Pesona Menganti, Pantai Yang Eksotis Di Kebumen

Kebumen, salah satu Kota di Jawa Tengah yang terkenal dengan bahasa ngapaknya. Ya, jika bertandang kemari pastinya mendengar "Inyong" panggilan untuk saya di Kebumen. Kaya sekali bangsa kita, setiap daerah hampir memiliki bahasa tersendiri. Hmm, kali ini saya ingin bercerita bukan perihal bahasa ngapak, namun wisatanya yang mempesona.

Pantai yang konon dari cerita warga, alkisah seorang Raja yang tidak direstui hubungannya oleh sang orang tua, kemudian Raja tersebut meninggalkan rumah dan menemui kekasihnya ditepi Samudera, namun kekasihnya tak kunjung datang. Setiap hari Sang Raja menanti dan menanti, dan lahirlah Pantai Menganti. Begitulah mitosnya.

Perjalanan menuju Menganti menggunakan mobil pick up, atau bak terbuka yang memiliki 3 baris kursi. Sayup sayup hembusan angin meniup dedaunan, dan kalian akan merasakan kantuk yang berat. Namun, perjalanan yang naik turun jadi tidak terasa lama. Menganti pun terlihat, pantai ini memiliki banyak spot menarik. Cuaca tidak terlalu panas dan dingin, namun semuanya tertolong dengan birunya pantai.

Pesona Lembah Menguneng

Yang paling membahagiakan; pertama bisa menapakkan kaki di Lembah Menguneng. Kedua, disini juga disediakan gubuk-gubuk untuk berteduh dari terik matahari. Dari Tanjung Karangbata juga terlihat pantai lainnya seperti Pantai Karangbata dan pantai Peacron disebelah Timur. Jika musim penghujan tiba, tebing-tebing sebelah Barat Pantai Menganti dihiasi empat air terjun yang mengucur dari ketinggian lebih dari 30 meter.

Perbukitan yang menghijau menambah indah pantai tersebut. Pantai Menganti termasuk satu-satunya pantai berpasir putih di Jawa Tengah. Deburan ombak Pantai Menganti bisa digunakan untuk bermain surfing. Oleh sebab itu, Lembah Menguneng yang ada di Pantai Menganti bisa diibaratkan seperti di Uluwatu Bali karena memiliki bukit hijau yang menarik. Lekukan lembah Menguneng dihiasi dengan hijaunya warna rerumputan.

Bermain di Jembatan Merah Gebyuran 

Rupanya di Menganti pun terdapat jembatan Merah yang akrab disebut Jembatan Gebyuran. Jembatan tersebut menghubungkan daratan dan batu karang besar, sebagian wisatawan menggunakannya untuk tempat berswafoto.  Diatas jembatan, ketika sore tiba kalian bisa menyaksikan senja. Jembatan yang didominasi dengan warna merah tersebut berbau romantis bagi mereka yang datang bawa pasangan, pastinya.

Pantai yang berada di Karangduwur, Ayah, Kabupaten Kebumen tersebut bisa diakses menggunakan motor atau mobil. Dengan tarifnya yang lumayan murah hanya dengan 10 ribu per orang, kalian bisa berswafoto sepuasnya dan berbagi di sosial media.

@inay


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply