Menyapa Rusa di Cariu Bogor

Wahana Wisata Penangkaran Rusa Cariu di Bogor, Jawa Barat jadi berita kemarin saat jembatan kayu yang terdapat di sana roboh pada libur tahun baru 2018 lalu. Peristiwa itu melukai puluhan orang yang sedang berada di atas jembatan. Saat liburan kemarin tempat ini memang sangat ramai dikunjungi orang. Tampaknya, jembatan di sana tak sanggup menampung ledakan pengunjung. Memangnya, apa sih istimewanya tempat wisata Cariu?

Wahana wisata Cariu menawarkan pengunjungnya berakrab-akrab dengan rusa. Luas kawasan ini 7 hektar, yang terbagi atas 5 hektar untuk penangkaran dan 2 hektar untuk arena rumput. dari pintu gerbang kita sudah ditantang untuk meniti jembatan kayu yang membentang 45 meter di atas sungai Cibeet yang penuh bebatuan besar.

Setelah sampai di seberang, kita disambut keteduhan kebun karet melewati persawahan. Setelah berjalan sekitar 200 meter, sampailah kita di gerbang berpagar kawat tinggi yang dikelilingi pohon pinus, jati, waru, petai, dan cangkuang, sejenis pandan yang daunnya untuk tikar. Tampak para rusa sedang bersantai sedang bersantai di arena berumput di balik pagar.

Selanjutnya, kita memasuki penangkaran lewat 25 meter jembatan kayu beratap dengan tangga sampai di arena rumput. Para rusa tampaknya sudah akrab dengan manusia. Mereka langsung menghampiri, apalagi kalau kita membawa makanan. Makanan utama mereka rumput. Saat musim kemarau, makanannya ditambah daun mangga dan kaliandra, serta dedak dan air. Mereka juga suka ubi jalar dan kacang. Pengunjung bisa membawa makanan sendiri atau membeli pada petugas di sana.

Jalan ke Cariu

Wahana Wisata Penangkaran Rusa Cariu mudah dicapai. Dengan mobil pribadi, 20 km ke arah Jonggol setelah pintu keluar pintu tol Cibubur. Bila berkendaraan umum, dari terminal Baranangsiang Bogor kita naik bus 3/4 rute Bogor-Jonggol dengan tarif Rp 9 ribu, turun di Pasar Baru. Dari sana naik bus jurusan Pasir Tanjung dengan tarif Rp 7 ribu dan turun di Serna. Selanjutnya naik ojek dengan ongkos Rp 5-10 ribu.

Dari Jakarta, kita bisa naik bus dari terminal-terminal yang menyediakan bus jurusan Cileungsi (Blok M, Pulogadung, Tanjungpriuk, Kampung Rambutan). KIta turun di perempatan Cileungsi dan melanjutkan perjalanan colt mini atau bus jurusan Cianjur. Kita bisa turun langsung di depan Wahana Wisata Penangkaran Rusa Cariu di Gunung Batu atau Panunggakan.

Rusa bisa disapa tiap hari pukul 8 pagi sampai jam 5 sore. Bisa pula berkemah. Harap diingat, semua peralatan bawa sendiri, dan boleh menyalakan api unggun. Puas menyapa rusa, bila belum penat, bisa jalan ke air terjun mini sekitar 500 meter dari penangkaran, melewati kebun kopi, rambutan, dan lada dengan jalan yang agak mendaki.** (ade/sumber: Intisari, Mei 2007)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply