Daya Tarik Pendakian Di Gunung Budeg Tulungagung



Tulungagung merupakan suatu daerah di Jawa Timur Yang memiliki beberapa objek wisata salam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Gunung Budeg tulungagung. Gunung Budeg ini merupakan tempat wisata alam berupa Gunung yang berada di tengah kota Tulungagung. Objek wisata ini tampak gagah berdiri dengan ketinggian kurang lebih sekitar 634 meter di atas permukaan laut.

Sejarah Legenda Gunung Budeg Tulungagaung

Sejarah Gunung Budeg

Gunung yang berlokasi di Kabupaten Tulungagung ini memiliki cerita legenda yang sangat tersohor dan dipercaya masyarakat Tulungagung. Awal cerita pada masa lampau, ada seorang pemuda dari rakyat biasa yang bernama Joko Budeg. Dia menyukai seorang gadis dari keturunan ningrat bernama Roro Kembang Sore.

Roro Kembang Sore tidak langsung menerima kesungguhan cinta Joko Budeg. Gadis keturunan ningrat tersebut mengajukan syarat untuk Joko Budeg yang ingin meminangnya. pemuda tersebut harus betapa di Bukit menghadap ke laut selama 40 hari 40 malam dengan menutup kepalanya dengan cikrak.

Di saat rasa cinta mulai tumbuh di hati gadis tersebut, ia merasa kasihan dengan keadaan sang pemuda yang sedang betapa. Suatu hari gadis tersebut memanggil Joko Budeg dengan cara membangunkannya. Namun apa dikata, Joko Budeg tidak beranjak dari pertapaannya. Dan akhirnya keluarlah kata-kata seruan dari mulut gadis tersebut “ditangekne kok mung jegideg wae koyo watu”. Di dalam bahasa Indonesia itu berarti “dibangunkan kok tidak mau bangun-bangun, kaya batu”.

Ucapan Roro Kembang Sore pun seperti sebuah mantra yang menjadi kenyataan, Joko Budeg tersebut berubah menjadi batu. Mulai saat itu Roro Kembang Sore sangat menyesal, dan berjanji tidak akan menikah dengan pemuda siapapun. Dan Roro Kembang Sore akhirnya meninggal di kediamannya yang saat ini lebih dikenal dengan Gunung Bolo.

Itulah cerita legenda yang menghiasi keberadaan Gunung Budeg Tulungagung. Patung pemuda yang berada di Puncak Gunung diyakini sebagai Joko Budeg Budeg berubah menjadi batu. Banyak orang yang sengaja datang ke atas puncak gunung ini untuk melihat langsung keberadaan legenda tersebut.

Rute Lokasi Dan Harga Tiket Mendaki Gunung Budeg Tulungagung

Rute Gunung Budeg

Gunung Budeg ini berada di wilayah Kabupaten Tulungagung, dan tepatnya di Desa Tanggung, Kecamatan Campudrat, Kabupaten Tulunagung, Provinsi Jawa Timur. Lokasi tersebut sangat mudah untuk di cari, karena berada di pusat dari kabupaten Tulungagung itu sendiri.

Jika Anda datang dari Terminal Tulungagung, bisa langsung pergi menuju Taman Alun-alun kota. Dari situ Anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah selatan menuju Kecamatan Boyonglangu. Ikuti terus ke arah selatan melewati pasar Boyonglangu hingga menemukan pom bensin yang berada di kanan jalan. Dari pom bensin tersebut tetap lurus ke selatan sekitar 50 meter terdapat perempatan dengan tulisan Gunung Budeg. Dari perempatan tersebut Anda tinggal mengikuti petunjuk arah yang ada.

Sebelum Anda melakukan pendakian, demi keamanan terlebih dahulu untuk mengisi daftar identitas diri. Untuk harga tiketnya sendiri pengunjung cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp 5000 per orang dan biaya parkir sebesar Rp 3000.

Daya Tarik Dari Atas Puncak Gunung Budeg Tulungagung

Selain cerita legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat, di lokasi ini terdapat beberapa daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Dan berikut merupakan beberapa daya tarik yang bisa Anda nikmati ketika berada di Gunung Budeg Tulungagung :

  1. Sunrise

Sunrise Gunung Budeg

Photo by @ mreyhanflorean

Daya tari pertama yang dimiliki Gunung Budeg Tulungagung ini adalah pesona sunrise dari atas puncak. Jika Anda ingin menyaksikan sunrise di atas puncak gunung ini, Anda bisa ngecamp terlebih dahulu di sana. Dari ketinggian puncak tersebut, Anda bisa menyaksikan keindahan matahari terbit atau sunrise. Selain itu Anda juga bisa menyaksikan Kota Tulungagung yang sunyi menjelang pagi hari. Jalanan besar tampak rapi dari ketinggian, dan di sisi selatan terdapat area persawahan dan ladang yang indah dengan tampak seringnya. 

  1. Gardu Pandang

Gardu Pandang Gunung Budeg

Photo by @ mreyhanflorean

Selain hamparan tanah dan bebatuan, di atas puncak gunung budeg ini juga terdapat gardu pandang. Gardu pandang sangat berguna untuk memudahkan para pengunjung melihat keindahan kota Tulungagung dari atas puncak gunung tersebut.

  1. Spot Foto Dengan Tulisan Gunung Budeg

Spot Foto Gunung Budeg

Demi menambah daya tarik, pihak pengelola wisata Gunung Budeg membangun sebuah tulisan “Gunung Budeg” di Lereng puncak tersebut. Tulisan tersebut terlihat jelas dari bawah sehingga pengunjung ingin cepat-cepat sampai di atas untuk berfoto dengan spot tersebut.

  1. Pemandangan Kota Tulungagung

Pemandangan Gunung Budeg

Dari atas puncak Gunung Budeg ini, Anda bisa menyaksikan keindahan kota Tulungagung. Dan alangkah bagusnya jika berkunjung di malam hari (ngecamp), Anda bisa menyaksikan kerlap-kelipnya lampu kota Tulungagung yang sangat indah.

  1. Batu Budeg Atau Patung Joko Budeg

Seperti cerita yang ada di dalam legenda Gunung Budeg Di atas, di puncak Gunung ini terdapat batu yang diyakini sebagai patung Joko Budeg. Banyak orang yang berkunjung hanya untuk mengobati rasa penasaran akan cerita legenda di atas tersebut. Yang menariknya lagi, para pengunjung menjadikan batu atau patung Joko Budeg tersebut sebuah spot foto yang sangat unik.

Fasilitas Yang Ada Di Gunung Budeg Tulungagung

Saat berwisata di sini, Anda akan dimanjakan dengan beberapa fasilitas yang ada. Dan berikut merupakan beberapa fasilitas yang ada di Gunung Budeg Tulungagung :

  1. Pos Pendakian

Ketika mendaki ke puncak Gunung Budeg Tulungagung ini, terdapat beberapa pos yang bisa Anda gunakan untuk tempat istirahat. Sambil beristirahat Anda bisa minum sambil berfoto-foto.

  1. Area Parkir

Demi keamanan, pihak pengelola wisata pendakian Gunung Budeg ini menyediakan tempat parkir kendaraan para pengunjungnya. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi masalah kendaraan selama pendakian.

  1. Warung Makan

Bila perut Anda kosong, sebelum pendakian Anda bisa mampir dulu ke Warung yang ada di sekitar pos Pendakian Gunung Budeg tersebut. Enak, nyaman, dan harganya pun bersahabat.

  1. Mushola

Anda tidak perlu repot lagi untuk mencari mushola ketika berwisata. Karena di lokasi ini telah tersedia mushola. Nyaman untuk kalian yang beribadah secara berjamaah.

  1. Toilet

Yang perlu diingat ketika di alam adalah jangan buang air kecil sembarangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi jika ingin buang air kecil lebih baik di toilet yang sudah disediakan pihak pengelola pendakian Gunung Budeg tulungagung.

 

Leave a Comment