Soto Lamongan, Soto Istimewa Khas Lamongan



Daerah Lamongan yang berada di Provinsi Jawa Timur ternyata mempunyai satu makanan yang sudah sangat terkenal kelezatannya. Makanan ini berupa soto dan biasa disebut dengan nama Soto Lamongan. Soto ini sejenis dengan soto ayam dan telah menjadi sajian khas dari Lamongan, Jawa Timur. Terdapat perbedaan antara soto ini dengan soto lainnya, baik dari segi rasa maupun penyajiannya. Soto ini tidak hanya terkenal di daerahnya sendiri, tetapi sudah terkenal hingga ke kota-kota lain di Indonesia.

Seperti sudah diketahui bahwa Soto Lamongan ini merupakan makanan tradisional yang terkenal dan menjadi salah satu ikon kuliner di Lamongan, Jawa Timur. Jika Anda pergi ke Lamongan, Anda akan menemukan makanan ini dengan sangat mudah. Di daerah tersebut sudah banyak warung yang menyediakan menu satu ini. Rasanya yang khas menjadikan soto ini menyebar ke seluruh kota di Indonesia dengan mudah. Bagi Anda yang ada di luar kota Lamongan tidak perlu jauh-jauh datang ke sana untuk menikmati soto ini. Akan tetapi jika Anda berkunjung ke Lamongan tentu akan terasa kurang lengkap bila belum merasakan cita rasa asli dari soto ini.

Lokasi Soto Lamongan

Soto Lamongan

Apabila Anda kebetulan sedang berada di Lamongan, tidak ada salahnya untuk mencicipi soto ini di tempat asalnya langsung. Anda bisa mencoba datang ke Depot Asih Jaya yang beralamat di Kompleks Pertokoan Lamongan Indah A-4, Jalan Panglima Sudirman Nomor 75. Tempat lain yang bisa Anda datangi adalah Warung Soto Cak Mardi. Warung ini terletak di sebelah timur perempatan yang mempertemukan Jalan Suwoko dan Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan. Lebih tepatnya lagi berada 50 meter sebelah selatan kantor Dinas Pendidikan Lamongan.

Keistimewaan

Soto Lamongan JAwa Timur

Soto ini memang sangat berbeda dengan soto lainnya dan terasa sangat istimewa karena beberapa hal berikut.

  1. Serbuk Kerupuk Udang

Soto Lamongan ini menyajikan sesuatu yang berbeda yaitu terletak pada kehadiran serbuk kerupuk udangnya yang sering disebut dengan koya. Serbuk koya yang dicampurkan dengan kuah akan menghasilkan rasa gurih yang khas pada soto ini. Rasanya akan sangat nikmat dan juga aromanya mampu menggugah selera para pengunjung yang datang.

Penggunaan koya ini tidak diketahui secara pasti asal-usulnya. Untuk membuat koya ini, kerupuk udang, udang, dan bawang semuanya digoreng terlebih dahulu untuk kemudian dihaluskan. Bahan tersebut dihaluskan dengan cara ditumbuk secara manual dan tidak boleh digiling karena akan menciptakan cita rasa yang berbeda. Taburan koya yang sedikit merah kecoklatan ini akan terlihat dari atas. Koya ini akan terasa sangat gurih dengan aroma udang dan bawang yang khas. Kebanyakan orang biasanya menggunakan koya satu sendok saja untuk setiap mangkuk soto. Ada juga yang menambahkannya dalam jumlah cukup banyak hingga kuah menjadi kental dan gurih.

  1. Kuahnya Yang Segar

Pada mulanya, kuah soto ini termasuk kuah bening. Percampuran dengan kuah soto Surabaya yang ditambahkan bandeng sebagai bumbu kuah menjadikan kuah ini keruh. Soto ini memang khas, rasanya segar dan enak. Tak heran jika soto ini tersedia hampir di seluruh kota di Jawa dan karena itu tepatlah jika soto ini disebut sebagai rajanya soto.

