Hotel Majapahit Surabaya : Simbol Perjuangan, Romantisme dan Keanggunan



Apakah anda masih ingat tentang peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya? Dimana arek-arek Suroboyo memperjuangkan kemerdekaan hingga titik darah penghabisan dari kolonial Belanda. Salah satu kisahnya yang terkenal adalah terbunuhnya jenderal Mallaby dan perobekan bendera Belanda di hotel Yamato atau Oranje. Karena insiden itulah kota yang berlambang Sura dan Buaya ini menyandang predikat sebagai Kota Pahlawan.

Saat ini Hotel Yamato dikenal sebagai Hotel Majapahit. Gedungnya masih terlihat kokoh dan keaslian bangunan bernuansa kolonial klasik masih terjaga dengan baik.Hotel ini juga sering dijadikan jujukan pejabat Negara, artis, wisatawan domestik dan mancanegara untuk menginap saat berkunjung di kota Surabaya.

Berbagai penghargaan yang pernah dinobatkan Hotel Majapahit diantaranya adalah National Geographic Traveler award in architecture and design pada 2009, pengahargaan sebagai Top 50 World Best Hotels oleh Maxx-M magazine pada 2010, penghargaan Golden Circle oleh Agoda pada 2011, Certificate of Excellence by Trip Advisor selama 2012-2013, dan penghargaan The Favorite Hotel in Indonesia oleh Tourism Awards of Indonesia pada 2012.

Hotel Majapahit berdiri di lokasi sangat strategis, terletak di jantung Kota Surabaya dengan kemudahan akses melalui jalur kota, dan berada di kawasan pusat perbelanjaan serta perkantoran di Jalan Tunjungan No. 65 Surabaya.

Leave a Comment