Terbuai Nikmatnya Nasi Kikil Bu Tandur

Makanan khas suatu daerah saat ini semakin tergusur oleh kuliner yang sudah disesuaikan lidah pendatang maupun kuliner yang kebarat-baratan dan ketimur-timuran. Semua dilakukan oleh pelaku bisnis kuliner demi mendapat keuntungan sebesar-besarnya sehingga lupa akan ketradisionalan suatu daerah. Padahal yang identik akan suatu daerah memperkaya kuliner Nusantara.

Namun, jangan salah, jika singgah sejenak di kota Jombang atau sering disebut kota santri tersebut, belum afdhol jika belum mencicipi kulinernya yang tersohor, salah satunya nasi kikil merupakan bagian dari daging sapi yang paling disukai. Di Jombang yang paling terkenal adalah Nasi Kikil Bu Tandur berlokasi di Jalan Prof. M. Yamin, Mojosongo, Jombang. Menuju warung yang terkenal tersebut membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari pusat kota.

Sebenarnya, terdapat dua warung kikil di daerah ini, pertama Nasi Kikil merah kesukaan Gus Dur, kedua yang satu ini. Namun keduanya selalu dibanjiri pelanggan. Nasi Kikil Bu Tandur yang memiliki warung sederhana dan minimalis tersebut buka di sore hari, selalu dipenuhi pembeli meskipun rela menunggu penyajian kikil.  Kenikmatan rasanya yang khas terus bertahan di tengah sengitnya persaingan. Oleh sebab itu, tak ayal jika sering disebut warung kikil legendaris karena sudah berdiri sejak 30 tahun lamanya.

Nasi yang disajikan di atas mangkuk dilapisi daun pisang, lebih membuat aroma sedap untuk disantap. Apalagi si penjaja tak pelit menyajikan seporsi nasi yang seperti ukuruan makan kuli bangunan. Kemudian disiram kuah kikil kuning, aroma rempahnya khas sekali, dan disandingkan buah pepaya muda yang sudah diiris panjang dan direbus, itu yang bikin khas.

Beberapa lauk di warung ini selalu membuat pembeli kebingungan memilih, karena semuanya lezat, antara lain; limpa, empal, babat, jeroan, paru, dan lain sebagainya. Jadi, untuk yang satu ini saatnya melupakan kolesterol sejenak kalau kalian punya kolesterol yang cukup tinggi, karena memang lezatnya membuat lidah terbuai.

Dengan takaran nasi yang banyak, wajar jika si empunya selalu menghabiskan beras 30 kilogram per harinya, karena terlihat dari membludaknya pelanggan, jadi kenikmatannya sudah tidak diragukan lagi bukan? Wajar jika seporsi dihargai 30 ribu rupiah. Ada rasa ada harga. Penasaran dengan rasanya? Silakan singgah dan cicipi kenikmatan Nasi Kikil Bu Tandur!

@inay


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply