Cuanki Bandung

Cuanki, Santapan Hangat di tengah dinginnya udara kota Bandung


Salah satu makanan yang rasanya cuma ada di Bandung adalah cuanki. Makanan berkuah ini sekilas mirip bakso atau batagor goreng. Biasanya dijual oleh tukang pikul yang keliling kampung. Tapi, mulai beberapa waktu lalu, ada juga warung yang menjualkan makanan yang terkenal juga dengan nama siomay ikan kuah. Sekilas cuanki mirip dengan bakso malang atau siomay yang dikuah bukan diberi bumbu kacang. Isi satu mangkok cuanki antara lain tahu putih yang diisi aci, siomay, bakso, pangsit rebus, pangsit goreng, dan bakso goreng. Beda dengan bakso malang, cuanki tidak menggunakan mie kuning. Kuahnya yang gurih pun bening bertabur irisan daun bawang.

Konon, makanan khas bandung ini lebih banyak dijual dengan cara dipikul atau digendong karena katanya cuanki adalah kependekan dari "cari uang jalan kaki". Nggak salah kalau awal mula makanan ini dijajakan adalah dengan berkeliing, berkalan kaki. Bisa jadi sebagai cara mengikuti perkembangan zaman serta efektifitas banyak hal, maka sekarang sudah bermunculan warung cuanki yang terkenal. Anda tidak perlu sabar menanti datangnya tukang cuanki. Di Bandung cuanki yang dijual di tempat tepat ada Cuanki Dara Kembar dan Cuanki Serayu.

Kedua warung terkenal itu memang bermenu sama, tapi mereka punya ciri khas masing-masing. Penyajian cuanki Dara Kembar berciri khas menggunakan piring panas atau hot plate dalam mangkuk tanah liat panas.

Seporsi cuanki biasanya berisi bakso, siomay, dan tahu. Semua itu tersaji bersama kuah hangat. Untuk tambahan keringannya ada pangsit dan juga reuwazz, yaitu siomay yang di dalamnya terdapat ranjau rawit. Reuwazz sendiri artinya kaget yang diilhami dari ekspresi para penikmat menu ini saat menggigit rawit yang ada di dalam siomay goreng ini. Paket-paket menu makanan ditawarkan mulai dari harga Rp 10.000 hingga Rp 19.500. Sekarang ini, kedai cuanki ini juga mulai memproduksi produk beku seperti siomay, siomay reuwazz, dan baso tahu.
Warung cuanki lainnya adalah Cuanki Serayu. Berdiri sejak tahun 1990-an ini memang dikenal dimana-mana. Warung milik Pak Kasno buka pukul 11 – 19, tempat cuanki ini sempat berpindah dari arah Jalan dan sekarang dari arah Jalan Martdinata atau Jalan Riau. Bakso Cuanki Serayu ini tepatnya terletak di jalan Serayu No. 2. Kini Cuanki Serayu membuka dua buah cabang yaitu di Jalan Mangga dan di Jalan Cihapit. Tiga cabang tersebut kini memiliki pegawai berjumlah 22 orang. Per-hari penjualan yang terjadi sekitar 500 porsi cuanki dan 200 porsi batagor setiap hari.

Meski tempatnya termasuk sempit jika sesak dipenuhi pengunjung, semangkok cuanki berisi bakso, tahu, dan siomay sedangkan untuk keringannya ada siomay goreng dan juga pangsit, menjadi incaran dan kerinduan tersendiri bagi penikmat kuliner berkuah. Pembeli yang datang di Cuanki Serayu tak mengenal waktu. Siang sejak baru dibuka pun cuanki ini sudah mulai diserbu pengunjung. Tak aneh, walau tutup pukul 19.00, Anda bisa tidak kebagian kalau datang pukul 17.00.

Satu porsi yang berisi enam potong. Sedangkan setengah porsi hanya berisi empat potong. Harga yang ditawarkan untuk seporsi cuanki bandung adalah Rp 10.000 dan Rp 7.000 untuk setengah porsi. Sebagaimana makanan berkuah biasanya, cuanki lebih terasa nikmatnya ketika dimakan saat udara dingin. Kuahnya yang panas dicampur sambal, kecap, saos dan mungkin sedikit cuka memberi kehangatan di perut. Mau mencoba?(Anjar)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply