5 Cara Mudah Menilai Budaya Kerja Perusahaan saat Interview

ulinulin.com – Bagi setiap kandidat yang sedang mencari pekerjaan haruslah tahu bagaimana cara menilai budaya kerja perusahaan saat interview.

Hal itu penting untuk dilakukan karena saat terjebak dalam suatu perusahaan dengan budaya kerja yang buruk, pasti kita akan sulit berkembang.

Perusahaan yang tidak sehat biasanya juga harus membuat kita berhadapan dengan pemimpin atau rekan kerja yang toxic.

Jadi, selain tidak bisa mengembangkan karier secara maksimal, kita juga dikelilingi oleh orang-orang yang bisa membawa dampak buruk.

Karena itu, ketahui dulu cara menilai budaya kerja perusahaan saat interview berikut ini agar kamu tidak terjebak dalam perusahaan yang salah.

1. Recruiter yang tidak siap

© Freepik.com

Cara pertama untuk menilai budaya kerja perusahaan saat interview adalah dengan melihat kesiapan dari recruiter yang akan meng-interview kita.

Menurut Job Hero tanda dari budaya perusahaan yang buruk adalah kurangnya rasa hormat terhadap calon karyawan.

Saat recruiter datang telat dan tidak siap melakukan wawancara, hal itu menunjukkan bahwa mereka kurang tertarik dengan calon kandidat.

Tanda lain yang bisa menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak sehat yaitu sikap acuh orang-orang yang bekerja di sana mulai dari resepsionis hingga karyawan lainnya.

2. Tidak menyebut soal kerja sama tim

© Freepik.com

Kerja sama tim merupakan salah satu hal terpenting dalam dunia kerja. Pasalnya, saat bekerja kita pasti akan selalu membutuhkan orang lain dan harus bisa bekerja sama.

Nah, saat recruiter menjelaskan seputar pekerjaan yang sedang dilamar, coba amati apakah ia menyebut soal bekerja sama dengan tim atau tidak.

Perusahaan yang tidak mempedulikan soal kerja sama tim atau pentingnya hubungan dengan rekan kerja biasanya memiliki budaya kerja yang kurang baik.

3. Recruiter menggosipkan karyawan

© Freepik.com

Menilai budaya kerja perusahaan saat interview juga bisa dilihat dari topik pembicaraan recruiter.

Apabila saat sedang wawancara tapi recruiter malah membicarakan orang lain, maka bisa dilihat jika ia tidak profesional. Apalagi jika ia menyebutkan kelemahan dari karyawan lainnya di depan kandidat.

Career Contessa menyebutkan jika recruiter yang mengumbar keburukan karyawan lain di depan calon kandidat, maka ia sebenarnya terbiasa menggosip.

Jadi, besar kemungkinannya perusahaan tersebut tidak memiliki peraturan soal kebiasaan menggosip di antara para karyawannya.

4. Perusahaan tidak memiliki visi dan misi yang jelas

© Freepik.com

Perusahaan yang kredibel umumnya memiliki visi dan misi yang jelas.

Saat melakukan interview dan kamu diberi kesempatan bertanya, cobalah tanyakan apa visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan.

Menurut Inc mengajukan pertanyaan tentang visi dan misi perusahaan sangat penting dilakukan.

Hal itu bertujuan untuk mencari tahu apa nilai yang ingin diberikan perusahaan kepada masyarakat.

Jika visi dan misi saja belum jelas, tentunya akan cukup berisiko jika nekat bekerja di sana karena tidak menjamin adanya budaya perusahaan yang positif.

5. Tidak mendapatkan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan

© Freepik.com

Kamu juga bisa menilai budaya kerja perusahaan saat interview dengan cara mencoba bertanya seputar perusahaan atau pekerjaan yang dilamar.

Namun, jika recruiter tidak memberikan kesempatan bagi kandidat untuk mengajukan pertanyaan, maka hal itu perlu dipertanyakan.

Menurut Top Career, salah satu tanda dari perusahaan yang toxic bisa dilihat dari hal tersebut. Pasalnya, kandidat berhak mengajukan pertanyaan saat sedang melakukan interview.

Jadi, jika recruiter menolak adanya pertanyaan tentunya hal tersebut bisa menunjukkan bahwa mereka tidak menghargai kandidat.

Demikianlah beberapa cara menilai budaya kerja perusahaan saat interview. Glints berharap agar kamu tidak salah pilih dan terjebak dalam perusahaan yang kurang tepat.

Bagi fresh graduate hal yang satu ini harus dipahami karena pekerjaan pertama sangat menentukan karier di masa depan.

Jika pengalaman pertama kerja terasa tidak menyenangkan, tentunya hal itu bisa berpengaruh pada produktivitas.

Supaya tidak salah memilih pekerjaan, kamu bisa mencari wawasan baru dan nasihat dari para ahlinya di Glints Komunitas, lho.

Di forum tanya jawab itu kamu bisa berdiskusi atau sekadar berbagi pengalaman saat interview atau mempersiapkan CV dan portofolio.

Tertarik? Yuk, segera sign up sekarang juga dan mulai diskusi di Glints Komunitas.

Sumber

    8 Signs of Bad Work Culture to Look Out for During an Interview

    7 Signs of a Dysfunctional Workplace You Can Spot in an Interview

    5 Ways to Identify a Toxic Workplace During Your Interview

    How to Spot a Toxic Workplace

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”