Sidemen Surga Kecil di Lembah Bali



Foto Sidemen Bali

Sidemen merupakan sebuah surga kecil di Bali dan berupa lembah yang sangat mempesona, tidak hanya menawarkan pemandangan perbukitan dan teras iring persawahan, tetapi juga merupakan terasnya Gunung Agung. Apabila kita menginap di Sidemen, kita akan terhubung dengan kehidupan desa yang masih tradisional dan menikmati kehidupan yang jauh dari keramaian kawasan turis area yang sibuk seperti di tempat wisata Bali lainnya.

Sidemen bisa kita tempuh kurang lebih 90 menit dari arah Kuta, ke arah Timur menuju Candi Dasa. Berada di belakang bukit dekat Candi Dasa ada sebuah lembah yang terdiri dari beberapa desa kecil, dengan sebagian besar merupakan bangunan akomodasi untuk turis dan restoran di sekitar desa Tabola. Di Sidemen kita bisa menikmati udara yang sejuk, seperti Ubud tempo dulu, masih belum banyak kendaraan bermotor lalu lalang seperti di Ubud, serta menawarkan paling ideal untuk trekking. Para wisatawan bisa menikmati trekking dimanapun di kawasan Sidemen. Suhu udara akan benar-benar dingin saat malam hari, jadi apabila ingin menginap pastikan untuk memilih hotel atau penginapan yang menyediakan selimut yang cukup tebal sehingga membuat nyaman disaat istirahat tidur.

Foto Lembah Sidemen Bali

Sidemen merupakan desa yang masih tradisional dan mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Hindu. Penduduk setempat sangat ramah, tapi akan sedikit sibuk disaat musim liburan turis. Untuk menginap di Sidemen, direkomendasikan agar memakai baju yang sopan, pada saat berjalan-jalan menjelajah desa-desa area Sidemen. Diusahakan untuk memakai pakaian yang menutup bahu dan bawahan dibawah lutut. Sebagian kecil penduduk Sidemen adalah Muslim, terdapat masjid di desa di antara villa-villa. Turis mancanegara yang pertama kali menemukan Sidemen yaitu pelukis dari Jerman bernama Walter Spies tahun 1930, yang pada akhirnya memutuskan pindah dari Ubud ke Sidemen, pada jaman itu semua orang bertanya-tanya kenapa Walter Spies memutuskan pindah ke Sidemen?

Sidemen merupakan Surga kecil yang jauh dari hiruk pikuk para turis yang lalu lalang, pedesaan yang sangat nyaman, enak buat berjalan kaki mejelajah sawah-sawah yang masih hijau, dikelilingi perbukitan, sungai dan anak-anak sungai yang airnya masih jernih sekali serta bisa dengan mudah menemukan restoran-restoran yang menawarkan kopi dan kue-kue yang menghangatkan badan. Persawahan selalu hijau dengan tanaman padi yang hanya ditanam sekali dalam setahun dengan jenis padi yang sama. Selain itu petani menanam tanaman palawija sebagai selingan setelah panen padi, kedelai, kacang tanah, jagung, singkong dan juga cabai. Di antara tanaman hijau ada tanaman bunga dengan warna kuning yang dominan sehingga mempersembahkan warna yang indah di antara hamparan warna hijau. Di lereng bukit-bukit petani menanam salak, coklat, kopi dan juga cengkeh. Ungkapan yang sempurna untuk sebuah surga kecil di lembah yang dikelilingi perbukitan dan merupakan terasnya Gunung Agung.

Banyak Pura tersebar di sawah-sawah telihat seperti bebatuan besar, serta banyak bebatuan besar tersebar dari sisa-sisa Gunung Agung meletus pada masa lalu. Terdapat bukit yang menawarkan pemandangan yang luar biasa indahnya dari atas bukit, yaitu di sebuah pura di Banjar Sangka Gunung bernama Pura Bukit Tegeh. Untuk mencapai Pura butuh berjalan kaki melewati jalanan yang menanjak dan curam. Saat melihat ke bawah akan menemukan pemandangan Sungai Unda yang berliku melalui lembah dan membentuk bagian dari subak Bali, seperti melintasi pulau.

Sangat mudah untuk wisatawan bisa menjelajah sendiri, masuk ke desa-desa atau menjelajah di antara pematang sawah, serta perbukitan yang ada di sekitar lembah dengan menikmati sejuknya air sungai yang masih bersih untuk sekedar mencuci muka atau berlama-lama main air di Sungai. Untuk menggunakan tour guide lokal kita harus membayar dengan tarif Rp60.000 per jam bisa sampai dengan empat orang.

Foto Pembuat Endek Bali

Sidemen bagi orang Bali merupakan daerah penting penghasil tenun asli Bali, yang disebut Endek atau Songket. Proses pembuatan Endek dan Songket lumayan cukup rumit dan memakan waktu lama karena masih menggunakan alat-alat manual serta dikerjakan dengan tangan. Untuk satu kain dibutuhkan waktu menenun beberapa bulan. Kain Songket dipakai khusus untuk upacara perkawinan dan upacara tertentu ada yang menggunakan benang emas dan perak bersamaan serta dipadu dengan benang kapas yang diwarnai melalui proses pencelupan alami. Sidemen juga memproduksi Songket dari bahan sutra. Karena harga yang sangat mahal untuk satu songket, banyak orang Bali menyewa untuk keperluan upacara adat.

Foto Sadus Sidemen Bali

Di Sidemen juga ada tempat oleh-oleh yang memproduksi buku tradisional Bali yang dibuat dari lontar dan bamboo. Cara menulisnya yaitu dengan alat tajam, yang kemudian digosok dengan minyak kelapa atau kemiri untuk memunculkan goresan agar telihat untuk dibaca. Buku-buku ini secara tradisional dahulu merupakan tempat menyimpan teks-teks Hindu Suci yang ditulis dalam Bahasa Sansekerta yang disimpan di Pura Pura.

Sidemen juga merupakan daerah yang terkenal akan produksi arak Balinya. Untuk bisa melihat produksi arak Bali, wisatawan membutuhkan orang lokal yang tahu seluk beluk produksi arak di Sidemen. Tempat ini juga terkenal akan produksi untuk tegel lantai bermotif yang terkenal yaitu pabrik Sarus Tiles. Tegel dari Sarus Tiles banyak digunakan di hotel, villa dan resort di Bali.

Kita juga bisa berkunjung ke desa Budaya, Desa Sukahet Sari Bali yang berjarak kurang lebih enam kilometer dari Sidemen, yang menawarkan lokakarya dan tur budaya setengah hari, untuk kelas memasak, membajak sawah dan menaiki bajak di belakang sapi, menyenangkan buat aktifitas keluarga juga anak-anak. Harga untuk paket membajak sawah atau memasak mulai dari Rp550.000 per orang sudah termasuk makan siang.

Lokasi

Untuk memudahkan perjalanan menuju ke lokasi bisa di tempuh dengan menyewa motor, kendaraan roda empat atau menggunakan order online dari beberapa online yang ada saat ini. Bagi yang membutuhkan penginapan banyak pilihan harga dan juga pemandangan yang menawan.

Sideman merupakan salah satu surga kecil di Bali untuk menyepi sesaat dari hiruk pikuk ramainya kota dan sibuknya pekerjaan, serta untuk detoksifikasi udara dan pikiran yang adem, damai serasa menyatu dengan bumi. Sidemen tempat yang sangat rekomendasi untuk kita sejenak menikmati alam dengan fasilitas turis Internasional bintang 5 dan suasana desa yang masih sangat tradisional.

@nilea

Leave a Comment