Liburan murah meriah ala anak ABG di Kebun Raya Bogor



Kebun Raya Bogor ? Yang pertama kali terlintas dipikiran yaitu kebun yang di penuhi dengan tumbuhan besar, dimana terdapat Istana Bogor atau Istana Kepresidenan di dalamnya.

Sebelum berjalan jauh ke dalam kebun raya, alangkah baiknya foto-foto dulu di pintu masuk wisata, bangunannya yang megah dan terlihat besar jadi latar yang berkesan.

Kebun Raya Bogor

Setelah kita memasuki area wisata kebun raya ini, ternyata di dalamnya terdapat sebuah kebun raksasa yang memiliki 15.000 spesies tanaman. Banyak pemandangan yang indah, mempesona, dan sayang untuk dilewatkan kalau tidak berswafoto.

Dengan suasana yang sejuk dan damai, kita bisa bersantai sejenak untuk menghilangkan rasa capek dan penat setelah beberapa hari melakukan aktifitas. Datang ke tempat wisata ini sebaiknya tidak sendirian, harus bersama teman atau keluarga akan lebih seru tentunya.

Di dalam kebun raya terdapat banyak spot yang cantik untuk berswafoto, di antaranya; Danau Gunting, Monumen Lady Raffles, Taman Meksiko, Jembatan Merah, Taman Astrid, Ecodome atau Bangunan Berbentuk Kubah, dll.

Untuk memasuki kawasan wisata Kebun Raya Bogor, sebelumnya kita diharuskan membeli tiket masuk dengan tarif per orang sebesar 16.000 rupiah untuk wisatawan lokal, tarif ini termasuk 1.000 rupiah untuk disumbangkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Sedangkan untuk wisatawan asing dikenakan tarif per orang sebesar 26.000 rupiah. Tarif masuk ini baru berlaku mulai per 1 Juli 2018, dari tarif sebelumnya terjadi kenaikan sebesar 1.000 rupiah.

Masuk ke kawasan wisata Kebun Raya Bogor ini sebaiknya kita tidak lupa untuk membawa sedikit cemilan atau minuman yang akan dibutuhkan dalam perjalanan pada saat sedang mengelilingi Kebun Raya Bogor.

Foto Monumen Lady Raffles

Monumen Lady Raffles adalah tempat menarik yang pertama akan kita temukan ketika melewati Pintu Masuk Utama Kebun Raya Bogor. Yang menjadi daya tarik dari spot ini, yaitu di dalam bangunan ini terdapat prasasti yang berisi puisi cinta yang ditulis oleh seorang penjelajah asal Inggris yang bunyinya akan membuat hati kita meleleh, kisah sepasang kekasih yang begitu saling menyayangi tetapi mereka dipisahkan oleh maut.

Foto Lokasi Danau Gunting

Spot menarik lainnya adalah sebuah danau kecil yang bernama Danau Gunting, salah satu tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. Danau buatan ini terletak di dekat Pintu Masuk Utama Kebun Raya Bogor. Dengan pemandangannya yang indah dan mempesona kita bisa menikmatinya dengan berteduh di bawah pohon yang ada di sekitar danau. Terlepas dari cerita mistis yang ada, semuanya akan teralihkan dengan indahnya pemandangan danau yang begitu tenang dengan bunga taratai yang tumbuh di atas permukaan danau.

Setelah berjalan mengelilingi Kebun Raya Bogor yang luas tersebut, pastinya kita butuh istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga. Makan cemilan dan minum dari bekal yang dibawa akan membantu kita. Rasa Capek dan lelah yang ada setelah berjalan mengelilingi Kebun Raya ini, dan sudah tentu sangat menguras tenaga, tetapi semuanya akan terobati karena rasa senang yang ada mengalahkan segalanya.

Istirahat sejenak cukup membantu untuk menambah tenaga, dan Anda bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi menarik berikutnya. Sama seperti sebelumnya yaitu dengan berjalan kaki.

Foto Taman Meksiko

Berikutnya adalah Taman Meksiko, dimana di tempat ini terdapat Gurun kecil yang terlihat gersang dan tandus dengan suasana padang pasir di tengah rimba Kebun Raya, yang di sekitarnya di beberapa titik tampak tumbuh tanaman kaktus. Berbeda dengan spot lainnya dari Kebun Raya Bogor yang terlihat rimbun dan hijau, Taman Meksiko sebaliknya.

