Lengger Kesenian Rakyat Magelang



Kesenian Lengger di Desa Giripurwo, Magelang, Jawa Tengah sudah ada sejak sekitar 1880. Kesenian ini dulunya menjadi media berdakwah mengenalkan agama Islam oleh Kiai Noridin, seorang murid Sunan Kalijaga. Peranti musik yang mengiringinya adalah angklung yang ujungnya dihias bulu ayam, yang bisa ditafsirkan bahwa kita (manusia) harus meletakkan hati kita (yang direpresentasikan oleh bambu) pada Tuhan, yang diawali dengan Wudhu (bulu). Syair-syair yang dilantunkan sangat Islami, atau dikutip dari petuah-petuah bijak. Kesenian ini sekarang sangat jarang dipentaskan. 

Teks dan Foto:

Romi Perbawa, fotografer dokumenter yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur. Karya buku foto pertamanya The Riders of Destiny.

 

Leave a Comment