Indahnya Pesona Curug Gado Bangkong Tasikmalaya



Tasikmalaya merupakan salah satu bagian dari Provinsi Jawa Barat. Seiring perkembangannya pariwisata di daerah Tasikmalaya juga semakin menonjol. Banyak lokasi wisata menarik untuk dikunjungi di Tasikmalaya yang tidak boleh dilewatkan. Pastinya tak kalah menarik dari lokasi wisata lainnya, salah satunya adalah di Kecamatan Cisayong.

 Foto Curug Gado Bangkong-Instagram by #curuggadobangkong

Kecamatan Cisayong merupakan surganya curug-curug keren di Tasikmalaya. Terdapat puluhan curug atau air terjun yang jaraknya saling berdekatan di kawasan ini. Curug Gado Bangkong dan Curug Badak adalah curug yang jaraknya berdekatan, hanya terpisahkan beberapa ratus meter saja. Kampung Cicurug adalah tempat dimana kedua Curug ini berada, tepatnya di Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu ada pula curug Batu Blek dan puluhan curug lainnya yang berada di Kecamatan Cisayong.

Akses dan Rute Menuju Curug Gado Bangkong

Untuk menuju kedua curug ini cukup relatif mudah dijangkau. Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua, baik motor atau sepeda bisa terus masuk ke tempat parkir. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda empat, aksesnya cukup jauh dari lokasi, jadi harus berjuang ekstra.

Rute perjalanan ke lokasi wana wisata ini adalah dari Kecamatan Cisayong atau dari jalan baru Singaparna menuju Desa Santanamekar. Alternative lainnya untuk menuju kedua curug ini, yaitu sekitar 30-40 menit dari alun-alun Singaparna menggunakan kendaraan motor, terus menuju jalan raya Ciawi – Singaparna (Jln Cisinga), terus menuju Kecamatan Cisayong, Desa Santanamekar. Jarak curug ini sekitar 4,5 kilometer dari kantor Desa Santanamekar. Apabila dari pusat Kota Tasikmalaya hanya sekitar 15 kilometer baru sampai di curug. Jika sudah sampai di Gapura Kampung Cicurug, berarti sudah dekat, sekitar 1 km lagi akan tiba di lokasi curug.

Foto Selamat Datang di Wana Wisata-Instagram by #curugbadakbangkong

Setelah tiba di lokasi parkir kendaraan, pengunjung cukup berjalan kaki sekitar 100 meter melalui jalan setapak untuk sampai di kedua Curug ini. Akan tetapi tidak perlu merasa khawatir, karena pengunjung akan disuguhi pemandangan menarik dengan melewati ladang penduduk serta area persawahan yang menghijau. Walaupun tempat ini belum terlalu banyak dikenal orang, namun lokasinya sangat fotogenic bagi yang hobi fotografi.

Bagi pengunjung yang suka akan petualangan hiking, Curug Gado Bangkong bisa dijadikan tujuan utama wisata yang tidak boleh dilewatkan. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 70 meter, sehingga debit airnya terhitung kecil. Air dari atas curug ini jatuh menuju kolam di bawahnya, sehingga bisa dipakai untuk berenang, akan tetapi pengunjung harus berhati-hati akan potensi bahaya seperti longsor dan pergerakan bebatuan. Indahnya air curug nampak begitu menakjubkan dengan suara gemericik air sangat menyejukkan jiwa. Begitu juga dengan pesona alam disekitar curug yang sangat indah mampu menjadi pelepas dahaga setelah menempuh semua petualangan sampai ke curug.

Foto Curug Gado Bangkong-Instagram by #curuggadobangkong

Mitos Curug Gado Bangkong

Konon cerita, nama Gado Bangkong diberikan karena ada mitos yang mengatakan bahwa ada makhluk halus berwujud katak raksasa tinggal di lokasi air terjun. Gado Bangkong artinya Dagu Katak dalam bahasa Indonesia.

Keunikan Curug Gado Bangkong

Curug Gado Bangkong memiliki beberapa keunikan yang dimiliki curug ini, seperti tempat wisata lainnya, yaitu banyak warga sekitar yang menjajakan makanan khas daerah seperti sayuran pakis, poh-pohan, rombeh, saladah, pecel, dan buah-buahan lokal di sekitar curug.

Biaya Tiket Masuk & Parkir

Wana wisata ini masih dalam tahap pengembangan. Pengunjung hanya akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp2.000 per motor dan retribusi sebesar Rp5.000 per orang, tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan pesona alam yang akan anda dapatkan di objek wisata ini.

Fasilitas

Curug ini sudah dikelola oleh Perhutani, fasilitas yang disediakan pun cukup lengkap, mulai dari Mushola untuk sholat, WC dan warung yang menjajakan makanan juga minuman sudah tersedia. Seperti biasa di depan WC anda akan menemukan kotak amal Rp 2.000,-.

Curug Badak

Curug ini mengalir diantara bebatuan besar berwarna abu mirip badak, makanya dinamakan Curug Badak. Nama ini juga mirip dengan Curug Badak yang berada satu aliran dengan Curug Batu Blek. Jika curug Badak yang ini mudah sekali, maka Curug Badak yang itu lebih susah dijangkau. Dari Curug Gado Bangkong pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit untuk menuju Curug Badak.

Terdapat banyak kolam-kolam air alami di curug ini. Dengan warna airnya yang sangat jernih, sehingga pengunjung akan berlama-lama mandi disini dan pastinya akan dijamin puas. Pengunjung akan menemukan banyak curug dan kolam-kolam yang lainnya dengan terus menelusuri aliran air Curug Badak terus ke atas. Sedangkan jika ke bawah, aliran Curug badak ini jatuh ke bawah jurang menjadi curug yang lain. Sayangnya tidak ada jalur untuk menuju bawah jurang ini. Jika ada, akan sangat lain rasanya saat menikmati jatuhnya aliran air Curug Badak ini dari bawah.

 Foto Curug Blek Cisayong-Instagram by #curugblek

Curug Blek

Perjalanan yang harus ditempuh untuk sampai di lokasi ini, pengunjung harus melewati saluran irigasi juga hutan, namun semua itu akan terbayarkan dengan pesona indah alam kawasan curug. Curug Blek memiliki air nan jernih dan udara yang menyegarkan juga tinggi air terjunnya tidak terlalu tinggi sehingga sangat menyejukkan. 

Selamat menikmati indahnya pesona air terjun yang masih perawan!

@nisa/berbagai sumber

Leave a Comment