Fakta Dibalik Kondangnya Gunung Kemukus Sebagai Tempat Ritual Seks

 

Wisata ke Gunung Kemukus memang identik dengan hal-hal yang berbau klenik.  Andaikata tidak ada embel-embel pesugihan dan ritual seks segala, gunung Kemukus merupakan kawasan dengan pemandangan alam mempesona yang dikelilingi oleh aliran air Waduk Ongo yang secara administratif, terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Lokasinya yang berdekatan dengan makam pangeran Samudra, putra dari Majapahit. Konon bisa mendapatkan pesugihan atau kekayaan di Gunung Kemukus, pelaku harus melakukan ritual seks yang bukan lawan jenis sebanyak 7 kali berturut-turut dengan pasangan yang sama tiap hari pasaran malam Jumat Pon.

Mencoba mencari kebenarannya, mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pun membongkar mitos ritual seks Kemukus. Hasil temuannya mengejutkan, banyak hal-hal yang dibelokan selama ini hingga menimbulkan paradigma negatif terhadap keberadaan gunung Kemukus tersebut.

Berikut ini fakta dibalik kondangnya Gunung Kemukus Sebagai Tempat Ritual Seks untuk pesugihan.

Tafsir tentang riwayat dan wasiat Pangeran Samudro yang sengaja dibelokkan oleh beberapa orang.

para peziarah gunung kemukus via satujam.com

Pesan tersebut berisi, “jika ada orang yang bersedia melakukan hubungan badan dengan orang yang sama selama 7 kali pada hari pasaran dimana dia meninggal bersama Ontrowulan, maka cita-cita orang tersebut akan terpenuhi”.

Namun nyatanya, Pangeran Samudro berwasiat bahwa siapa saja yang datang berziarah harus mempunyai hati yang senang, percaya, dan mantap, seperti akan datang ke rumah kekasihnya.

“Wasiat itulah yang disalahtafsirkan oleh beberapa orang ngalap berkah di makam Pangeran Samudro harus berhubungan badan,” kata salah satu mahasiswa UGM, Taufiqurrahman, yang melakukan penelitian ini, sebagaimana dikutip Dream, Rabu (26/10).

Ada beberapa orang yang mempunyai kepentingan dengan ritual hubungan intim di Gunung Kemukus itu. Mereka diuntungkan secara ekonomis.


via satujam.com

Bagi para pemburu pesugihan. Mendatangi dan berpesta seks di gunung kemukus merupakan cara cepat kaya yang cukup gampang, murah, selain itu sangat mengasyikkan. Tidak sedikit yang datang berkali-kali ke gunung kemukus ini dengan beragam alasan.

Hal itu yang menjadi medan wacana Gunung Kemukus guna mendongkrak bisnis prostitusi.  "Berdasar penelitian kami, mitos ritual seks memang sengaja diciptakan oleh beberapa oknum tertentu atau agen untuk kepentingan ekonomi," ujarTaufiqurahman, anggotapeneliti mahasiswa Fakultas Filsafat UGM, dilansir dari Merdeka, Rabu (26/10).

Perputaran rupiah dalam bisnis prostitusi terselubung yang dibungkus dalam ritual seks tersebut tergolong besar.  Taufiq dan keempat rekan lainnya yakni Fitriadi, Melfin Zaenuri, Rangga Kala dan Surya Aditya menyebut jika bisnis prostitusi Kemukus menghasilkan uang yang sangat besar. Objek wisata Makam Pangeran Samodro di Gunung Kemukus tiap tahun menyumbang sekitar Rp 190 juta untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sragen yang salah satunya didapat dari retribusi.

Kekuatan mitos ritual seks di Kemukus yang terus menerus diwacanakan mempengaruhi realitas sosial


ilustrasi via dream.co.id

Karena besarnya perputaran rupiah membuat wacana akan ritual seks di Gunung Kemukus akan terus diproduksi. Kemudian wacana akan hal itu terus melanggengkan praktik prostitusi yang ada.

Fenomena ini bisa dijelaskan dalam teori Sosiolog Perancis, Pierre Bourdieu. Menurut Bourdieu, bahasa, simbol, atau juga mitos memiliki kekuatan untuk menentukan sikap dan pandangan dunia masyarakat.

***

Perilaku negatif seperti menjalankan pesugihan dengan ritual seks yang dilakukan bukan bersama pasangannya perlu diluruskan agar para peziarah tidak terjebak dalam paradigma dan kepercayaan yang keliru.

Adapun wisata religi dengan berziarah diharapkan untuk selalu ingat akan kematian sehingga dalam kehidupan sehari-hari mereka akan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu berbuat kebaikan sesuai dengan keluhuran jiwa dan teladan dari figur yang diziarahi.

Artikel lainnya:

1. Menikmati Segarnya Air Terjun Sekar Langit dan Legenda Joko Tarub di Magelang Jawa Tengah

2. Mampir Ke Boyolali Jangan Lupa Duduk Santai Menikmati Sunset di Waduk Cengklik

3. Gunung Rinjani, Surga Kecil Singgasana Dewi Anjani

4. Menelisik Mitos Gunung Lawu yang Penuh Misteri

 


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply