5 Daftar Fitur Keselamatan Aktif ‘Kekinian’ Beserta Fungsi dan Nama Lainnya

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/09/23/Ay6TmsFs/c3-extreme-tech-ea25.jpg”>

Industri otomotif menjadi salah satu industri paling bergairah selama beberapa dekade terakhir. Ditambah dengan perkembangan teknologi, mulai dari komponen kasar hingga fitur dalam mengalami perubahan dan peningkatan. Untuk membantu Anda, Cintamobil memberikan daftar fitur keselamatan aktif yang bisa jadi ditanamkan dalam mobil baru Anda nantinya

1. Forward Collision Warning (FCW)

Forward Collision Warning atau dalam Bahasa disebut Peringatan Tabrakan Depan adalah salah satu alat bantu penggerak aktif paling sederhana di pasaran saat ini. Fitur ini akan memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi adanya kemungkinan tabrakan dari depan.

FCW akan memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi kemungkinan tabrakan (Foto: Car and Bike)

Sistem ini memperingatkan pengemudi, tetapi tidak secara langsung mengambil tindakan untuk mengurangi kecelakaan. Metode peringatan bervariasi untuk setiap model dan pabrikan, tetapi sebagian besar mengkombinasikan isyarat audio, isyarat visual atau getaran pada kursi atau roda.

2. Autonomous Emergency Braking (AEB)

Sistem Pengereman Darurat Otomatis (AEB) menggabungkan peringatan pengemudi dengan intervensi pengereman otomatis. Ketika sistem mendeteksi tabrakan dalam waktu dekat, peringatan akan diberikan kepada pengemudi. Jika pengemudi gagal merespon dengan cepat, kendaraan akan secara otomatis mengaktifkan rem untuk mengurangi dan menghindari tabrakan.

Sistem AEB akan mengerem untuk memperlambat kendaraan (Foto: Phys)

Semua sistem AEB dapat mendeteksi mobill lain di jalan, tetapi tidak semuanya bisa merespon pejalan kaki di jalur kendaraan. Sistem AEB seringkali mendapatkan nama alternatif, yaitu dengan “pedestrian detection” atau pendeteksi pejalan kaki.

3. Adaptive Cruise Control (ACC)

Sistem Kontrol Pelayaran Adaptif menggunakan radar atau kamera di depan kendaraan untuk mendeteksi lalu lintas yang bergerak lebih lambat atau secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan. Pengemudi akan menetapkan kecepatan maksimum dan fitur ini akan mempertahankannya, tetapi dengan catatan bisa melambat ketika ada kendaraan lain di depan.

Sistem ACC akan mendeteksi lalu lintas yang melambat di depan (Foto: Fastnlow)

Tapi pengemudi harus berhati-hati. Sistem ACC tidak bisa merespon lalu lintas yang berhenti dalam kecepatan tinggi. Selain itu, beberapa kendaraan menawarkan fungsi “stop and go” yang akan secara otomatis menonaktifkan fitur ini ketika kendaraan berada di bawah kecepatan tertentu.

4. Lane Departure Warning (LDW)

Peringatan akan diberikan jika kendaraan melaju di luar jalur (Foto: Extreme Tech)

Peringatan Keberangkatan Jalur menggunakan kamera on-board untuk bisa melihat marka jalan pada kecepatan tertentu. Jika kendaraan keluar dari jalur tanpa mengaktifkan sinyal belokan, maka peringatan audio, isyarat visual, atau getaran akan diaktifkan untuk memperingati pengemudi. Beberapa sistem menggunakan getaran di kemudi untuk memancing tindakan korektif pengemudi.

5. Lane Keep Assist (LKA)

LKA digunakan untuk Lane Departure Warning sebagaimana Autonomous Emergency Braking digunakan untuk Forward Collision Warning. Sementara sistem LKA akan memperingatkan pengemudi ketika keluar jalur, sistem ini akan mengambil tindakan langsung untuk mengurangi atau menghindari kecelakaan akibat mobil keluar dari jalurnya.

Teknologi Lane Keeping Assist pada mobil Hyundai (Foto: Hyundai Australia)

Beberapa sistem LKA hanya menggunakan kemudi ketika kendaraan beresiko keluar jalur. Beberapa produsen menawarkan sistem dengan kemampuan jalur pusat (lane-centering capability). Sistem ini secara aktif menahan kendaraan berada di tengah-tengah jalur.

Dengan kendaraan yang selalu mengikuti teknologi yang semakin berkembang, bisa jadi daftar fitur keselamatan aktif semakin bertambah dari waktu ke waktu. Belum lagi sistem mobil swakemudi yang masih mencari celah untuk penyempurnaan. Tapi tentunya, semua fitur tersebut tidak berlaku ketika manusia masih sering bertindak gegabah dan asal-asalan ketika berkendara di jalan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”