Taman Suropati, Peneduh di Tengah Keriuhan Jakarta



Berjalan di tengah hijaunya rumput dan pepohonan, ditemani kicauan merdu burung merpati beterbangan, menenangkan pikiran yang kalut akan suasana keriuhan hiruk-pikuk Jakarta. Menemukan suasana meneduhkan seperti di Taman Suropati ini memang membantu menenangkan pikiran dan tubuh kita setelah bergelut dengan kepenatan rutinitas sehari-hari.

 

Taman Suropati Sang Peneduh

Taman yang terletak di pertemuan Jl. Teuku Umar, Jl. Diponegoro dan Jl. Imam Bonjol ini menjadi salah satu tempat pelepas kepenatan dan peneduh bagi warga sekitar maupun pelancong yang ingin sedikit merasakan keteduhan di teriknya Jakarta.

 

Memiliki dua buah kolam dengan air mancur memberikan tambahan kesegaran tersendiri saat kamu duduk menikmati teduhnya siang hari atau saat melepas penat sore hari. Saat pagi hari taman ini biasa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk berolahraga, sekedar refreshing atau sekedar terapi pijat telapak kaki ringan seperti yang dilakukan oleh Ibu Mardiah. Ya, di taman ini terdapat jalur pejalan kaki yang dilengkapi bebatuan halus diatur sedemikian rupa sehingga saat kita berjalan bertelanjang kaki di atasnya, akan terasa seperti dipijat.

 

“Saya terkadang mampir untuk mencoba ini (jalur pejalan kaki berbatu halus). Lumayan, sekedar merasa dipijat ringan sebelum balik ke rumah habis olahraga,” ujar ibu berusia 50an tahun ini.

 

Beberapa murid taman kanak-kanak pun terlihat melakukan beberapa aktivitas luar ruangan seperti bermain lempar tangkap bola, terompah panjang, bahkan ada yang mengejar-ngejar burung-burung merpati di taman itu. Guru-guru pembimbing mereka mengatakan memang kegiatan olahraga di luar lingkungan sekolah ini sudah terjadwal dalam RPP mereka. Selain agar murid-murid tidak suntuk juga agar mereka mengenal lingkungan kota Jakarta yang tidak melulu penuh kemacetan dan hawa panas.

 

Taman yang dihiasi patung-patung perupa dari ASEAN ini menjadi semacam peneduh bagi masyarakat sekitar maupun yang sekedar lewat dan beristirahat di sana.  Cobalah berkeliling taman sambil dinaungi rimbun pepohonan. Baik berlari atau berjalan santai, suasana hijau sangat terasa dalam kawasan itu. Masuk ke dalam taman, kamu dapat berjalan menyusuri bagian tengah yang dihiasi pepohonan rimbun dan petakan bunga-bunga pembelah taman. Tepat di tengah taman kamu dapat menemukan sebuah halaman yang sering digunakan untuk masyarakt bercengkrama sambil duduk-duduk di pinggirannya atau melakukan aktivitas fisik ringan.

 

Pada kedua sisi taman inilah tersedia masing-masing sebuah kolam yang dihiasi air mancur. Di sekitarannya kamu dapat duduk menikmati segarnya udara taman sambil memandi air mancur yang seakan memberi kesegaran tambahan bagi pikiranmu. Namun sayang, saat kami datang ke sana, hanya 1 air mancur saja yang sedang dinyalakan.

 

Di dalam taman juga terdapat 4 buah kandang merpati yang ditempatkan pada 4 titik “vector” taman di sini. Selain sebagai hiasan, adanya burung merpati ini juga menambah semarak suasana teduh nan tenang kawasan ini. Salah seorang pengurus taman menyatakan terkadang dia lupa sedang berada di Jakarta saat melihat hijau dan rimbunnya pepohonan taman serta kawanan merpati yang terbang di sekitar taman untuk kembali ke kandangnya masing-masing.

 

Kalau kamu mau ke sini, jangan lupa membawa bekal sendiri karena di sini tidak ada penjual makanan. Jangan takut pula mengenai keamanan. Di sini terdapat pos polisi dan patroli satpol PP yang siap membantu jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

Ada beberapa pilihan kalau kamu mau ke sini.

Dari Stasiun Cikini, kamu dapat berjalan kaki menuju ke sini, sekitar 15 menit waktu yang dibutuhkan.

Jika ingin menggunakan busway, kamu dapat berhenti di Halte Halimun dan dilanjutkan berjalan kaki. Atau bisa juga menggunakan feeder busway yang baru-baru ini juga memiliki pemberhentian di depan Bappenas/Taman Suropati.

Selain itu kamu juga bisa menggunakan PPD 213 jurusan Kampung Melayu – Grogol.

***

Apapun pilihan kamu, perjalanan ke Taman Suropati akan terbayar dengan hijau rimbun pepohonan dan kicauan burung merpati yang menyambutmu, membuatnya seperti peneduh di tengah keriuhan kota Jakarta. (fjr)

 

Baca juga:

1. Taman Bungkul Surabaya Menjadi Taman Terbaik se-Asia versi PBB

2. Berwisata Sambil Belajar di Taman Pintar Yogyakarta

3. Taman-Taman di Bandung Yang Wajib Kamu Kunjungi

Leave a Comment