15 Hal yang Bisa Menjadi Hambatan bagi Perkembangan Kariermu

ulinulin.com – Walaupun setiap orang ingin memiliki perkembangan karier yang mulus, pasti akan selalu ada hambatan yang muncul. Apakah kamu pernah mengalaminya?

Dilansir dari Cleverism, perkembangan karier sendiri adalah proses seseorang untuk membentuk identitas dalam pekerjaannya.

Proses itu sendiri biasanya bisa memakan waktu selama bertahun-tahun, atau bahkan seumur hidup.

Nah, bagaimana dengan aspek-aspek yang bisa menghambat petumbuhan karier? Apa saja hal-hal yang perlu kamu taklukan saat sedang membentuk identitas dalam dunia profesional?

Tenang, Glints sudah rangkum 15 contoh utamanya khusus buat kamu. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

1. Karakter pribadi

© Freepik.com

Hal utama yang bisa menjadi hambatan besar dalam perkembangan karier seorang pekerja adalah karakter pribadi.

Ya, karakter seseorang sangat menentukan perkembangan kariernya di masa depan. Hal satu ini juga sangat berpengaruh dengan kesuksesannya dalam dunia kerja.

Bisa dibayangkan jika seseorang memiliki karakter yang keras kepala, malas, mudah menyerah, hingga tidak bisa diatur.

Ia pasti akan memiliki perkembangan karier yang berbeda dengan orang berkarakter lebih positif.

Saat kamu memiliki karakter yang buruk, pastinya rekan kerja juga akan malas untuk membantumu. Bahkan, kamu akan dihindari dan tidak dihormati oleh orang lain.

Oleh karena itu, selalu perbaiki diri dan miliki karakter yang lebih baik agar perkembangan kariermu lebih lancar.

2. Masalah keuangan

© Freepik.com

Menurut The Balance Careers salah satu hambatan perkembangan karier yang kerap dirasakan pekerja adalah masalah finansial.

Dalam mengejar karier, tentunya kamu akan membutuhkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.

Misalnya, bila ingin menjadi seorang dokter, kamu harus mempersiapkan biaya kuliah kedokteran yang tidak murah harganya.

Sebenarnya hal itu bisa diakali dengan mencari beasiswa. Akan tetapi, mendapatkan beasiswa tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Oleh karena itu, masalah keuangan bisa menjadi salah satu hambatan terbesar dalam proses pengembangan karier.

Namun, perlu diingat bahwa tidak selamanya keuangan bisa menjadi halangan. Menabung adalah salah satu pilihan yang bisa menyelesaikan masalah ini.

Maka dari itu, pentingnya memiliki tabungan harus kalian tanamkan dalam kehidupan sejak dini, ya.

3. Kurangnya networking

© Freepik.com

Hambatan dalam perkembangan karier juga bisa dirasakan saat kamu tidak memiliki networking yang luas.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa networking sangatlah penting untuk urusan karier.

Fokus menyelesaikan pekerjaan saat di kantor memang hal yang perlu dilakukan. Akan tetapi, kamu tidak boleh melupakan pentingnya memiliki networking yang luas.

Hal paling simpel dari memulai upaya networking yaitu dengan mengenal seluruh rekan kerja di kantor. Kemudian, kamu juga bisa ikut forum atau seminar untuk menambah kenalan di luar kantor.

Ada banyak sekali manfaat dari memiliki networking yang luas. Tidak hanya bisa melancarkan urusan perkembangan karier saja, tapi juga dapat menambah pengetahuan.

4. Tidak mendapatkan dukungan dari keluarga

© Freepik.com

Saat membutuhkan dukungan, keluarga tentu akan menjadi orang-orang pertama yang melakukannya. Mereka akan senantiasa mendukung kita dengan loyal kapan pun waktunya.

Sayangnya tidak semua keluarga selalu memberikan dukungan pada karier yang kita pilih.

Masih banyak orang tua yang hanya ingin anaknya menuruti keinginan mereka, hal ini akhirnya menjadi hambatan bagi perkembangan karier anak-anaknya.

Misalnya kamu memiliki keinginan berkarier di bidang IT, tapi ternyata orang tua tidak memberikan restu dan malah menyuruhmu untuk kuliah akuntansi.

Hal-hal seperti itulah yang akan membuat karier menjadi terhambat. Pasalnya, dalam dirimu tidak ada passion akuntansi dan tentunya memiliki karier yang cemerlang pun akan sulit.

Itulah mengapa sangat penting untuk mendapat dukungan dari keluarga dalam memilih jenis karier yang diinginkan.

Yakinkan dan berikan pengertian kepada orang tua mengenai tujuan karier yang kamu inginkan.

5. Tidak memiliki mentor yang baik

© Freepik.com

Perkembangan karier pasti akan memiliki hambatan jika kamu tidak bisa menemukan seorang mentor yang bisa membimbingmu dengan baik.

Misalnya, di tempat kerja tidak ada seorang senior yang membimbingmu, tentu saja kamu akan kesulitan untuk berkembang di sana.

Menurut Harvard Business Review, mendekati seorang senior untuk dijadikan mentor bisa dilakukan secara informal seperti bertemu di sebuah kafe.

Kalian berdua pasti akan merasa lebih nyaman berdiskusi mengenai perkembangan karier di luar jam kantor.

Asalkan seniormu memiliki waktu dan mau memberikan mentoring padamu tanpa paksaan, tentunya kamu bisa mendapatkan banyak sekali ilmu baru darinya.

6. Kurang skill dan pengetahuan

© Freepik.com

Hambatan berikutnya yang bisa merusak perkembangan karier seorang pekerja adalah kurangnya skill dan pengetahuan, sesuai dikutip dari Chron.

Dalam konteks ini, skill dan pengetahuan mengacu pada kualifikasi serta ragam keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan sehari-hari.

Satu-satunya solusi untuk menghadapi hambatan besar ini adalah bagimu untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan.

Sebagai contoh, kamu bisa meminta atasan untuk sesi pelatihan atau seminar khusus terkait pengetahuan yang kamu rasa masih belum dikuasai secara baik.

Bila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu bisa mempelajarinya dari rekan-rekan kerja atau secara mandiri dalam waktu luang.

7. Tidak memiliki tujuan yang pasti

© Freepik.com

Melansir laman Insala, kebanyakan pekerja merasa bingung saat sudah menerima promosi dari perusahaan.

Sebelum mendapatkan promosi, mereka telah menetapkannya sebagai bagian dari rencana karier dan telah bekerja keras untuk mencapainya.

Namun, begitu mendapatkan kenaikan jabatan tersebut, mereka tidak tahu langkah berikutnya yang harus diambil.

Hal ini umumnya terjadi karena hambatan besar dalam perkembangan karier, yakni pekerja tidak memiliki tujuan yang pasti.

Nah, jenis hambatan ini dapat memengaruhi kinerja di tempat kerja secara negatif. Maka dari itu, pastikan dulu tujuan kariermu sedari dini.

Tetapkan hal-hal yang ingin kamu raih selama bertugas di kantor. Bila memungkinkan, sediakan rencana-rencana cadangan bila tujuan tersebut ternyata gagal kamu raih.

8. Rasa insecure

© Freepik.com

Menurut laman The Glass Hammer, rasa insecure bisa menjadi hambatan yang cukup besar dalam perkembangan karier.

Mengapa demikian? Sebab, perasaan satu ini bisa membuatmu kehilangan rasa percaya diri untuk mengeluarkan potensi terbaik.

Sebagai contoh, kamu bisa merasa enggan untuk menuangkan ide yang baik karena rasa insecure dan hilangnya kepercayaan diri.

Sebagai solusi, cobalah untuk lebih menghargai semua kemampuan yang kamu miliki. Lalu, lupakan semua kesalahan yang pernah kamu lakukan di kantor.

Sebenarnya, merasa insecure adalah hal yang manusiawi. Ia bahkan dapat membantumu memperbaiki diri. Akan tetapi, jangan sampai berlebihan, ya.

9. Kemampuan komunikasi yang kurang baik

© Freepik.com

Dalam lingkungan kantor yang serba cepat, kemampuan komunikasi setiap pekerja haruslah cakap, baik itu dalam bentuk verbal maupun nonverbal.

Tanpa keahlian komunikasi yang baik, pekerja takkan mampu menyelasaikan beban kerja yang berat dan menumpuk.

Mereka juga akan kesulitan untuk memahami instruksi dari rekan kerja maupun atasan terkait tugas-tugas yang sejatinya sangat penting.

Maka dari itu, tak memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni kini dianggap sebagai salah satu hambatan bagi perkembangan kariermu.

Sebagai saran, coba tingkatkan kemampuan komunikasimu secara perlahan. Hal ini bisa dilakukan di luar kantor, kok.

Contohnya, kamu bisa perhatikan bahasa tubuh yang kamu berikan saat berbicara. Selain itu, kamu juga bisa berlatih mendengar hal yang dikatakan oleh teman-temanmu.

10. Kurang kemauan

© Freepik.com

Kebanyakan individu di kantor bekerja sebisanya tanpa mengerahkan kemampuan terbaik mereka.

Hal ini dikarenakan adanya kurang kemauan untuk mengejar mimpi atau bahkan menunjukkan potensi terbaik bagi perusahaan.

Nah, menurut HBR, contoh di atas bisa menjadi hambatan yang sangat besar bagi perkembangan kariermu ke depannya.

Bila ingin menggapai tujuan karier, kamu harus benar-benar menunjukkan kemauan yang tinggi dan bekerja dengan baik.

Pasalnya, bukan hanya kamu yang sedang mengincar mimpi tersebut. Banyak, lho, pesaing di luar sana yang hendak mengambil tujuan kariermu.

11. Sikap antikolaborasi

© Freepik.com

Di era modern ini, perusahaan akan mengintegrasikan banyak departemen dan individu untuk bekerja sama demi menggapai tujuan bisnis.

Hal ini menimbulkan banyak waktu untuk berkolaborasi antarpekerja.

Nah, maka dari itu, sekarang ini sikap antikolaborasi bisa menjadi hambatan berat bagi perkembangan kariermu.

Memangnya, seperti apa sikap anti kolaborasi? Hal ini bisa terlihat saat kamu enggan bekerja sama dan memilih untuk bekerja sendiri secara terus menerus.

Sebagai saran, cobalah untuk menerima perubahan yang sedang terjadi dalam dunia profesional ini. Terjun diri dalam lingkungan kantor dan mulai aktif dalam kolaborasi.

Dengan melakukan hal ini, dijamin kariermu akan berkembang dengan sendirinya.

12. Rasa menyesal yang berlebihan

© Freepik.com

Semua orang akan kehilangan kesempatan dan membuat kesalahan. Beberapa menerimanya dan bergerak maju, sementara yang lain membiarkan rasa penyesalan tersebut berlama-lama.

Nah, menurut The Glass Hammer, rasa penyesalan yang berlarut itu dapat menjadi hambatan yang krusial bagi perkembangan karier seorang pekerja.

Sebab, penyesalan yang berlebihan akan membuatmu kehilangan percaya diri dan enggan menerima kesempatan-kesempatan baru.

Bahkan, ia sifatnya kontraproduktif, dalam arti ia dapat menurunkan kualitas kerjamu secara signifikan.

Maka dari itu, cobalah untuk terima semua kesalahan yang pernah kamu buat.

Setelah itu, mulai hargai diri sendiri dengan lebih baik dan terima kesempatan baru yang hadir dengan rasa percaya diri.

13. Kurangnya self awareness

© Freepik.com

Hambatan selanjutnya yang bisa memengaruhi perkembangan karier adalah kurangnya self awareness.

Hal ini mengacu pada kurangnya kemampuan untuk melihat kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Tidak memiliki self awareness secara tidak langsung akan melukai progres kariermu. Sebab, kamu takkan bisa melihat jalur karier yang cocok dengan kemampuanmu.

Sebagai saran, coba teliti lagi kemampuan yang dirasa kamu kuasai dan tidak. Lalu, kembangkan hal-hal yang belum kamu kuasai tersebut.

Dengan cara seperti ini, perkembangan kariermu akan berjalan lebih mulus.

14. Terlalu sering pindah kerja

© Freepik.com

Meskipun bisa memberi keuntungan, menjadi “kutu loncat” atau terlalu sering pindah kerja juga bisa menjadi hambatan bagi perkembangan karier kamu.

Mengapa demikian? Pasalnya, kamu nanti akan kesulitan untuk menemukan jalur karier yang benar-benar diminati.

Tak hanya itu, kemampuan yang kamu miliki juga takkan sepenuhnya berguna. Dalam arti, kamu tidak mengusasainya secara menyeluruh.

Maka dari itu, cobalah untuk mulai mencari opsi karier yang kamu inginkan. Bila memang ingin menjadi “kutu loncat”, jangan terlalu sering berpindah tempat kerja hanya karena merasa tertantang.

15. Kurang informasi

© Freepik.com

Hal terakhir yang bisa menjadi hambatan bagi perkembangan karier seorang pekerja adalah kurangnya informasi di kantor.

Dalam arti, kamu selalu ketinggalan mengenai perubahan penting atau informasi lain yang bisa memengaruhi kariermu.

Hal ini cukup berbahaya. Karena, bisa saja kamu tertinggal informasi yang bisa menjadi kesempatan untuk promosi atau naik gaji.

Sebagai solusi, cobalah untuk lebih peka dengan semua informasi yang diberitakan oleh atasan di kantor. Kalau memungkinkan, catat pada perangkat yang takkan kamu tinggal.

Itu dia 15 hal yang dapat menghambat perkembangan karier-mu.

Intinya, hambatan tidak selalu datang dari faktor lingkungan saja. Salah satu penghambat kariermu juga bisa berasal dari dirimu sendiri.

Maka dari itu, cobalah untuk lebih peka terhadap kekurangan dan kelebihan yang kamu miliki. Dengan cara ini, dijamin kariermu akan berkembang dengan mulus.

Nah, selain pemaparan di atas, kamu bisa dapatkan informasi serupa dengan mengunjungi kanal Tips Tempat Kerja di Glints Blog.

Di sana, tersedia banyak pembahasan mengenai tips perkembangan karier lainnya yang sudah Glints rangkum jadi artikel ringkas khusus buat kamu.

Menarik bukan? Yuk, baca kumpulan artikelnya sekarang juga. Jangan sampai ketinggalan, ya!

Sumber

    What is Career Development? This is How to Progress in Your Job

    What Is Career Development?

    6 Ways to Take Control of Your Career Development If Your Company Doesn’t Care About It

    Examples of Obstacles & Challenges for a Career Plan

    How to Overcome Career Development Challenges

    The Seven Biggest Opportunity Blockers in Career Development

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”