Pesona Pulau Gili Iyang, Pulau Oksigen Tertinggi Kedua di Dunia

Menjelajah adalah naluri dasar manusia dan hasrat untuk berpetualang itu kodrat duniawi. Bersyukurlah tinggal di tanah Indonesia yang kaya dan menawarkan pesona yang beragam. Sebagai Negara kepulauan terbesar yang dikaruniai 17.000 pulau dan dibingkai garis pesisir sepanjang 54.000 kilometer. Indonesia memang banyak menawarkan banyak opsi destinasi yang wajib dikunjungi, salah satunya Pulau Madura.

Eksotika pantai-pantai di pesisir selatan Pulau Madura memang tak dapat dipungkiri lagi. Garis pantai yang panjang membentang dengan pasir berwarna putih, kerap kali menjadi sebuah magnet bagi para pejalan Indonesia yang berkunjung. Bukan hanya itu, pulau-pulau kecil juga mempunyai daya tarik tersendiri, salah satunya Pulau Gili Iyang yang terletak di Sumenep. Bisa dijangkau dengan menggunakan perahu dari pelabuhan Dungkek.

Sangat disayangkan, banyak orang yang masih mengenal Madura hanya dari sisi megahnya Jembatan Suramadu, kemudian lezatnya Bebek Sinjay, dan Pulau Gili Labak yang eksotis. Padahal di Madura masih terdapat Pulau Gili Iyang yang terkenal dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Jordania. Dan siapa sangka pulau kecil yang memikat hati wisatawan ini memiliki beberapa potensi keindahan, antara lain;

Batu Cangga yang Memesona

Di Batu Cangga dalam artian tiang yang besar, akses menuju pantainya bisa menggunakan odong-odong, namun untuk turun menuju Batu Cangga dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat juga, karena harus melewati tangga lumayan tinggi dan menegangkan. Untuk anak kecil atau yang meng memiliki berat badan berlebihan sebaiknya urungkan demi keselamatan. Tebing yang memiliki jarak 20 meter dari permukaan air ini sungguh licin, lebih baik jangan didatangi ketika musim hujan tiba.

Pesona Gua Mahakarya

Siapa sangka, pulau yang kecil ini memiliki gua yang memesona. Ya, Gua Mahakarya. Gua yang dulunya dihuni babi-babi di sekitar, maka dari itu kadang disebut Gua Celeng (babi). Hanya berjalan menggunakan dorkas atau odong-odong dalam waktu tidak 20 menit dari Batu Cangga, kalian akan tertegun dengan keindahan Gua Mahakarya yang masih terkenal alami, karena stalaktit dan stalakmitnya masih hidup. Jadi sangat disayangkan jika gua yang masih alami ini disia-siakan apalagi masih ada vandalism di dinding-dinding gua. Terdapat guide lokal yang ramah akan mengantarkan untuk telusur gua.

Terdapat Pantai Ropet yang Indah

Pantai ini memiliki spot yang mudah dijangkau tetap menggunakan motor atau bisa juga dengan odong-odong. Salah satu pantai yang memiliki suhu udara cukup panas, jadi jam berkunjung lebih baik pada pagi hari ketika matahari terbit.  Pantai Ropet memiliki keindahan bahari dengan airnya yang jernih, dan terdapat banyak karang yang mengelilingi. Lebih mengasyikkan jika menikmatinya sembari menyantap bekal sarapan di pondok-pondok bambu yang dibangun warga sekitar.  Siapa sangka di sini juga terdapat fosil ikan paus yang ditemukan pada tahun 2010.

Ketiga potensi alam di atas bisa dinikmati dengan harga seikhlasnya dengan memberikan tips pada guide lokal, sangat disayangkan jika tidak merasakan bermalam di sini, karena kadar oksigen lebih terasa pada malam hari. Pulau yang minim listrik ini juga terkenal akan warganya yang ramah. Jadi, daripada penasaran, yuk berkunjung ke Gili Iyang!

@inay

 


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply