Serunya Backpacker-an ke Pulau Tidung



Ya! Backpacker-an nggak harus pergi melancong jauh ke luar kota, luar pulau atau bahkan luar negeri. Backpacker-an juga bisa dilakukan ke tempat yang dekat di sekitar kota. Misalnya, ke Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Banyak pilihan pulau bisa disambangi ala backpacker. Salah satunya Pulau Tidung.

Saat backpacer-an cukuplah membawa satu ransel besar yang isinya baju ganti, peralatan mandi, sun block, dan makanan ringan. Bahkan alat komunikasi seperti handphone enaknya sih ditinggal di rumah. Tapi karena mungkin kamera di handphone akan dibutuhkan, sebaiknya dibawa juga. Kecuali Anda punya kamera DSLR.

Untuk ke Pulau Tidung ada dua rute. Pertama, berangkat ke pelabuhan Muara Angke dengan angkutan umum. Dari situ mencari kapal nelayan atau ojek kapal yang mengangkut penumpang ke pulau, terutama yang sampai ke Pulau Tidung.

Selain ojek kapal ini, ada cara kedua ke sana, yaitu naik kapal feri kecil dari Marina Ancol. Namun karena niatnya backpacker, pilihan terbaik naik ojek kapal. Murah meriah.Sekitar Rp 50 ribu sekali jalan.

Perjalanannya memakan waktu yang cukup lama. Sekitar 3 jam. Namun nikmati saja. Cobalah naik ke atas dek, menikmati laut lepas, sambil bernyanyi-nyanyi.

Wisata Alam

Penduduk Pulau Tidung mayoritas muslim. Pengunjung cewek sebisa mungkin nggak memakai bikini atau pakaian super pendek dan seksi. Hal itu untuk menjaga kesopanan dan kenyamanan saja.
.
Di sana tersedia tempat penginapan di rumah penduduk yang bias dipesan sebelumnya. Boleh juga ke tempat penyewaan sepeda. Anda bisa mengenali pulau dengan berkeliling. Enggak sampai dua puluh menit mereka sudah kembali ke titik poin berangkat sepedaan.

Lompat dari Jembatan Cinta

Pulau Tidung punya Jembatan Cinta. Sebutan untuk jembatan yang menghubungkan pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil. Tingginya tujuh meter dari permukaan laut. Ada semacam tradisi buat pendatang di pulau Tidung untuk melompat dari jembatan itu tanpa alat pengaman. Buat yang mau tes adrenalin pas banget, tuh! Seru, sensasinya menegangkan dan bikin ketagihan.

Puas bermain di pantai dan Jembatan Cinta, perut mulai terasa lapar. Silakan mencoba makanan ala Tidung, yaitu seafood. Segala macam ikan dan teman-temannya tersedia. Rasanya dijamin enak. Ikan-ikannya masih segar karena belum lama ditangkap dari laut. Tanpa banyak bumbu pun sudah berasa banget lezatnya. Setelah semua kegiatan wisata jangan lupa belanja. Banyak pilihan toko-toko souvenir.***

TOUR GUIDE

Liburan ke pulau dengan modal nekat boleh-boleh saja, asal:
- Bawa uang cukup. Enggak mau terlantar di pulau, kan? Paling enggak Anda bisa mendapat penginapan dan makan yang paling murah tapi nyaman dan enak. Tips: bawa uang kecil atau receh, soalnya mereka belum tentu punya kembalian untuk uang nominal besar.
- Baca referensi wisata. Setidaknya Anda sudah punya rencana dan persiapan mau ngapain saja saat liburan di tempat yang Anda kunjungi dan bukan kebingungan atau malah bengong.
- Pilih wardrobe yang tepat. Mengetahui keadaan dan tradisi masyarakat di pulau = penting! Jadi Anda enggak bakal saltum dan malu-maluin. Enggak banget kan, kalau Anda sudah pakai bikini tiba-tiba dikasih baju sama penduduk sekitar biar menutupi aurat. 
- Bawa vitamin dan obat-obatan. Selain sunblock saat main di pantai, salep anti nyamuk juga penting biar Anda terhindar dari gigitan serangga.

Budget minimal buat liburan ke Pulau Tidung:
- ojek kapal dari Muara Angke ke Pulau Tidung Rp 50.000,- per orang sekali jalan.
- penginapan di rumah penduduk Rp 500.000,- per orang selama tiga hari malam (sudah ada fasilitas kamar, kamar mandi, dan makan 2-3 kali sehari).** (ade/berbagai sumber)

Leave a Comment