 Foto Patung Taman Meksiko

Ada yang unik di taman ini, yaitu dengan adanya tiga sosok patung bertopi ala Amerika Latin dan masing-masing sedang memegang alat musik.

Foto Taman Astrid

Terdapat taman luas yang merupakan bagian dari Kebun Raya Bogor, taman yang diberi nama Taman Astrid ini diambil dari nama seorang permaisuri Belgia. Taman ini juga menjadi salah satu tempat favorit bagi pengunjung Kebun Raya Bogor. Dengan hamparan rumput bagaikan sebuah lapangan luas di bagian Timur Kebun Raya seperti undakan bisa dibilang mirip subak, yaitu sistem persawahan di Bali. Taman Astrid yang minim pepohonan berbeda dengan tempat lainnya yang rimbun dengan pepohonan. Untuk menuju ke taman ini akses yang paling mudah, caranya yaitu dengan masuk dari pintu khusus pejalan kaki atau pintu ke III Kebun Raya Bogor. Di bagian paling atas Taman Astrid ada sebuah cafe yaitu Café Dedaunan.

Foto Ecodome-Kebun Raya Bogor

Terdapat wahana baru di Kebun Raya Bogor bernama Ecodome atau “rumah masa depan”. Bangunan berupa kubah besar yang menjadi tempat untuk pendidikan lingkungan dan iptek, ekosistem, seni, dan budaya bagi para pengunjung atau masyarakat lainnya. Berbagai teknologi mutakhir yang bisa digunakan dalam ramah tangga dipamerkan disini. Selain itu di dalam Kubah ini tedapat tanaman dan bunga yang ditata sedemikian rupa sehingga memberikan nilai artistik.

Ecodome merupakan hasil kerjasama Kebun Raya Bogor, Kedutaan Belanda dan Erasmus Huis, berlokasi di lapangan Astrid atau "The Astrid Boulevard" dalam Kebun Raya Bogor.

Dengan adanya Ecodome berharap masyarakat bisa memahami betapa pentingnya menjaga ekosistem dan lingkungan dengan baik dan berkelanjutan.

Foto Jembatan Merah

Di balik keindahan juga sejuknya Kebun Raya Bogor, terdapat satu mitos yang beredar luas di kalangan masyarakat Bogor. Misteri Jembatan Merah Kebun Raya Bogor, mitosnya yaitu apabila sepasang kekasih melewati Jembatan bercat Merah yang ada di atas Kali Ciliwung ini secara bersamaan, maka kisah cintanya akan kandas. Alangkah baiknya bagi yang sedang kasmaran atau berpacaran tidak melewati tempat ini, terlebih lagi berniat untuk mengabadikan momen cinta dengan berswafoto di Jembatan Merah.

Percaya atau tidak dengan datang ke Kebun Raya Bogor lebih tepatnya ke Jembatan Gantung bercat merah ini hubungan sepasang kekasih bisa putus, kandas di jalan.  

Sampai saat ini masih menyimpan banyak tanda tanya. Percaya atau tidak semuanya balik lagi ke diri kita masing-masing. Kalau iya pun kejadian sampai putus pacaran, berarti hanya kebetulan, tapi ada juga yang hubungannya langgeng.

Terlepas dari mitos Jembatan Merah tersebut, jika Anda yang belum pernah berkunjung dan penasaran dengan Kebun Raya Bogor, segeralah datang berkunjung dan Anda bisa membuktikan mitos tersebut benar atau tidak.

Harap diingat para pengunjung di Kebun Raya Bogor tidak boleh duduk-duduk dibawah pohon besar, sebisa mungkin hindarilah karena pohon tersebut sudah tidak muda lagi.

Sudah pernah terjadi pohon tumbang dan menimpa sekelompok wisata yang sedang duduk-duduk di bawahnya.

Untuk bisa mengelilingi seluruh area wisata Kebun Raya Bogor, seharian pun tidak akan cukup meskipun datang dari pagi. Banyak sekali area spot foto yang cantik juga indah di area wisata ini. Maka dari itu, datang ke tempat wisata Kebun Raya Bogor sebaiknya jangan datang sendiri, datanglah bersama keluarga atau teman supaya bisa mengabadikan spot foto yang bagus.

 @nisa/berbagai sumber

Leave a Comment