Kunjungi 5 Wisata Penangkaran Hewan Ini, Agar Anda Mengerti Kalau Hewan Perlu Disayangi

Wisata ke penangkaran satwa bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk dikunjungi. Selain untuk hiburan, kelebihan berwisata ke kawasan penangkaran hewan liar juga dapat menambah pengetahuan tentang hewan-hewan yang dilindungi.

Berikut 5 tempat wisata penangkaran hewan yang bisa membuat anda makin memahami perasaan binatang.

1. Penangkaran Rusa Cariu

sumber: dailyvoyagers

Penangkaran Rusa Cariu atau Wahana Wisata Giri Jaya merupakan kawasan penangkaran rusa dengan luas 5 hektare. Kawasan ini tepatnya terletak di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penangkaran Rusa Cariu terkenal dengan pemandangannya yang indah dan sangat cocok untuk wisata anak beserta keluarga. Penangkaran ini berdiri sejak tahun 1993 yang terdapat berbagai jenis rusa mulai dari rusa totol, rusa jawa hingga rusa bawean yang berstatus terancam punah.

Rusa bawean disebut tidak mudah berinteraksi karena aktif mencari makan di malam hari. Jika Anda tidak menemui di tempat terbuka, Anda bisa mencarinya karena banyak rusa lebih memilih bersembunyi, di lahan penangkaran seluas 5 hektare itu.

Tidak hanya menyediakan suasana alam bebas dan melihat rusa-rusa, atau pemandangan-pemandangan, pengelola juga khusus menyediakan area perkemahan bagi Anda yang hobi kemping. Sarana outbond juga menjadi daya tarik di sini. 

2. Penangkaran Elang Loji

sumber: ranselmerahkucel.blogspot

Penangkaran elang ini terletak di Kampung Loji, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tempat wisata ini masuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. 

Hewan-hewan yang ditangkar di Loji ini merupakan hasil kerja sama dengan masyarakat. Masyarakat mengembalikan hewan-hewan liar yang dipelihara untuk tangkar sebelum dilepas kembali ke alam bebas.

Satu tempat favorit pelancong ketika mengunjungi penangkaran elang Loji yaitu melewati jembatan gantung. Jembatan gantung ini menjadi lokasi berfoto para pengunjung. Tak jauh dari penangkaran itu, pelancong bisa melanjutkan petualangan Curug Cibadak. Jaraknya 1,5 kilometer dari lokasi penangkaran.

Kawasan wisata penangkaran elang berada di dalam hutan pinus. Selain wisata air di Curug Cibadak, bagi Anda yang suka berkemah terdapat tempat berkemah di sekitar sana.

3. Pelepasan Penyu Pantai Pangumbahan

sumber: merahputih

Pantai Pangumbahan terletak di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pantai ini termasu dalam kawasan Konservasi Pesisir Kabupaten Sukabumi atau disebut juga Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan.

Pantai Pangumbahan menjadi lokasi yang cocok untuk melihat penyu bertelur hingga pelepasan tukik atau anak penyu ke laut lepas. Objek wisata edukatif ini sangat digemari selain keindahan Pantai Pangumbahan yang terkenal alami karena sangat terjaga. 

Anda dapat melihat penyu hijau (chelonia mydas) di Pantai Pangumbahan dari mulai bertelur hingga tukik yang dilepaskan petugas ke laut lepas.

Selain penyu hijau, Pantai Pangumbahan juga menjadi rumah bagi penyu jenis lain di antaranya penyu belimbing (dermochelys coriecea), penyu sisik (eretmochelys imbricata), penyu lekang (lepidochelysolivacea), penyu tempayan (caretta caretta), dan penyu pipih (naratordepressus).

Pada waktu pelepasan penyu, banyak wisatawan yang berdatangan dan melihat penyu-penyu berlari ceria ke arah laut untuk berjuang dalam hidupnya. Agenda inilah yang paling menyeguhkan batin wisatawan.

4. Penangkaran Monyet Ekor Panjang Pulau Tinjil

sumber: newsmedia

Tinjil adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Samudra Hindia. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten. Sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah nelayan.

Pulau Tinjil sangat dikenal sebagai lokasi pengembangbiakan spesies monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) sejak tahun 1988.

Pengelolaan monyet ekor panjang tersebut dilakukan oleh Pusat Studi Satwa Primata(PSSP), Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diperuntukkan bagi penangkaran, sarana pendidikan, penelitian, dan pelatihan bagi mahasiswa dan staf dalam dan luar IPB yang memeliki ketertarikan dalam bidang primatologi.

Karena adanya penangkaran monyet di pulau ini, para pengunjung yang mau datang harus menjalani pemeriksaan kesehatan agar tidak menularkan penyakit kepada populasi monyet yang bebas beberapa jenis patogen atau virus.

Tempatnya juga sejuk dan ramah sambil mengenali dunia primata.

5. Penangkaran Taman Buaya Indonesia

sumber: jelasberita

Penangkaran ini terletak di Jalan Raya Serang Cibarusah, Desa Sukaragam, Kabupaten Bekasi. Di dalamnya terdapat ratusan buaya yang hidup mulai dari anakan sampai dewasa.

Adapun jenis-jenisnya berasal dari tiga wilayah di nusantara yaitu buaya Kalimantan Selatan, buaya Palembang dan buaya Irian Jaya. Buaya Kalimantan Selatan adalah jenis buaya yang biasa hidup di air laut.

Di sana terdapat sekira 500 buaya yang dipisah di lima kandang yang berbeda. Selain itu, terdapat pula tempat khusus bagi yang ingin melihat atraksi debus dan pertarungan antara manusia dengan buaya.

Atraksi petarungan manusia dengan buaya biasanya dapat dilihat setiap hari libur atau hari Minggu, tapi sekarang hanya diadakan sebulan paling. Selain bisa melihat buaya secara dekat, Anda juga bisa berekreasi di taman-taman yang telah disediakan. Tempat ini seringkali dikunjungi rombongan pelajar. (dz)

Artikel lainnya:

1. Calonarang, Tarian Mistis Yang Bkin Merinding

2. Air Terjun Sendang Gila, Pecahan Surga Hiaju di Kaki Gunung Rinjani

3. Terhipnotis Fenomena Blue Fire Kawah Ijen


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply