanjung Emas, Kota Semarang Jawa Tengah. Museum yang buka setiap hari pada pukul 09.00 – 21.00 WIB mengenakan harga tiket sebesar Rp 50.000 per orang.

  1. Taman Srigunting

Taman Srigunting berlokasikan tepat di sebelah timur dari Gereja Blenduk. Dahulu Taman Srigunting bernama Parade Plein yang digunakan sebagai tempat pelatihan baris-berbaris oleh tentara Belanda. Selain sebagai latihan baris-berbaris, taman juga difungsikan sebagai area terbuka untuk berkumpul warga sekitar dengan pertunjukan music di sore hari. Saat ini taman Srigantung dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi kapan saja tanpa harus membayar tiket masuk. Anda juga dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berfoto, duduk santai dengan menikmati pertunjukan music, atau bahkan wisata kuliner.

  1. Pasar Klitikan

Bagi anda pengoleksi barang antik, pasar Klitikan adalah tempatnya. Pasar yang berlokasi di antara Gereja Blenduk dan pasar Sriguting buka pada hari jumat sampai dengan hari minggu selama 24 jam penuh. Barang- barang yang diperjual belikan diantaranya adalah uang kuno, setrika arang, kamera polaroid, televisi radio sampai dengan motor. Soal harga sesuai dengan kondisi keluaran barang, semakin kuno barang yang dijual maka akan semakin mahal pula harganya.

Aktivitas Yang Dapat Dilakukan Di Kota Lama Semarang

Ada banyak aktivitas yang dapat anda lakukan di salah satu kota tertua di Jawa Tengah tersebut. Seperti halnya adalah mengabadikan momen di kota lama, selain mempunyai tempat foto yang keren, pastinya juga banyak tempat yang untuk untuk melakukan foto. Selain itu anda dapat menyusuri kota lama dengan menyewa sepeda atau mengunakan jasa becak atau delman. Tak hanya menikmati keindahan kota lama yang sangat megah di masa lalu, anda juga dapat menikmati hidangan di café antik di sepanjang kota lama. Beberapa café yang berdiri adalah Retro Café, Marabunta Café, Tekodeko, Spigel dan Nuris Café. Bangunan café di kota lama adalah memanfaatkan bangunan kantor dan juga hotel, sehingga tak heran ketika berkunjung ke dalam café akan banyak ditemukan berbagai benda antik.

Beberapa pembahasan tersebut dapat menjadi referensi anda saat melakukan kunjungan ke Kota Lama. Selain menambah wawasan anda seputar sejarah, anda juga dapat menikmati suasana jaman kolonial di Kota Lama Semarang

 

Leave a Comment