Perusahaan asal kota Malang membuat karya seni miniatur dari limbah plastik dan mendunia



 

Museum Hot Bottles Malang

“Hot Bottles”: merupakan perusahaan asal kota Malang yang memproduksi miniatur motor maupun miniatur mobil dari pengolahan botol-botol bekas, di gawangi oleh foundernya “Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto”. Hot bottles sanggup memproduksi miniatur moge dan juga mobil, sehari sebanyak 100 unit. Warna keemasan dan tembaga mendominasi hasil produksi miniatur moge, superhero, robot-robot dari Hot Bottles.

Bangkit dari kebangkrutan bisnis sebelumnya, Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto memfokuskan diri untuk memproduksi miniatur kendaraan transportasi dan robot-robot pada tahun 2015, yang akhirnya membuahkan hasil sukses dari kreativitas, dan hasil kreasinya.  Team dari Hot Bottle hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk memproduksi satu item miniatur. Hasil karya dari Hot Bottle banyak dipasarkan kepasar luar negeri yaitu ke Kanada, Rusia dan Autralian.

Produk seni minitur, produksi dari Hot Bottle dijual kisaran harga Rp.50.000,- untuk setiap item hasil karya seni miniatur. Saat ini Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto membuka “Museum Hot Bottles”, yang merupakan museum recycle pertama kali di dunia, sesuai klaim dari Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto.

Atas kesuksesan bisnis yang digelutinya kini Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto berhasil membeli saham salah satu hotel di Malang 50% saham. Dan untuk mendukung pengurangan limbah plastik Mohammad Taufiq Shaleh Saguanto sering mengadakan loka karya, baik untuk umum ataupun ke sekolah-sekolah, juga guna menginspirasi banyak orang agar ingin dan mau menjadi pengusaha yang memanfaatkan sampah plastik.

Untuk jadi pengusaha sukses ternyata tidak harus bermodalkan puluhan juta ataupun ratusan juta, contohnya adalah Hot Bottle hanya memerlukan Rp.100.000,-. Yang paling dibutuhkan dari pengolahan limbah plastik adalah kreatifitas dan fokus untuk bisa menggapai sukses dan jangan mudah menyerah.

@nilea

 

Leave a Comment