Menengok Ritual Ziarah di Parangkusumo Yogyakarta

Parangkusumo adalah salah satu wilayah sakral dalam sejarah Keraton Yogyakarta, yaitu tempat bertemunya Panembahan Senopati (Raja Mataram pertama) dengan Ratu Kidul penguasa kerajaan laut di pantai selatan Pulau Jawa.

Di tempat ini terdapat 3 Batu Cepuri. Sepasang batu keramat adalah tempat munajab atau pertapaan Panembahan Senopati, dan tempat duduk Ratu Kidul. Di sekeliling kedua batu ini dibangun tembok berukuran 10 x 12 meter, dijaga oleh abdi dalem keraton secara bergantian setiap hari. Sedangkan satu batu besar lain berada di utara tempat ini diyakini sebagai tempat bersemayam bala tentara Ratu Kidul, sekelilingnya juga dipagari tembok.

Tata Cara Ziarah

Peziarah datang ke regol pintu gapura, memukul kentongan untuk memanggil abdi dalem yang bertugas jaga. Abdi dalem mengantar peziarah memasuki lokasi Batu Cepuri, lalu sebagai juru bicara mendoakan hajat pezirah di depan Batu Cepuri.

Menurut keyakinan masyarakat setempat, jika berdoa di depan batu ini maka hajatnya akn dikabulkan Tuhan. Seperti halnya dahulu ketika Panembahan Senopati bertapa di tempat ini, meminta kepada Tuhan agar bisa menjadi raja di tanah Jawa. Keberhasilan Panembahan Senopati menjadi raja Mataram diyakini karena barokahnya tempat ini untuk berdoa.

Saat berdoa, jangan lupa membawa sesaji berupa kembang telon atau kembang tujuh rupa. Di gapura masuk tempat ini banyak penjual kembang untuk keperluasn ziarah.

Puncak kunjungan ke Parangkusumo biasanya berlangsung pada bulan syura atau tahun baru Islam 1 Muharam. Ribuan peziarah datang ke sana. Mereka yang doanya terkabul, mengadakan syukuran dengan cara labuhan atau sedekah laut berupa aneka kembang, makanan dan buah-buahan. Ada juga yang memotong kepala sapi atau kerbau lalu dilarung ke pantai Parangkusumo yang berjarak 200 meter dari Batu Cepuri.

Di akhir bulan Rajab penanggalan Jawa, sekitar Juni-Juli diadakan acara tahunan Merti Desa Sedekah laut, yang dilangsungkan Keraton Yogyakarta dan Desa Kretek Parangkusumo, Parangtritis. Acara ini sebagai wujud rasa syukur atau terima kasih atas rezeki selama satu tahun. Acara ini telah menjadi kalender wisata tahunan Kabupaten Bantul.

Lokasi Parangkusumo

Pantai Parangkusumo bisa dicapai 45 menit berkendara dari Bandara Adisucipto, Yogyakarta melalui Jalan Solo, ke arah barat hingga perempatan Janti, Jalan Ringroad SElatan hingga perempatan Jalan Parangtritis, belok kiri.

Jalan terus sepanjang 30 kilometer hingga tiba di TPR Parangtritis, sekitar 100 meter pertigaan Parangkusumo atau Hotel Gandung, belok kanan tibalah di Batu Cepuri.** (ade/sumber: Gagas Ulung, Wisata Ziarah, 2013)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply