4 Tips Menghadapi Persaingan Tidak Sehat Antar Divisi

ulinulin.com – Di setiap kantor pastinya ada persaingan mulai dari antar individu hingga antar divisi. Kebanyakan persaingan tersebut juga tidak sehat sehingga berpengaruh pada produktivitas dan soliditas perusahaan.

Nah, jika tidak segera diselesaikan, tentu keadaan ini akan memperburuk suasana kerja dan ketahanan perusahaan.

Bahkan, menurut Business Journal persaingan internal dapat menghancurkan bisnis lebih cepat daripada adanya persaingan eksternal dengan kompetitor.

Oleh karena itu, sangat penting untuk segera menghindari persaingan tidak sehat yang terjadi di dalam perusahaan.

Sebagai seorang karyawan yang berada di situasi tersebut, berikut ini tips yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi persaingan antar divisi yang tidak sehat di kantor.

1. Tetap Bekerja Sebaik Mungkin

© Freepik.com

Berada dalam situasi kompetisi yang tidak sehat pastinya akan sangat mengganggu. Bahkan, hal tersebut bisa membuat kita malas untuk pergi bekerja.

Saat terjadi persaingan antar divisi sebaiknya kamu jangan sampai mudah terprovokasi dan berusaha se-netral mungkin.

The Muse juga mengatakan bahwa kamu bisa mengambil sisi positif dari persaingan tersebut, yaitu untuk bekerja lebih keras lagi.

Jadi, tetaplah fokus bekerja agar target pekerjaan bisa tercapai. Jika hasil kerjamu bagus, tentu saja akan membuat performa divisi terlihat lebih baik tanpa konotasi.

2. Perkuat Kerja Tim

© Freepik.com

Teamwork atau kerja tim adalah kunci keberhasilan bagi sebuah perusahaan. Tanpa hal yang satu ini pastinya target tidak akan bisa tercapai dengan mudah.

Saat kamu dan rekan kerja fokus untuk bekerja keras demi membangun tim yang lebih baik, pasti kalian akan melupakan tentang adanya persaingan.

Namun, ingat ya bahwa kerja sama tim tersebut dilakukan demi memajukan perusahaan dan bukan untuk bersaing dengan divisi lain.

Dilansir dari Forbes, setiap karyawan seharusnya memahami perbedaan antara kompetisi yang produktif dan kompetisi yang tidak sehat.

Jadi, miliki pola pikir bahwa persaingan antar divisi di kantor yang tidak sehat itu harus segera ditinggalkan.

Lebih baik, mengalokasikan tenaga untuk membuat strategi yang bisa menaklukan kompetitor di luar sana.

3. Berikan Pemahaman Mengenai Kompetisi yang Sehat

© Freepik.com

Persaingan yang tidak sehat baik itu antar individu atau divisi di kantor akan memberikan efek yang buruk pada setiap karyawan.

Selain membuat mereka menjadi tidak produktif, suasana kerja juga akan menjadi sangat tidak nyaman bagi semua orang.

Itulah mengapa perlu diberikan pemahaman bahwa persaingan yang tidak sehat harus segera dihindari.

Seperti yang dijelaskan oleh Workopolis, perlu adanya pembicaraan antar karyawan dari divisi yang bersaing tidak sehat tersebut.

Saat berdiskusi sebaiknya pikirkan lagi apa sebenarnya tujuan dari perusahaan serta bagaimana cara mencapainya.

Jelaskan bahwa persaingan tidak sehat antar divisi sebaiknya dibuang jauh-jauh, karena hal itu hanya akan memperlambat pertumbuhan perusahaan.

Saat karyawan dari antar divisi mau menyingkirkan ego dan memahami tujuan utama perusahaan, tentunya situasi persaingan tidak sehat itu bisa segera disingkirkan.

4. Minta Bantuan Perusahaan untuk Melakukan Konseling

© Freepik.com

Persaingan internal yang tidak sehat tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena bisa dipastikan akan memberikan efek yang buruk bagi setiap karyawan.

Saat suasana kantor sudah tidak kondusif, maka ada baiknya untuk meminta bantuan perusahaan untuk melakukan konseling.

Hal yang satu ini bisa menjadi cara paling tepat untuk mengatasi konflik internal perusahaan.

Jadi, tidak ada salahnya kamu melaporkan masalah persaingan antar divisi yang tidak sehat tersebut ke bagian HR agar mereka menyelenggarakan sesi konseling.

Konseling tersebut sebaiknya juga dihadiri oleh atasan seperti manager dari masing-masing pihak divisi.

Jadi dari setiap pihak memiliki kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya mengenai persaingan yang terjadi.

Sebagai seorang atasan, seharusnya memberikan pernyataan yang bisa meningkatkan semangat para karyawannya untuk berkompetisi secara sehat dan adil.

Dilansir dari Harvard Business Review, para pemimpin harus memberikan dorongan kepada karyawan untuk melakukan kompetisi yang sehat misalnya dengan memberikan kemampuan terbaiknya demi tujuan perusahaan.

Lewat konseling tersebut diharapkan akan ditemukan sumber permasalahan dan cara menyikapinya sehingga di masa depan tidak terulang.

Saat terjebak dalam situasi persaingan yang tidak sehat, memang akan membuat kita merasa tidak produktif bahkan stres.

Jangan khawatir, kamu tidak sendirian kok. Ada banyak karyawan lain yang pasti merasakan keresahan saat berada di situasi tersebut.

Kamu bisa menceritakan pengalamanmu saat menghadapi persaingan antar divisi yang tidak sehat dengan sesama pengguna di Glints Komunitas.

Di sana kamu bisa berdiskusi langsung dan mengetahui pengalaman pengguna Glints lainnya yang pernah merasakan hal yang sama denganmu.

Yuk, segera gabung di Glints Komunitas dan ceritakan pengalamanmu sekarang juga!

Sumber

    The worst competition is internal competition

    How You Can Use a Co-worker’s Competitiveness to Your Advantage

    Competition At Work: Positive Or Positively Awful?

    How to master the office competition and politics

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”