Nasi Kuning Saroja, Kuliner Khas Manado yang Melegendaris

Untuk traveler apabila berkunjung ke Manado, wajib untuk mencicipi makanan legendarisnya yaitu Nasi Kuning Saroja, warung nasi kuning Saroja yang telah akrab dengan kehidupan warga kota Manado ini dapat traveler temukan di Jln. Diponegoro no. 9, Kota Manado.

Warung sederhana yang cukup luas dengan menu nasi kuning di tambah dengan irisan ikan cakalang, daging sapi berkuah plus kentang, gorengan kentang, bawang goreng dan sambal yang pedas, ini yang membedakan nasi kuning pada umumnya.

Yang paling spesial dari nasi kuning Saroja atau nasi kuning Manado pada umumnya adalah rasa ikan cakalangnya. Rasa ikan cakalang berpadu dengan nasi kuning yang pulen dan hangat membuat nasi kuning Saroja ini makin memantapkan cita rasa nasi kuning Saroja.

Untuk traveler yang tidak suka dengan rasa amis ikan, ada juga pelengkap lainnya yaitu daging rendang sapi, rasa bumbunya semacam dari timur tengah, penuh rempah-rempah menggugah selera. Kalau biasanya nasi kuning ditemani telur dadar iris, di sini menggunakan telur rebus utuh.

Apabila traveler masih merasa belum puas dengan makan di tempat, traveler juga bisa membungkus nasi kuning Saroja untuk dibawa pulang. Salah satu keunikan nasi kuning Saroja adalah daun pembungkusnya menggunakan daun woka, daun sejenis janur kelapa muda. Rahasianya sebelum dibungkus, nasi kuning Saroja di dinginkan terlebih dahulu agar nasi semakin pulen dan  tidak membuat bau.

Warung nasi kuning Saroja sudah berdiri sejak tahun 70-an, didirikan oleh pasangan suami istri Abubakar dan Salma Simen. Saroja sendiri merupakan singkatan dari anak Hj Salma, Saidah, Rafiah dan jafar. Agar jadi bagus diberi nama ‘Saroja’ karena kecintaan pak Abubakar atas lagu berjurul Saroja

Untuk traveler wajib hukumnya istilah anak melenia untuk datang dan mencoba serta menikmati Nasi Kuning Saroja, untuk mendapatkan pengalaman kenikmatan makanan lokal Manado yang melengedaris. (editor:eric)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply