3 Pilihan Bahan Retrim Stir Mobil yang Bikin Tampilan Interior Makin Keren

ulinulin.com

Setir mobil merupakan bagian yang paling sering tersentuh oleh pengemudi. Tak heran lama kelamaan lapisan yang membalut permukaan dasar setir lama kelamaan akan rusak. Bisa akibat jahitannya yang terlepas, atau permukaan pelapisnya yang robek.

Kalau sudah seperti itu tentu solusinya adalah dengan retrim. Yaitu membungkus ulang permukaan pelapis setir mobil Anda. Namun kalau mau sedikit merubah penampilan interior mobil, maka bisa dengan sekaligus modifikasi pembungkus lingkar kemudi tersebut.

Di pasar aftermarket, ada tiga jenis bahan untuk retrim stir mobil. Ketiganya memiliki karakter dan harga yang berbeda-beda. Semua tinggal disesuaikan dengan dana dan selera Anda.

1. Kulit atau Kulit Sintetis

Bahan kulit memiliki pori-pori sehingga nyaman untuk digenggam

Bahan pertama untuk membungkus ulang lingkar kemudi adalah kulit atau kulit sintetis. Biasanya jenis kulit akan disesuaikan dengan material yang sama dengan pembungkus jok dan plafon mobil tersebut. Sedangkan pilihan warnanya boleh sesuai selera si pemilik mobil.

Untuk Anda yang gemar mempertahankan penampilan original interior mobil, tentunya membiarkan setir terbalut material kulit adalah pilihan tepat. Selain itu material kulit memiliki pori-pori. Ini tentu membuat stir lebih nyaman digenggam dan tidak licin ketika terkena keringat.

Kalau bahan yang digunakan adalah kulit asli, maka biayanya dipatok sekitar Rp600.000 – Rp800.000 tergantung tingkat kesulitan stir yang akan dibungkus ulang. Tapi kalau pakai bahan kulit sintetis bisa separuh lebih murah.

2. Kayu

Setir mobil berbahan kayu terkesan mewah dan klasik

Beberapa mobil mewah juga sudah menggunakan stir dengan aksen kayu. Kalau mobil Anda ingin juga diberi aksen kayu (wooden) bisa juga aplikasikan pada stir. Tentunya hal tersebut akan membuat interior terlihat mewah.

Jika berniat retrim stir mobil Anda sebelumnya dengan menambahkan aksen kayu, pastilah harus dilakukan secara custom. Tetapi umumnya jasa retrim sudah paham akan keinginan konsumen seperti ini. Namun sebaliknya jika ingin menggunakan stir dengan material kayu, kombinasikan pula dengan bahan kulit atau kulit sintetis. Ini agar stir tidak terlalu licin saat telapak tangan pengemudi berkeringat.

Untuk biayanya, pemasangan aksen kayu pada stir mobil dikenakan ongkos mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 tergantung motif kayu dan tingkat kesulitannya.

3. Serat Karbon

Serat karbon pada stir memunculkan nuansa sporti

Bahan terakhir yang biasa digunakan untuk retrim stir mobil adalah serat karbon. Material ini kerap dipilih untuk mereka yang menginginkan penampilan interior terkesan sporti. Bahkan seiring berjalannya waktu, inovasi stir serat karbon ini juga tidak lagi didominasi warna hitam, tapi ada merah dan putih.

Namun perlu dipahami, karakter stir dengan bahan karbon ini mirip dengan motif kayu. Permukaannya akan licin saat terkena keringat dan itu mengganggu pengemudi. Solusinya tentu bisa dengan mengkombinasikan antara serat karbon dan kulit. Supaya pengemudi tetap nyaman selama berkendara.

Untuk harganya, stir dengan material karbon tidaklah murah. Dipasaran harganya lebih dari Rp2.000.000. Kalau mau sedikit hemat bisa dengan teknik carbon look. Yaitu memakai stiker motif karbon. Tapi yang peru diperhatikan adalah ketelitian dan tingkat kerapihan pemasangan stiker pada stir agar tidak tampak dan stiker bertahan cukup lama.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”