Kisah Bertualang di Kota Maumere

Maumere merupakan ibukota kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Di Sikka banyak keturunan Portugal dengan mata biru dan kulit cerah. Sekilas, karakter masyarakatnya nampak keras. Namun setelah berinteraksi langsung sangat ramah dan terbuka kepada pendatang.

Mereka memegang teguh dan cukup patuh terhadap nilai-nilai religi. Sangat patuh kepada pastor atau pemimpin agamanya. Mayoritas beragama katolik. Budaya asli Sikka telah berakulturasi dengan budaya Portugal sehingga menghasilkan produk-produk budaya seperti tarian yang merupakan hasil pencampuran kedua budaya.

Untuk menuju Maumere, transportasi yang paling tepat adalah pesawat terbang. Dari Bandara Soekarno Hatta, Vivi naik pesawat menuju Denpasar, Bali selama 2 jam. Di Denpasar transit dan berganti pesawat dengan pesawat baling-baling tipe ATR 72 menuju Bandara Wai Oti, Maumere. Waktu tempuh Denpasar Maumere sekitar 2 jam.

Itu rute perjalanan tercepat. Berangkat pagi, sore sudah sampai di Sikka. Bila menggunakan rute lain, waktu tempuhnya bisa lebih lama. Alternatif rute penerbangan lain: Jakarta-Surabaya-Kupang-Sikka, atau Jakarta-Denpasar-Kupang-Sikka. Kalau yang ini bisa sehari sampai dua hari. Tergantung penerbangannya. Terkadang wisatawan terpaksa menginap di Kupang bila cuaca nggak mendukung atau keberangkatan dari kupang ke Maumere terlalu sore.

Ada beberapa hotel dengan berbagai kelas di Maumere, mulai hotel bisnis, resort hingga penginapan bagi para backpackers. Harganya bervariasi. Lebih baik booking dahulu sebelum tiba di Maumere.

Maumere pernah ditimpa gempa dan tsunami melanda tahun 1992. Daerah tepi pantai merupakan kawasan yang paling parah terkena bencana. Bahkan hingga kini masih nampak sisa puing-puing bangunan yang hancur akibat tsunami. Beberapa puing tersebut kini telah menjadi bagian dari laut akibat abrasi.

Arena Wisata di Maumere

Bagi para penyuka belanja, terdapat beberapa toko kecil yang menjual kain tenun dan kerajinan khas Flores di pusat kota Maumere. Kain tenun yang dibuat dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan pewarna organik dari tanaman harganya berkisar antara ratusan hingga jutaan rupiah. Sementara kain tenun yang dipintal dengan mesin dan menggunakan benang sintetis harganya lebih murah.

Maumere merupakan kota wisata bahari, sejarah dan rohani. Sehingga mayoritas lokasi wisata di daerah ini merupakan perpaduan dari ketiga unsur tersebut. Destinasi wisata rohani: Patung Kristus Raja di Maumere, Gereja berarsitektur Eropa kuno buatan misionaris Portugis tahun 1896 di Sikka, Gereja di Ledalero, Patung Bunda Maria berukuran raksasa yang berada di puncak bukit di Nilo, Wisung/ Patung Bunda Maria di Lela yang dibawa dari dari daerah Fatima, di Portugal.

Cobalah pergi ke desa Watublapi yang merupakan tempat tinggal suku Iwanggate lokasinya sekitar 6 kilometer dari pusat kota. Terdapat sanggar Bliransira yang rutin menggelar acara-acara budaya dan melakukan pagelaran adat ke berbagai daerah di tanah air. Di desa ini, pengunjung mungkin akan ditantang untuk mempelajari tarian adat desa tersebut hingga lancar dalam 1 hari, kemudian mempertunjukkan kemampuan menari tersebut dihadapan turis asing yang datang.

Pilihan lain berwisata di Maumere adalah wisata bahari, menyelam untuk bertemu hiu karang di shark point Pulau Babi, terumbu karang cantik di sekitar Pulau Pangabatang, daerah perlindungan laut (DPL) di Pantai Gading, dan budidaya rumput laut Pulau Permaan.

Pantai Pangabatang memiliki air laut yang jernih dan pantainya landai. Langit biru cerah nggak kelabu seperti di Indonesia bagian Barat, arus agak keras karena berada di selat yang menghubungkan antara pulau Flores dan Pulau Pangabatang. Terumbu karangnya indah dan biota lautnya cukup bervariasi. Lokasi ini populer hingga ke mancanegara. Visibility atau daya pandang di titik penyelaman sangat baik. Airnya jernih, tipe dive site-nya berupa wall atau jurang laut.

Sementara di pantai Pulau Babi suasananya sepi seperti pulau pribadi, tepian pantai cukup landai dengan air jernih, tenang, ideal untuk snorkling. Namun agak ke tengah ideal untuk diving. Terkenal dengan shark point atau bisa melihat hiu. Ketika menyelam Anda berpeluang bertemu shark reef (hiu karang) yang cukup besar (1-2 m). Mudah ditemui juga beberapa spesies unik, seperti box fish, ikan berbentuk kotak berwarna kuning, angel fish, aneka karang jenis soft coral dan hard coral, dan sea fan berukuran besar. (ade/berbagai sumber)

Tips Berwisata ke Maumere:

  • Untuk menikmati Maumere yang paling penting adalah riset terlebih dahulu. Kemudian pilihan wisata disesuaikan dengan anggaran/ budget kita. Beberapa resort menyediakan informasi yang cukup komprehensif melalui website mereka di internet.
  • Bila memungkinkan, bepergian dengan guide lebih terjamin karena dia yang mengetahui bahasa lokal. Beberapa suku yang masih ada di pedalaman nggak bisa/ kurang lancar berbahasa Indonesia.
  •  Untuk menikmati wisata bahari seperti menyelam, wajib menggunakan guide atau dive master lokal karena beberapa spot dive bisa berbahaya dengan banyak hiu dan arus yang kencang.

Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply