Keseimbangan Hidup Suku Baduy Menjaga Alam



Selalu ada yang menarik untuk dipelajari dari kebajikan atau kearifan lokal suku Baduy, diluar terkenal akan menjaga sealami mungkin di kehidupan sehari-harinya di masa modern ini. Masyarakat suku Baduy juga terkenal atas kearifan lokal menjaga keseimbangan, keselarasan antara hidup dengan alam sekitarnya.

Masyarakat suku Baduy, terutama suku Baduy dalam sangat taat menjaga ajaran leluhur mereka untuk selalu menjaga dan melestarikan alam sekitarnya. Sehingga membuat hidup suku Baduy bisa menciptakan hidup yang selaras dan harmoni dengan alam. Larangan buat orang Baduy mengeksploitasi alam sekitar, suku Baduy hanya menggunakan alam sekitarnya seperlunya saja dan selalu menjaga dan melestarikan alam sekitarnya.

Itu juga merupakan bentuk penghormatan masyarakat suku Baduy kepada roh leluhur dan kekuatan alam dengan cara menjaga, melestarikan dan merawat alam sekitar, baik gunung, bukit, lembah, hutan, kebun, mata air, sungai dan semua ekosistem alam sekitarnya.

Mereka menerapkan didalam semua lini kehidupan mereka;

Dalam membangun rumah, orang Baduy mengunakan semua bahan-bahan alam, terutama kayu jati dan bambu untuk penyangga rumah panggung mereka, serta mereka tidak merubah kontur tanah, sehingga yang harus menyeimbangkan dalam proses pembuatan rumah adalah kayu penyangganya, serta rumah Baduy tidak menggunakan paku, mereka menggunakan pengikat dari akar-akaran pohon ataupun pasak kayu serta ikat dari bambu.

Untuk keperluan mandi, mencuci serta air besih, orang Baduy membagi-bagi wilayah sungai disesuaikan dengan aliran air sungai untuk kebutuhan yang berbeda-beda dan mereka tidak menggunakan bahan kimia sabun untuk kebutuhan mandi dan mencuci baju, sehingga alam terjaga dan kebutuhan air bersih sehari-hari terpenuhi, dan semua makhluk hidup terutama ikan di sungai juga terjaga kehidupannya.

Sehingga hukum kebajikan lokal Baduy selalu terjaga dengan baik;

“Gunung tak diperkenankan dilebur, Lembah tak diperkenankan dirusak, Larangan tak boleh di rubah, Panjang tak boleh dipotong, Pendek tak boleh disambung, Yang bukan harus ditolak yang jangan harus dilarang yang benar haruslah dibenarkan.”

Dengan aturan diatas membuat orang Baduy selalu menjaga keseimbagan ekosistem alam sekitar, termasuk mereka tidak pernah menembang pohon untuk keperluan memasak mereka, mereka hanya diperbolehkan mengambil kayu kering yang sudah mati atau jatuh untuk keperluan memasak mereka. Dengan begitu alam sekitar selalu terjaga kelestariannya dari turun terumurn yang sudah ratusan tahun lamanya.

@nilea

Leave a Comment