3 Tips Membangun Intimate Relationship dengan Buah Hati

ulinulin.com – Shutterstock

Dream – Membangun hubungan yang dekat dan hangat dengan anak tidak otomatis muncul begitu saja. Ada proses yang intens dan konsisten untuk membangun hubungan yang hangat.

Secara teori memang tampak mudah, namun sayangnya tak semua keluarga bisa memaksimalkan momen membangun hubungan hangal seperti saat berkumpul di rumah.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Dream, pada hasil studi di tahun 2018 menyebutkan, jam kerja dan kesibukan harian menjadikan momen waktu bersama keluarga hanya 37 menit setiap harinya.

Perlu diingat juga, waktu bersama keluarga ini tidak dihitung jika seluruh anggota keluarga tidak ada interaksi meskipun sedang menghabiskan waktu di rumah bersama.

Jadi kata kunci menghabiskan waktu bersama adalah adanya interaksi. Maka itu, ibu dan ayah sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk menciptakan momen menghabiskan waktu bersama si kecil dengan interaksi yang intim dan hangat.

Tentu tidak ada ukuran ideal durasi yang diperlukan dalam menjalin interaksi yang hangat dengan si kecil. Tiap-tiap keluarga punya gaya dan karakter tersendiri. Ada banyak cara yang dapat orangtua praktikkan agar quality time bersama si kecil dan seluruh anggota keluarga menjadi lebih optimal tanpa diukur dari berapa lama waktu yang dihabiskan.

Berikut beberapa langkah yang dapat ibu lakukan agar tetap dekat dengan anak meski harus menghadapi kesibukan harian.

1. Bangun Bonding Sejak Bayi

© Shutterstock

Kedekatan ibu dengan anak sebenarnya sudah terjalin sejak bayi. Bonding yang kuat ini akan menjadikan anak terus terhubung dengan anak.

Seiring waktu berlalu, bonding ini harus terus diperkuat agar anak tetap merasa dekat dan inu selalu ada untuknya.

2. Tetap Biasakan Ada Kontak Fisik

© Shutterstock

Peluk dan cium tetap diperlukan agar anak merasa nyaman dan terhubung dengan ibu.

Kontak fisik di sini menjadi sinyal rasa sayang dan cinta kepada si kecil. Kontak fisik dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Tanpa dipaksakan sebenarnya kontak fisik ini merupakan dorongan naluri ibu terhadap si kecil.

3. Ciptakan Ritual Keluarga

© Istimewa

Agar anak tergerak untuk menghabiskan waktu bersama adalah dengan menciptakan ritual keluarga yang seru dan menyenangkan.

Misalnya dengan bermain bersama, membaca buku bersama, atau menonton acara favorit di televisi. Bisa juga main interaktif game bersama mengingat sekarang ini banyak digandrungi anak-anak.

Ritual keluarga akan lebih seru bila dilengkapi dengan camilan atau minuman yang disenangi anak-anak. Ibu harus bijak memilih camilan yang dibuat dengan bahan alami pilihan berkualitas tinggi, tanpa pengawet, tanpa MSG, dan gluten free, sehingga aman untuk dikonsumsi setiap hari dan pas untuk seluruh keluarga seperti camilan Telur Gabus Kata Oma. Hubungan yang dekat antara anak dan ibu harus terus terjalin karena sangat berkontribusi terhadap karakternya anak kelak. Anak yang selalu merasa disayang dan dicintai nantinya akan tubuh sebagai pribadi dengan identitas yang positif.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website dream.co.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”