Hutan Kota Srengseng, Hutan Asri di Jakarta Barat



Siapa bilang Jakarta Barat hanya punya mall atau wisata sejarah seperti museum dan bangunan lama? Di bagian barat Jakarta ternyata ada hutan, lho. Namanya Hutan Kota Srengseng.

Bagai oase di padang pasir, keberadaan hutan kota memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentu saja lingkungan. Hutan kota merupakan salah satu ruang terbuka yang diperlukan sebuah kota. Hutan di perkotaan memiliki banyak fungsi, di antaranya untuk mengatur tata air, menyegarkan udara, menurunkan auhu mikro, serta mengurangi kebisingan. Karena perannya yang penting, hutan kota termasuk hal yang harus dimiliki sebuah kota.

Nah, Hutan Kota Srengseng terletak di Jalan Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat. Dari luar bisa dilihat hutan ini cukup asri dan hijau. Di tepi hutan terdapat panggung terbuka dan arena yang bisa digunakan oleh masyarakat maupun berbagai komunitas.

Di dalam hutan terdapat danau buatan yang sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari ikan. Danau ini berfungsi sebagai penampung air hujan sekaligus resapan bagi wilayah sekitar.



Kawasan hutan sangat rindang dan sejuk. Jadi, Anda takkan merasa gerah meskipun datang siang hari. Terdapat sekitar 4.800 pohon dengan 63 varietas berbeda, di hutan buatan yang sudah ada sejak 1995 ini. Dulunya, hutan ini adalah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Luasnya sekitar 15 hektare.

Hutan Kota dengan Beragam Fasilitas

Hutan kota ini juga memiliki sejumlah fasilitas. Selain lahan parkir yang luas, ada juga kawasan bermain anak yang dilengkapi berbagai jenis permainan seperti perosotan, jungkat-jungkit, dan beberapa permainan memanjat yang sepenuhnya berada di tanah berpasir hingga relatif aman untuk anak-anak. Jangan takut untuk sepatu atau sandal Anda kotor karena tanah becek. Sebab, hutan ini juga dilengkapi jalan setapak berupa konblok.

Selain jalan-jalan, hutan ini dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari ikan sekadarnya di danau. Sebetulnya pengelola sempat melarang memancing di sana. Namun warga tetap membandel.

Hutan Kota Srengseng mudah dikunjungi dengan transportasi umum. Hutan ini berada sekitar 300 meter dari halte Transjakarta Jalan Panjang, dan dari jalur sebaliknya tersedia angkutan kota nomor 24 dan bus Kopaja jurusan Blok M-Meruya.

Anda juga tak perlu merogoh kocek berpuluh ribu rupiah untuk dapat masuk ke hutan ini. Cukup membayar Rp 2.000 per orang saja, dengan tambahan tarif untuk motor sebesar Rp 2.000 dan mobil Rp 4.000.** (ade/berbagai sumber)

Leave a Comment