Berwisata Religi dan mengenal sejarah Masjid Nasional Al-Akbar di Surabaya



Islam mulai masuk ke Jawa Timur diperkirakan pada abad ke-11, yang terus berkembang pesat atas perjuangan Wali Songo. Kota Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur sekaligus kota terbesar kedua di Indonesia, menjadikan kota ini bagian penting dari perkembangan Islam di Tanah Jawa. Jadi tidak aneh apabila banyak ditemukan situs peninggalan Islam di tengah Kota Surabaya, baik yang sudah terkenal ataupun jarang terdengar.

Foto Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya-Instagram #masjidalakbar

Selain tempat beribadah, Masjid juga bisa dijadikan tempat wisata religi. Terdapat salah satu tempat yang bisa dijadikan tempat wisata religi yaitu Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang berada di Jawa Timur, Indonesia. Tepatnya di Jalan Masjid Al-Akbar Timur No. 1, Kecamatan Pagesangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sebagai Masjid kedua terbesar setelah Masjid Istiqlal di Jakarta, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya juga merupakan masjid yang mempunyai mihrab terbesar di Indonesia. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya adalah tempat wisata religi yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa ataupun saat hari liburan. Tempat yang sangat indah juga memberikan sensasi yang beda dengan kegiatan sehari-hari.

Dengan pesona keindahannya yang sangat menarik, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya wajib masuk ke dalam daftar salah satu tempat wisata religi yang harus Anda kunjungi. Sayang sekali jika Anda sedang berada di Kota Surabaya tetapi tidak dapat mengunjungi wisata religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya tersebut. Untuk mengisi kegiatan disaat sedang liburan apalagi libur panjang seperti liburan nasional ataupun hari libur lainnya, wisata religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya merupakan tempat wisata religi yang sangat cocok buat Anda. Wisata Religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, dengan keindahan yang dimilikinya bisa membuat Anda yang sedang berada di dekat maupun di kejauhan akan mulai mendatangi tempat wisata religi ini.

Selain keindahan yang dimiliki oleh Wisata Religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, penduduk sekitarnya pun sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya ini berdiri pada tanggal 4 Agustus 1995 atas inisiatif H. Soenarto Soemoprawiro yang menjabat Wali Kota Surabaya pada waktu itu. Untuk peletakan batu pertama yang menandai dari pembangunan Masjid ini dilakukan oleh Try Sutisno selaku Wakil Presiden RI. Luas dari bangunan dan fasilitas penunjang secara fisik yang ada di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya adalah lahan seluas 11,2 hektar dan 22.300 meter persegi, dengan rincian panjang 147 meter dan lebar 128 meter masjid ini mampu menampung para jamaah berkapasitas hingga 59.000. Tujuan dari pembangunan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yaitu sebagai Islamic Center dengan adanya multidimensi misi religious, cultural dan edukatif.

Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mempunyai keunikan lainnya yaitu kubahnya berwarna biru terdiri dari 1 kubah besar  yang dikelilingi 4 kubah lainnya mempunyai ukuran lebih kecil, serta menara yang tingginya mencapai 99 meter. Bentuk kubahnya yang persis menyerupai setengah telur dari dan dengan 1,5 layer yang tinggi antara 27 meter, dengan menyokong pada atap piramida yang terpancung dalam 2 layer setinggi kurang lebih sekitar 11 meter. Sampai saat ini Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dijadikan sebagai pusat dakwah di Kota Surabaya dan menjadi tujuan utama peziarah yang berasal dari luar kota tersebut.

Beberapa fasilitas dan pelayanan yang dimiliki wisata religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya di antaranya; Area Parkir Kendaraan, Tempat Istirahat, Kamar Mandi/MCK, Rmah Makan dan banyak lagi yang lainnya.

Untuk datang ke lokasi wisata religi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, para wisatawan tidak perlu khawatir akan kesasar karena sekarang dengan mudah Anda bisa meminta bantuan melalui google maps yang terpasang di smartphone Anda. Dengan menggunakan kendaraan pribadi tentunya akan sangat menyenangkan ketimbang memakai kendaraan umum.

Adapun barang yang tidak boleh terlupakan pada saat berwisata selain dompet dan smartphone yaitu kamera supaya Anda bisa mengabadikan momen yang indah di tempat wisata tersebut. Sebaiknya untuk berwisata Anda tidak pergi sendirian akan lebih menyenangkan kalau bisa pergi wisata bersama keluarga atau teman.

Selamat berwisata!

@nisa/beberapa sumber

Leave a Comment