Travelling Seru, Tips Berkuliner dengan Diet Ketogenik

 

Travelling berkaitan erat dengan dunia kuliner, sering berkuliner sebagaian traveller seakan takut bertambahnya timbangan yang signifikan. Bagi pencinta traveling dan penikmat kulinari lokal dimanapun, sekarang tidak perlu khawatir karena ada metode diet yang mengasikkan bagi pecinta lemak-lamek yaitu diet Ketogenik. 

Apa itu diet Ketogenik?? Diet Ketogenik yaitu diet seperti Atkins yaitu diet rendah karbohidrat, tetapi  alih-alih hanya rendah karbohidrat, ini diet Ketogenik "hampir tidak ada karbohidrat" dan lebih banyak lemak. Sebenarnya diet Ketogenik ini sudah lama sekali mendapat banyak perhatian dan terkenal baru akhir-akhir ini. Jadi diet Ketogenik ini, surga buat traveler pecinta makanan berlemak tapi tetap tanpa karbohidrat.

Diet Ketogenik awalnya dikembangkan untuk mengobati anak-anak dengan epilepsi, diet ketogenik membatasi konsumsi karbohidrat hingga terendah dua sampai empat persen kalori, dengan rasio lemak: 4: 1 untuk karbohidrat dan gabungan protein.

Diet Ketogenik menganjurkan untuk tetap berpegang pada ujung bawah spektrum yaitu menghindari karbohidrat olahan. Tujuan makan dengan cara ini adalah dengan memindahkan tubuh ke dalam keadaan yang disebut ketosis. Selama ketosis, alih-mencegah masukan karbohidrat, menjadi glukosa untuk bahan bakar, hati mengubah lemak menjadi tubuh keton, yang menjadi sumber energi utama tubuh.

Ahli diet Ketogenik, mengatakan kapan tubuh Anda menggunakan lemak sebagai bahan bakar, manfaat utama mengikuti.

Apa saja yang boleh dimakan??

Diet ketogenik tinggi lemak dengan protein sedang dan asupan karbohidrat sangat rendah. Dianjurkan banyak makan daging merah, ikan berlemak, unggas, dan telur. Makanan berlemak lainnya di menu: mentega, krim, keju, beberapa (terbatas) yoghurt, kacang-kacangan, minyak seperti minyak zaitun extra virgin dan minyak kelapa, dan alpukat. Sayuran yang terlibat tapi hanya karbohidrat rendah seperti sayuran hijau, tomat, bawang merah, timun dan paprika.

Apa saja yang tidak boleh dimakan??

Pada dasarnya dianjurkan, menghilangkan semua jenis karbohidrat, termasuk pasta, biji-bijian, roti, dan permen. Anda juga bisa mengucapkan selamat tinggal pada makanan sehat seperti kebanyakan sayuran akar, kacang polong, dan buah. Sebagian besar minuman beralkohol juga akan merusak ketosis, jadi kemerah-merahan di pantai tidak akan lagi menjadi pilihan.

Pro dan kontra!

Ada beberapa penelitian menarik yang menunjukkan manfaat potensial dari diet ketogenik. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu dapat meningkatkan penurunan berat badan, menurunkan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes. (Diambil bersama-sama yang akan membuatnya bagus untuk kesehatan jantung, secara keseluruhan.)

Banyak orang juga berbicara tentang manfaat kesehatan otak: Studi telah menunjukkan bahwa hal itu dapat mengurangi kejang pada anak-anak dengan epilepsi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa hal itu dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer, walaupun penelitian di wilayah tersebut jauh dari definitif.

Kelemahan diet Ketogenik: Ada periode awal dimana tubuh Anda menyesuaikan diri dengan eksistensi bebas karbohidrat baru, dan banyak orang mengalami gejala seperti kelelahan, kabut otak, dan mual selama beberapa minggu. Pelaku diet juga kekurangan nutrisi penting, seperti folat, kalsium, dan kalium, karena itulah kebanyakan peminat ketogen merekomendasikan penggunaan multivitamin. Secara pribadi, kami lebih memilih diet yang setidaknya dalam keadaan ideal menyediakan semua nutrisi yang traveler butuhkan melalui makanan utuh dan nyata.

Garis bawah

Kami tidak ingin benar-benar mengetuk makanan ketogenik karena penelitian menunjukkan fakta bahwa hal itu dapat memberi manfaat nyata bagi orang-orang tertentu. Kuncinya adalah bertanya pada diri sendiri.

Apakah traveller salah satu dari orang-orang itu? Jika traveller memiliki alasan kesehatan yang membuat Anda ingin mencoba memakan bacon, telur dan salad steak setiap hari terdengar menakjubkan, mungkin traveler bisa mecobanya.

(ec)


Leave A Reply

Please Login to Leave a Reply