Indahnya Panorama Perbukitan Dari Atas Rumah Pohon Pabangbon



Belakangan ini banyak bermunculan wisata rumah pohon dan sempat booming, tidak terkecuali dengan Daerah Bogor, Jawa Barat. Obyek wisata yang lagi trend dan hits serta dilirik banyak orang, terutama dikalangan kawula muda yang gemar selfie dan instagramable.

Foto Instagram by #wisatapabangbon

Selain dikenal dengan sebutan Kota Hujan, Bogor juga mempunyai banyak destinasi wisata yang tak kalah cantik dengan wisata daerah lainnya. Banyak spot baru yang indah dan mengasyikkan di Bogor, di antaranya Wisata Rumah Pohon Pabangbon atau lebih dikenal dengan Panorama Pabangbon (PAPA) adalah salah satu tempat yang sedang hits dengan pemandangan indah di atas bukit. Obyek wisata ini berada di wilayah barat Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, cukup jauh dari pusat kota Bogor.

Foto Instagram by #wisatapabangbon

Sebuah tempat yang sejuk dengan panorama alam nan keren, dimana pengunjung dapat sejenak melepas lelah dan penat setelah beberapa hari beraktifitas. Obyek wisata ini merupakan satu pilihan tepat untuk dijadikan tujuan utama berlibur di akhir pekan atau hari libur lainnya.

Tempat wisata Pabangbon atau Panorama Pabangbon (PAPA) memang belum banyak dikunjungi pengunjung, tetapi mulai booming karena banyaknya orang yang mengunggah foto tentang obyek wisata rumah pohon Pabangbon di media sosial. Dengan pemandangan dan panorama alamnya yang indah, pengunjung dapat menjadikannya sebagai latar belakang untuk berfoto yang keren, pas banget untuk dipajang di Instagram.

Foto Instagram by #pabangboncampingground

Bagi para pengunjung yang berada di wilayah Bogor juga sekitarnya dan ingin ber-selfie di atas rumah pohon yang unik nan fotogenik, sekarang ini tidak perlu jauh-jauh untuk datang ke Malang, karena sudah ada tempat wisata rumah pohon Pabangbon di Leuwiliang Bogor dengan konsep yang mirip seperti wisata Omah Kayu di Malang.

Tempat wisata Pabangbon ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Agar terhindar dari antrian yang panjang, para pengunjung yang hendak berfoto atau selfie di atas rumah pohon Pabangbon, dianjurkan datang saat pagi hari sekitar jam 8 atau 9 untuk mendapatkan hasil foto terbaik, selain itu menghindari datangnya hujan yang tiba-tiba di siang hari.

Rute untuk menuju wisata rumah pohon unik ini, pengunjung akan melewati jalanan nan cukup menantang karena belum banyaknya petunjuk yang dapat menuntun sampai ke lokasi. Sangat disarankan bagi pengunjung agar menggunakan kendaraan roda dua untuk mempercepat dan memudahkan sampai ke tujuan. Bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi tidak usah merasa khawatir, karena sekarang sudah bisa terbantu dengan adanya ojek online dan tinggal memesannya lewat applikasi yang ada di smartphone.

Para pengunjung yang hendak datang ke obyek wisata ini bisa dibantu dengan menggunakan google maps yang ada di smartphone karena sudah diberikan titik kordinat langsung disambungkan dengan aplikasi tersebut. Dari pusat Kota Bogor pengunjung bisa mengambil arah ke Kampus IPB Dramaga dan terus mengikuti jalan ke arah Leuwiliang dengan jarak sekitar 25 kilometer atau bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 1.5 jam.

Foto Instagram by #wisatapabangbon

Bagi pengunjung yang berdomisili di Depok atau Jakarta bisa melewati jalur Parung, selanjutnya melalui Atang sendjaya, kemudian mengikuti jalur yang sama hingga sampai ke Leuwiliang. Saat memasuki Kecamatan Leuwiliiang menuju Pabangbon, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang hijau.

Sebelum Pasar Leuwiliang, pengunjung akan menemukan pertigaan Karacak, kemudian ambil rute ke arah kiri dan lurus hingga menemukan jalan bercabang barulah belok ke arah kanan dimana terdapat plang SMP 4 Leuwiliang atau menuju Desa Pabangbon. Meski jalannya cukup terjal tetapi sudah beraspal baik, rute ini dikenal dengan Gunung Benteng.

Transportasi umum yang bisa digunakan menuju Leuwiliang dari Stasiun Bogor yaitu pengunjung bisa naek angkot jurusan ke Bubulak atau Laladon yang berada di seberang Stasiun, biasanya sudah banyak yang ngetem. Terdapat angkot 02 atau 03 jurusan ke Bubulak atau Laladon, ongkosnya hanya Rp4.000 per orang.

Setelah sampai di Terminal Bubulak atau Laladon, kemudian nyambung angkot lagi jurusan Bubulak-Leuwiliang-Jasinga atau Laladon-Leuwiliang-Jasinga dan dikenakan ongkos sebesar Rp10.000, setelah itu pengunjung bisa bilang sama abang supirnya minta diturunin di persimpangan Karacak, patokannya sebelum pasar Leuwiliang. Untuk menuju wisata Pabangbon atau Panorama Pabangbon (PAPA) pengunjung bisa naek Ojek atau Ojek online harganya kisaran Rp20.000 sampai Rp30.000. Bagi yang membawa motor sendiri dikenakan biaya parkir sebesar Rp5.000.

Jarak dari simpangan Karacak ke wisata Pabangbon atau Panorama Pabangbon (PAPA) lumayan jauh sampai akhirnya ketemu hutan pinus dan itu artinya pengunjung sudah dekat dengan tempat yang dituju. 

Foto Instagram by #pabangbonhits

Harga tiket masuk wisata Pabangbon terhitung cukup murah hanya Rp10.000 per orang, tetapi pengunjung sudah bisa terpuaskan dengan pemandangan alam yang masih asri serta rasa adem dari rindangnya pohon pinus dan pengunjung bisa menggunakannya untuk hammocking.

Selain menyuguhkan spot foto yang cantik, di tempat ini juga terdapat campground, jadi pengunjung bisa berkemah disini. Untuk pengunjung yang hendak berfoto di setiap spot nya, akan dikenakan biaya lagi masing-masing sebesar Rp5.000. Menurut info salah satu pengelola Panorama Pabangbon (PAPA), alasan dikenakan biaya tersendiri di setiap spot-nya adalah karena ada banyak investor di tiap-tiap spot yang ada di wisata ini.

Fasilitas yang dimiliki tempat wisata ini di antaranya; area parkir yang cukup luas, warung makan, toilet, tempat duduk/gazebo, tempat sampah, dan spot selfie yang keren.

Terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan pengunjung saat berencana datang ke tempat wisata ini, yaitu:

  • Sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi seperti motor
  • Datang pada saat cuaca cerah supaya dapat gambar yang lebih bagus
  • Waktu berkunjung sebaiknya saat masih pagi, karena cuaca masih sejuk dan segar
  • Membawa kamera atau smartphone serta baterai cadangannya
  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
  • Supaya tidak ada kendala dalam perjalanan, terlebih dulu cek kendaraan sebelum berangkat

Selamat berlibur dan semoga menyenangkan.

@nisa/beberapa sumber

Leave a Comment