10 Cara Merawat Tas Kulit agar Awet dan Tetap Bagus

ulinulin.com – Siapa yang tidak mau punya tas berbahan dasar kullit? Rasanya setiap orang pasti menginginkannya. Namun sayangnya, tidak banyak orang yang mengerti bagaimana cara merawat tas kulit, sehingga tas jadi cepat rusak padahal waktu pembeliannya belum terlalu lama. Baik dibuat dari bahan kulit asli maupun kulit sintetis, tas harus dirawat dengan benar supaya lebih awet.

Jika perawatan untuk tas kulit tidak terlalu Anda pedulikan, takutnya tas kulit koleksi Anda jadi berubah warna, mengelupas, bahkan kering dan pecah. Kalau sudah begitu, tas kulit tidak bisa digunakan lagi, dan Anda pun harus membeli tas yang baru.

Tidak mau hal itu terjadi, kan? Makanya, ikuti tips dan cara merawat tas kulit dari Kamini di bawah ini. Tenang saja, cara-caranya tidak ada yang ribet, kok!

10 Cara Merawat Tas Kulit

1. Bersihkan Noda

* sumber: www.cosmopolitan.com

Cara merawat tas kulit yang pertama adalah dengan langsung membersihkan tas jika terkena noda. Jangan biarkan noda terserap lebih jauh ke dalam kulit tas. Mau noda apapun juga, baik itu makanan, minuman, minyak, lumpur, darah, semua harus langsung dibersihkan agar tidak meninggalkan noda permanen pada tas Anda.

Cara membersihkannya bermacam-macam, tergantung noda apa yang terkena pada tas. Anda bisa mengelap tas dengan tisu jika itu hanya noda makanan atau minuman. Tapi, jika nodanya berbekas seperti noda tinta, mungkin Anda membutuhkan produk pembersih khusus. Silakan ikuti cara memberishkan tas dari noda tinta ini untuk tutorialnya.

Anda juga bisa menggunakan bubuk kapur tulis putih untuk menghilangkan noda membandel dari tas kulit. Caranya, taburkan bubuk tersebut ke area tas yang terkena noda. Diamkan bubuk kapur semalaman, lalu hilangkan bubuk kapur menggunakan produk pembersih kulit.

2. Keringkan jika Terkena Air

* sumber: www.padandquill.com

Jika tas kulit Anda terkena air, baik itu ketumpahan air minum atau pun kehujanan, segera lah keringkan tas Anda. Caranya adalah dengan mengelap tas menggunakan lap/handuk/kain kering. Setelah itu, biarkan tas mengering secara alami dengan menyimpannya di ruangan terbuka.

Usahakan untuk tidak mengeringkan tas kulit pakai alat elektronik seperti hairdryer dan sebagainya, karena khawatir akan merusak tekstur kulit dari tas Anda.

3. Gunakan Lap Khusus

* sumber: www.handbagclinic.co.uk

Ketika mengelap, mengeringkan, dan memberi kondisioner pada tas kulit tentunya Anda membutuhkan sebuah lap. Nah, lAnda bisa menggunakan lap apa saja. Anda bisa menggunakan kapas, kain, handuk, atau apapun juga. Tapi, bahan lap yang paling bagus untuk tas kulit adalah kain mikro-fiber.

Kain mikro-fiber memiliki tekstur yang sangat lembut, dapat menyerap kotoran dengan baik, dan tidak akan merusak tas kulit Anda. Jika tak ada kain mikro-fiber, Anda bisa menggunakan kapas karena sama-sama memiliki tekstur berserat dan lembut.

Opsi paling terakhir untuk dijadikan lap tas kulit adalah tisu dan spons. Walaupun terasa lembut di tangan kita, tisu memiliki serat yang tajam, tidak seperti kapas. Begitu pula dengan spons yang termasuk kasar untuk tas kulit. Sebisa mungkin hindari menggunakan tisu dan spons untuk membersihkan dan merawat tas kulit, ya.

3. Bersihkan Setiap Sudut Tas

* sumber: the-gadgeteer.com

Anda pasti dapat dengan mudah membersihkan noda pada bagian tas yang terlihat. Lalu, bagaimana dengan kotoran dan noda yang ada di pegangan, ritsleting, sudut mati, kancing, dan bagian dalam tas? Setiap kali Anda membersihkan tas, usahakan untuk tidak luput membersihkan seluruh bagian tas dengan baik, ya.

5. Jauhkan dari Sinar Matahari

* sumber: www.lesantimodernes.com

Mungkin ada saja orang yang beranggapan untuk menjemur tas kulit setelah dicuci supaya jadi cepat kering. Namun anggapan itu ternyata kurang tepat, justru hal tersebut akan membuat Yang tas Anda bakal cepat rusak jika terpapar sinar matahari secara langsung. Sinar matahari dapat memudarkan warna kulit dan membuat tekstur kulit jadi kering, retak, dan hancur.

Untuk itu, ketika Anda mau mengeringkan tas, simpan saja di ruangan terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Anda boleh menjemur tas kulit di dekat jendela, asal tidak terkena sinar matahari langsung, ya. Semua ini dilakukan untuk kulit tas agar tidak terkelupas dengan mudah.

Lantas bagaimana jika tasnya sudah terlanjur mengelupas? Tenang, Anda bisa mengikuti tutorial ini untuk mengatasi tas yang sudah mengelupas.

6. Jangan Menumpuk Tas

* sumber: www.cosmopolitan.com

Cara menyimpan tas kulit yang baik adalah tadi, menghindarkannya dari sinar matahari. Lalu, selanjutnya adalah jangan menumpuk tas. Jika Anda menumpuk tas, maka satu tas dengan yang lainnya akan beradu. Tas, apalagi tas kulit sapi, domba, atau tas dari kulit hewan lainnya harus diberi space supaya dapat bernapas.

Jika ditumpuk, pori-pori tas kulit akan tertutup dan mereka jadi tidak bisa bernapas lega. Hal ini dapat memicu pemudaran warna, tas jadi lembab dan akan memicu pertumbuhan jamur, dan lain sebagainya. Untuk itu, simpanlah tas secara berjejer di lemari berkaca. Atau, Anda bisa juga menggantung tas seperti gambar di atas.

7. Isi Tas ketika Disimpan

* sumber: dogwoodandpoppy.wordpress.com

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”