  1. Proses Pembuatan

Dalam pembuatan soto ini, prosesnya sebenarnya hampir sama dengan soto pada umumnya. Perbedaannya ada pada daging ayam yang digunakan di mana soto ini menggunakan daging ayam kampung pilihan. Oleh karena itu, rasa yang dihasilkan sangat gurih dan ayamnya terasa lebih empuk. Sedangkan untuk kuah dari soto ini dibuat dari bumbu khusus dengan aneka rempah yang membuat rasa kuahnya semakin kuat. Terlebih lagi kuahnya juga menggunakan kaldu ayam asli sebagai penyedap rasa.

Kunci kelezatan soto ini ada pada bumbu kuahnya. Ditambah lagi dengan bumbunya yang lebih lengkap dari soto lainnya. Bumbunya terdiri dari bumbu ketumbar, jinten, sere, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, merica, garam, kemiri, dan bawang goreng. Jahe dan lada yang juga serta sambal yang ditambahkan ketika akan menyantapnya semakin membuat soto ini terasa pedas.

  1. Penyajian

Untuk masalah penyajiannya, soto ini disajikan dengan nasi dan bahan tambahan. Bahan tambahan ini berupa suwiran daging ayam, irisan kol, tomat, daun bawang, mie bihun dan irisan telur ayam. Semuanya disajikan dalam satu mangkok yang kemudian disiram dengan kuah soto dan ditaburkan koya serta bawang goreng. Ada juga juga yang menambahkan bahan lain seperti ceker ayam, kulit ayam, sayap ayam dan kentang goreng sebagai pelengkap. Agar rasanya semakin nikmat, Anda bisa menambahkan sambal, jeruk nipis, dan kecap.

Rasa empuk dan gurih pada daging ayamnya disebabkan karena adanya proses perebusan. Daging ini direbus dalam bumbu kunyit, jinten, jahe, bawang merah, dan daun jeruk. Lalu kehadiran telur baik telur rebus maupun uretan telur melengkapi sajian soto ini. Perpaduan kuah yang berwarna agak kuning dengan hijaunya seledri dan daun bawang (bawang pre) membuat kombinasi warna yang menarik. Kemudian mie soon tampak berada paling bawah dalam mangkuk dan akan menjadi empuk oleh panasnya kuah. Soto ini biasanya disajikan dengan sepiring nasi putih untuk satu buah porsi nasi-soto pisah. Jika Anda memilih nasi soto (campur), nasi akan ditata pada posisi paling bawah, kemudian bahan yang lainnya diletakkan di atasnya.

Bahan penyedap lain yang ditambahkan seperti jeruk nipis mampu memberikan rasa asam. Saat Anda akan menyantapnya, campurlah terlebih dulu supaya koya, air jeruk, dan sambal (sesuai selera) menyatu dalam kuah. Jeruk nipis yang diperas akan membuat soto terasa sedikit asam. Di sisi lain perasaan ini justru membuat soto jadi lebih terasa segar, bercampur dengan minyak-minyak yang terlihat menyendiri dalam kuah. Hal ini akan menimbulkan perpaduan rasa gurihnya minyak dan segarnya jeruk.

  1. Cita Rasa

Soto Lamongan berbeda dengan soto yang lain. Soto ini satu-satunya soto yang menggunakan koya, yang membuat soto ini menjadi semakin istimewa. Makanan ini termasuk kategori soto ayam dimana menggunakan daging ayam kampung yang terlebih dahulu dimasak dengan bumbu.

Rasa dari soto ini yang  terasa gurih ditambah kuah bening dengan rasa ayam yang sangat nikmat menjadikan makanan ini istimewa. Adanya campuran serbuk koya mampu menjadikan soto ini semakin terasa kelezatannya. Sajian soto yang berisi suwiran daging ayam, daun bawang, telur, dan bahan lainnya membuat soto ini sangat kaya akan rasa.

 

Leave a Comment