Ziarah ke Makam Pujangga Jawa Ronggowarsito



Raden Ngabehi ronggowarsito adalah pujangga keraton yang hidup di masa pemerintahan Paku Buwana V, Paku Buwana VII hingga Paku Buwana IX. Ronggowarsito atau biasa juga dipanggil Rangga Warsita hidup di Surakarta pada 1802 hingga 1873. Ia tutup usia di umur 71 tahun.

Ronggowarsito bukan semata pujangga besar di masanya. Ia juga seniman, jurnalis, dan penasehat spiritual Paku Buwana VII. Karyanya yang terkenal adalah Serat Kalatida yang memperkanalkan kita pada istilah "zaman edan". Aslinya, itu adalah kritik sosial atas kondisi pemerintahan kerajaan Surakarta Hadiningrat. Konon pula, syair ini adalah ungkapan kekesalan hatinya karena pemerintahan di masa Paku Buwana IX dikelilingi para penjilat yang mencari keuntungan pribadi.

Melihat kekisruhan politik di Surakarta yang dicampuri Belanda, Ronggowarsito menyingkir ke Klaten agar tetap bisa berkarya sebagai jurnalis dan penulis demi memperjuangkan nasib rakyat kecil. Pada akhir hayatnya ia dimakamkan di Desa Palar, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Desa Palar adalah desa yang tenang, jauh dari hiruk pikuk keramaian kota. Pada hari-hari tertentu banyak peziarah mendatangi makam tersebut.

Makam Ronggowarsito telah dipugar dengan dana Rp 75 juta dari Pemda Klaten dan masyarkat peziarah. Makamnya terbuat dari batu pualam putih bertuliskan huruf Jawa. Terdapat empat pilar di sekeliling makam lengkap dengan kelambu putih. Di Depan makam adalah tempat untuk menaruh bunga dan berdoa.

Pernah Diziarahi Sukarno dan Gus Dur

Di sebelah timur makam terdapat makam besar Raden Ayu Gombak, istri pertama Ronggowarsito yang berasal dari Kediri. Di sebelahnya makam istri keduanya, Raden Ayu Dewatawati dari Keraton Mangkunegaran Solo. Di sebelahnya lagi makam putra tunggalnya, Raden Manguwardono dan istrinya, sedang di sebelah selatan berderet makam lima cucu Rongowarsito. Makam-makam itu terletak lebih tinggi dari makam lainnya.

Makam Ronggowarsito tak pernah sepi pengunjung. Ada yang datang hanya karena ingin mengenang kebesaran sang pujangga, namun ada pula yang datang dengan misi khusus, misalnya meminta dagangannya laris, enteng jodoh dan sebagainya. Makamnya ramai dikunjungi di malam Jumat. Lebih ramai lagi pada malam Jumat Kliwon.

Berbagai kalangan berkunjung ke makam Ronggowarsito. Termasuk para presiden. Presiden Sukarno hingga Gus Dur pernah berkunjung ke makam ini ketika masih menjabat presiden. Untuk mencapai lokasi makam, dari bandara Adisumarmo, ke arah barat menuju Kartasura memasuki Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Raya Solo-Yogya. Tiba di Desa Ngaran tampak papan petunjuk, belok kiri, sekitar 10 menit lokasinya dekat Kantor Keluarahan Palar.** (ade/sumber: Wisata Ziarah-Gagas Ulung)

Leave a Comment