Membentang Indah, Ini Bukan di Ubud Tapi Banyuwangi Lho

 

Buat kamu yang pernah vakansi ke Ubud pasti terbelalak dengan salah satu pesonanya yakni pemandangan sawah hijau dengan terasering yang memikat ditambah kesejukan udara pedesaan yang masih alami. Maka tak heran jika Ubud masih menjadi primadona para turis lokal dan mancanegara untuk menjadi tempat kontemplasi diri.

Tapi perlu diketahui nih Travelers, keindahan seperti itu bisa kamu nikmati juga lho di Banyuwangi. Namanya Desa Segobang, secara administratif masuk wilayah Licin, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Banyak yang bilang desa Segobang sebagai Ubudnya Banyuwangi.

Kenapa Desa Segobang disebut Ubudnya Bali?

Memang namanya belum se-tenar Ubud, tapi pesonanya juga nggak kalah keren. Segobang merupakan pedesaan yang menjadi kawasan pertanian dengan kontur tanah perbukitan. Bisa dibayangkan dong pemandangan apa yang akan terlihat?

Karena suburnya tanah di sini seperti yang dimiliki Ubud, hamparan hijau sawah terasering pun akan tersaji dengan apik, harus diakui bahwa sawah terasering mempunyai keindahan yang berbeda dari sawah biasanya.

Mata kita akan  dimanjakan oleh panorama yang menakjubkan lekukan teras sawah-sawah di lereng bukit. Selain itu, bila padi mulai menguning, panorama yang disajikan akan kaya warna  dengan gradasi kuning dan hijau.

Belum lagi karena letaknya di daerah lereng Pegunugan Ijen dan dekat dengan daerah Hutan Hujan Tropis, sudah pasti udara sejuk dan segar akan menggigit kulitmu.

Beruntung sekali Desa Segobang, karena selain diberkahi tanah yang subur, desa ini juga berpotensi menjadi kawasan wisata alam favorit di Banyuwangi. Karena  Selain deretan terasering indah, saat berada di Segobang kamu juga bisa mengeksplor aneka spot wisata lainnya seperti tebing, sungai dan air terjun.

Jadi menurutmu, apakah desa Segobang bisa disamakan dengan Ubudnya Bali? jangan ragu untuk berbagi pandanganmu di kolom komentar ya.

sumber foto: instagram @potretbanyuwangi

Artikel lainnya:

1. Mengeksplorasi Ubud Dalam 3 Hari

2. Terhipnotis Fenomena Blue Fire Kawah Ijen

3. Gunung Rinjani, Surga Kecil Singgasana Dewi Anjani


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply