Susuri Waduk Jatibarang Semarang dengan Wisata Perahu

ULINULIN.COM, SEMARANG – Berwisata di kota Semarang tak ada jemunya, aneka ragam destinasi wisata bisa dikunjungi para traveller. Bagi penyuka wisata alam, bisa dijajal salah satu wisata ini yakni wisata perahu di waduk Jatibarang Semarang.

Waduk Jatibarang yang merupakan satu kawasan obyek wisata terpadu dengan Goa Kreo - Desa Wisata Kandri, kini semakin cantik dan menawan dengan hadirnya wahana perahu wisata waduk Jatibarang. Tempat ini telah beroperasi sejak Juni 2015 lalu, dan para pengunjung waduk dan goa Kreo sudah banyak yang menikmati indahnya mengelilingi pemandangan waduk Jatibarang.

Sebanyak 11 perahu bermesin (speed boat), 6 perahu kayu serta satu jet ski, lalu lalang melayani penumpang dengan kapasitas satu perahu boat untuk empat penumpang dan satu supir. Cukup dengan tarif Rp.100 ribu untuk Paket A berkeliling keseluruh pelosok waduk, dan Paket B dibanderol Rp.60 ribu untuk separuh perjalanan Paket A.
Penumpang bisa menikmati jernihnya air saat ditengah waduk, berkeliking menyusuri tiap sudut waduk pengunjung bisa melihat sisi Selatan waduk yakni dua tebing yang indah membentang.

Selain menikmati alam waduk, para penghobi memancing bisa menggunakan jasa perahu kayu untuk memancing di tengah waduk. Harganya juga masih standar promosi sejak dilaunching wahana ini, belum ada kenaikan tarif dalam waktu lama. Penumpang perahu tak usah khawatir terkait standar keselamatan, pengelola menjamin karena para tenaga operasional sudah tersertifikasi dengan pelatihan dari SAR, BPBD Jateng serta ijin operasi dari Dishub. Para penumpang juga dilengkapi dengan pelampung serta bagi anak kecil wajib didampingi oleh orang dewasa.


Selain itu, kedepannya untuk lebih mempercantik kawasan wisata air, pengelola juga menyediakan paket wisata di kawasan Desa Wisata Kandri seperti home stay dirumah warga, berlatih cocok tanam, membuat kuliner lokal, wisata goa kreo dan dilanjut dengan perahu wisata.
Area wisata juga menyediakan fasilitas lainnya yang lebih komplit seperti pusat kuliner, pusat sovenir serta lahan parkir yang lebih luas. Bahkan untuk beberapa even yang ada traveller bisa bisa melihat wisata budaya tahunan yakni adanya larung sedekah dan prosesi Rewandha. (arso11)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply