Ternyata Ini Bedanya Snorkeling, Free Diving, dan Scuba Diving



header via supthemag.com

Menyelam merupakan aktivitas yang mulai digemari oleh banyak orang, hal yang menjadi daya tarik utama menyelam tentunya ialah menyaksikan kehidupan bawah air secara langsung.

Apalagi Indonesia diberkahi surga bawah laut yang tak ternilai harganya, kamu rela untuk melewatkan begitu saja? Sebut saja Wakatobi, atau Bunaken namanya begitu mahsyur sebagai tempat menyelam terbaik di seluruh jagad raya ini.

Namun sebelum menyelaminya lebih jauh, kenali dulu yuk berbagai cara menyelam seperti Snorkeling, Free Diving, dan Scuba Diving. Buat kamu yang belum familiar, padahal sama-sama menggunakan masker, fin, dan snorkel dalam kegiatannya, disinilah letak perbedaannya. Simak yuk

Snorkeling


via snorkelstore.net

Snorkeling merupakan aktivitas berenang di permukaan air tanpa menyelam lebih dalam. Alat yang digunakan yakni Snorkel, Masker, dan Kaki Katak (fin).

Kegiatan snorkeling bisa dilakukan semua orang. Penyelam yang tidak bisa berenang atau tidak bisa mengapung bisa mengenakan baju pelampung. Karena pada dasarnya snorkeling hanya dilakukan di permukaan saja.

Dengan menggunakan alat bantu snorkel, penyelam bisa melihat pemandangan bawah air sambil bernafas melalui snorkel. Karena hanya menggunakan alat standar, aktivitas snorkeling biasanya dilakukan pada siang hari karena sangat menggunakan kekuatan sinar matahari sebagai sumber pencahayaan.

Aktivitas snorkeling biasanya dilakukan di laut dangkal. Sehingga penyelam bisa mengamati beragam flora dan fauna bawah laut tanpa harus terganggu oleh jarak pandang, karena aktivitas snorkeling hanya dilakukan di permukaan air.

Free Diving


via supthemag.com

Untuk cara menyelam yang satu ini ada yang mengatakan bahwa jika kamu ingin mengeksplor diri di bawah laut, temukan sesuatu tentang dirimu, that’s all about free diving.

Free diving merupakan aktivitas menyelam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan. Berbeda dengan Scuba Diving yang menggunakan tabung udara saat menyelam, Free Diving dilakukan murni hanya mengandalkan udara yang terdapat di paru-paru penyelam saja.

Alat yang digunakan yakni Snorkel, Masker, Kaki Katak (fin) dan baju penyelam guna menghindari luka goresan saat terjadi benturan dengan karang.

Waktu menyelam tentu saja sangat terbatas, bergantung pada kemampuan mengatur nafas dari penyelam sendiri. Aktivitas free diving sangat jarang dilakukan oleh wisatawan, free diving biasanya dilakukan oleh nelayan pencari ikan di sungai, danau maupun di laut.

Sebelum melakukan free diving diwajibkan untuk mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Pelatihan ini guna melatih pernapasan saat akan menyelam tanpa bantuan tabung oksigen. Selain itu, peserta free diving juga harus memiliki kemampuan untuk berenang. Untuk lokasi penyelaman juga serupa antara scuba diving dan free diving.

Scuba Diving


via youtube

Scuba diving adalah kegiatan menyelam di bawah permukaan air menggunakan alat bantu pernafasan dengan tabung udara. Kata scuba sendiri berasal dari singkatan Self Contained Underwater Breathing Apparatus, alat inilah yang dibawa sendiri oleh para penyelam saat melakukan penyelaman.

Dengan tabung udara yang dibawa saat melakukan penyelaman, para penyelam lebih bebas beraktivitas di dalam air atau bisa menyelam lebih lama karena tambahan asupan oksigen. Artinya scuba diving memerlukan alat lebih banyak dibandingkan free diving dan snorkeling.

Tidak hanya itu, Scuba Diving tidak bisa dilakukan penyelam sembarangan.  Ada sertifikasi yang harus dilakukan sebelum penyelam bisa (diizinkan) melakukan Scuba Diving.

***

Setelah mengetahui letak perbedaannya, kamu cenderung lebih suka yang mana nih? Oiya sebelum melakukan diving sebaiknya baca tips agar diving aman dan nyaman dulu ya. Selamat mencoba.

(sumber rujukan: wikipedia & kompas)

Artikel lainnya:

1. Tips Split Foto Underwater yang Kece

2. Survival Kit yang Wajib Dibawa Saat Bertualang di Alam

3. 10 Tips Diving Untuk Pemula Supaya Lebih Aman dan Nyaman

Leave a Comment