4 Tahapan Daur Hidup Ayam dari Proses Bertelur hingga Dewasa

ulinulin.com – Sama seperti manusia, ayam juga memiliki siklus hidup mulai dari sel telur dibuahi hingga menetas, Bunda. Tentu banyak pertanyaan tentang daur hidup ayam yang ingin diketahui Si Kecil. Hal ini bisa Bunda pelajari bersama Si Kecil.

Apa yang terjadi setelah sel telur dibuahi? Tahapan perkembangan apa yang mereka lalui? Dan berapa lama mereka hidup? Penasaran seperti apa daur hidup hewan kecil ini? Simak terus penjelasannya ya Bunda.

Melansir dari laman The Happy Chicken Coop, siklus hidup ayam dapat dibagi menjadi beberapa tahap yang berbeda. Siklus hidup ayam cukup menarik bagi kebanyakan orang yang fanatik unggas, Bunda.

“Memikirkan sebutir telur dapat menampung embrio kecil yang dalam dua puluh satu hari dapat menetas menjadi anak ayam yang cantik masih membuat saya takjub,” kata Chris Lesley peternak ayam selama 20 tahun yang merupakan generasi keempat dikutip dari laman Chikens and More.

Anak ayam yang menetas ini akan tumbuh menjadi ayam betina yang pada gilirannya akan bertelur untuk melanjutkan evolusi kawanan adalah keajaiban kecil yang dilihat Chris Lesley setiap hari. Sebagian anak ayam menjadi ayam jantan yang pada suatu hari akan menjadi tuan dari kawanan para ayam dan bertugas untuk menjaga para betina.

Tahapan daur hidup ayam

Berikut siklus daur hidup ayam dari bertelur hingga jadi ayam dewasa yang bisa Bunda pelajari bareng Si Kecil:

1. Tahap pertama – pembuahan sel telur

Tahap pertama daur hidup ayam dimulai dengan dibuahinya sel telur. Biasanya ayam jantan akan berusaha mendekati ayam betina dan menempatkan diri sebagai ayam jantan terbaik dalam kawanannya.

Namun, ayam betina cukup jeli menghitung dalam pemilihan pasangan mereka. Betina mempertimbangkan tentang kesehatan ayam jantan, kemampuannya untuk menemukan makanan dan apakah dia akan menjadi pemimpin kawanan yang baik atau tidak.

Perilaku kawin biasanya berupa ayam jantan akan menemukan sesuatu yang menarik dan mulai memanggil ayam betina. Dia akan menunjukkan makanan dengan mengambilnya dan menjatuhkannya berulang kali sampai ayam betina datang untuk menyelidiki.

Seekor ayam betina akan bertelur setiap 25-27 jam atau lebih dan siklus ini berlangsung setiap hari. Seekor ayam betina dapat menyimpan sperma ayam jantan dalam kantong kecil di vaginanya hingga 3 minggu.

Jika ayam betina tidak menyukai ayam jantan tersebut, ayam betina bisa mengeluarkan spermanya. Jika menyukainya, ayam betina akan terus bertelur subur, mengumpulkannya di sarangnya, sampai dia merasa memiliki cukup telur.

Ayam betina kemudian akan rajin duduk di atas telur-telur itu selama 21 hari untuk mengerami ayamnya. Selama waktu itu, dia akan menghangatkannya, membaliknya secara teratur dan mengeluarkan telur yang tidak berkembang dari sarangnya.

Simak tahapan selanjutnya di halaman berikutnya ya, Bunda.

    45 Lagu Nasional Lengkap dengan Lirik dan Sejarahnya

    Menkes Rilis Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak, Ini Makanan yang Harus Dihindari

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Tonton juga tips agar Si Kecil nyaman bergaul di sekolah berikut ini:

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website haibunda.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”