Sisi Lain Keramahan Pantai Kuta



Siapa yang tidak mengenal Pantai Kuta, awal tahun 1970 pantai ini mulai merebut hati para wisatawan. Pantai yang kerap dijuluku "sunset beach ini adalah tempat paling pas untuk menikmati terbenamnya sang Mentari. Berlawanan dengan Pantai Sanur yang sangat cocok untuk menikmati matahari terbit setiap harinya.

Sebelum menjadi kawasan wisata, Pantai Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Pada abad ke-19, salah seorang pedagang warga Denmark, Mads Lange, datang ke Bali untuk mendirikan pusat perdagangan di Kuta. Mads Lange yang terkenal pandai bernegosiasii, merebut hati raja-raja Bali untuk bekerjasama dengan Belanda.

Salah saeorang penulis, Hugh Mahbett, juga menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas akomodasi wisata. Buku ini bertujuan untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Buku tersebut kemudian menginspirasi banyak orang untuk membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.

Pada tahun 2002 dan 2005 keramaian ditempat ini sempat terhenti karena adanya pengeboman di Kuta. Peristiwa ini menyebabkan banyak turis mancanegara menjadi korban dan walhasil banyak negara-negara yang melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia pada waktu itu. Pada serangan pertama, 12 Oktober 2002, teroris berhasil  menewaskan sebanyak 202 orang dan 209 orang lainnya cedera. Sedangkan serangan kedua terjadi pada 2005 tepat di Pantai Kuta. Industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat pada waktu itu karena kejadian ini mendapat liputan media asing.

Tapi seiring dengan waktu dan usaha yang tak henti, Pantai Kuta berhasil memulihkan nama dan kepercayaan dunia Internasional. Terbukti dengan kembali semerbaknya wisatawan yang menikmati sisi-sisi Pantai Kuta. Lokasi yang menurut tim kami cukup ramah untuk menikmati momen-momen terbenamnya matahari ini adalah tepat di belakang Discovery Beach Mall. Sisi Pantai Kuta yang satu ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Mulai dari sekedar jogging, jalan santai, sampai bermain layangan. Lokasi ini sangat ramah. Bahkan beberapa pasangan membuat lokasi ini sebagai latar foto pre-wedding mereka.

Tak sekedar kegiatan-kegiatan tadi. jejeran Cafe dan Resto juga menjadi salah satu sisi yang menarik wisatawan. Termasuk penjual-penjual  produk khas Bali yang membuat sisi Kuta yang satu ini cukup menarik. Sisi pantai Kuta yang satu ini mudah sekali dijangkau, hanya berjarak 5-10 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Terletak tepat di belakang Discovery Mall. Bahkan Mall ini menjadikan sisi pantai Kuta yang satu ini untuk menjadi bahan penarik konsumen.(Ollie)

Leave a Comment