MAU HIDUP LEBIH LAMA, DARI HASIL PENELITIAN DIET ANTI-INFLAMASI JAWABANNYA, DIET YANG MEBOLEHKAN CHOCOLATE, RED WINE DAN BEER



Bir dan Red Wine

Diet yang disebut bisa mengurangi resiko kematian dini, atau dengan kata arti lain memperpanjang hidup lebih lama. Salah satunya adalah tidur lebih panjang di akhir pekan, meminum tiga cangkir kopi setiap hari. Sepertinya diet anti-antiflamasi adalah diet yang akan memiliki banyak pengikut karena bermalas-malas pada akhir pekan dan juga minum kopi sebanyak mungkin adalah impian banyak orang.

 Daging merah steak

Hasil penelitian baru mengklaim bahwa diet anti-inflamasi meliputi makanan coklat, minuman anggur merah dan juga bir, kunci untuk bisa hidup lebih lama dan panjang. Para peneliti dari Universitas Warswa of Life Sciences Polandia telah melakukan penelitian terhadap 70.000 pria dan wanita gaya hidyp mereka secara teliti selama periode penelitian 16 tahun.

Red wine dan coklat

Hasil penelitian yang dipublikasikan melalui Journal of Iternal Medicine, membandingkan tingkat kematian di antara penganut diet anti-inflamasi dengan mereka yang tidak melakukan diet anti-inflamasi. Tim peneliti menyimpulkan bahwa pengikut diet anti-inflamasi yang secara teratur mengkonsumsi makanan dan buah-buahan, sayuran, teh, kacang, cokelat, angur merah atau wine merah dan juga bir dalam jumlah sedang tidak berlebihan, memiliki 18% resiko kematian yang lebih rendah dari sebab apapun dan dari yang bukan penganut diet anti-inflamasi.

Selain itu penganut diet anti-inflamasi memiliki resiko 20% lebih rendah dari kematian kardiovaskular dan 13% dari resiko kematian yang disebabkan oleh kanker. Begitu juga bagi orang yang merokok tetapi pengikut diet anti-inflamasi juga tercatat memiliki resiko kematian dini yang lebih rendah dibandingkan perokok biasa.

Diet anti-inflamasi bermanfaat bagi orang menderita berbagai kondisi kesehatan bahwa “Akar penyakit yang paling terkait dengan gaya hidup termasuk radang sendi, demensia, dan beberapa penyakit kanker serta penyakit kardiovaskular” diet anti-inflamasi mengurangi peradangan merupakan diet terbaik. Dark cokelat merupakan salah satu sumber yang kaya akan magnesium, seng dan mineral penting lainnya, dan wine merah merupakan sumber resveratrol fitonutrien.

Begitu juga daging merah banyak ahli kesehatan gizi mengutuknya, padahal daging merah merupakan makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi dan telah meningkat secara eksponensial. Tetapi perlu untuk semua orang sebelum melakukan diet melakukan konsultasi ke dokter karena, tidak semua diet cocok dengan tubuh kita. Bahwa paling penting adalah diet anti-inflamasi juga tidak langsung cocok untuk semua orang. Karena semua orang memiliki gaya hidup yang unik dan beda-beda.

Banyak faktor yang harus diperhitungkan sebelum memilih untuk mengikuti salah satu diet. Tingkat lama tidur, tingkat aktivitas kita masing-masing, genetika dan juga tipe-tipe pekerjaan kita masing-masing yang menjadi faktor penting serta ada faktor-faktor lain yang akan bisa mempengaruhi kesehatan kita masing-masing.

Diet tertentu saja hanya merupakan salah satu komponen yang menyumbang komponen yang paling besar untuk kesehatan kita, dan umur panjang yang baik, tetapi hanya fokus pada makanan yang baik dan makanan yang buruk saja, juga tidak akan membantu banyak. Awal tahun 2018 sebuah penelitian yang dipresentasikan di European of Cardiology mengklaim bahwa memakan hingga tiga batang dark cokelat setiap bulan akan mendapatkan secara drastis mengurangi resiko kita dari mengalami gagal jantung di kemudian hari.

Yang paling penting dari semua diet adalah kita harus menyelaraskan kehidupan kita, dari mulai pekerjaan, aktifitas dan juga istirahat kita, dan akan sangat lebih baik lagi didukung dengan diet yang benar dan tepat dengan kegiatan kita, gaya hidup kita dan juga genetik kita.

@nilea

Leave a Comment