5 Rekomendasi Teh Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

ulinulin.com – Masa menyusui menjadi fase baru bagi seorang ibu usai melahirkan. Terkadang, proses menyusui juga menjadi sesuatu yang terasa mengkhawatirkan.

Sebab, tak sedikit Mama yang merasa was-was apakah produksi ASI-nya bisa memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Oleh karenanya, banyak Mama yang coba mengonsumsi minuman pelancar ASI.

Salah satunya teh pelancar ASI yang terbuat dari bahan-bahan alami. Bahan alami seperti teh memang memiliki beragam manfaat kesehatan bagi tubuh, termasuk bantu melancarkan produksi ASI.

Mama yang juga ingin meningkatkan produksi ASI dengan teh, mungkin bisa mencoba salah satu dari rekomendasi di bawah ini.

1. Fenugreek

Rekomendasi teh pelancar ASI yang bisa Mama konsumsi ialah fenugreek. Ini merupakan ramuan herbal yang memiliki rasa mirip dengan sirup maple, Ma.

Bahan alami berupa biji-bijian ini biasanya digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan dalam masakan Asia dan Timur Tengah.

Teh fenugreek memang telah lama dikenal sebagai pelancar ASI. Ibu menyusui yang ingin meningkatkan produksi ASI-nya pun bisa mengonsumsi minuman alami ini.

Untuk menikmati teh fenugreek, Mama juga bisa menambahkan bahan lain seperti madu, stevia, atau lemon agar rasanya lebih nikmat.

Editors’ Picks

2. Blessed thistle

Teh pelancar ASI lainnya yang bisa Mama coba yaitu blessed thistle. Ini merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional mulai dari bagian bunga, daun, hingga batangnya.

Diketahui, tanaman blessed thistle memiliki sifat sebagai galactagogue herbal. Bagi Mama yang belum tahu, galactagogue adalah makanan, ramuan, atau obat yang bisa meningkatkan aliran ASI dengan cara meningkatkan kadar prolaktin.

Mama cukup menyeduh daun blessed thistle kering secukupnya menggunakan air mendidih. Lalu diamkan selama 5-15 menit, saring airnya, dan minum.

3. Adas

Teh pelancar ASI lainnya yang bisa membantu Mama untuk meningkatkan produksi air susu ialah adas. Tumbuhan yang satu ini memang sudah dikenal memiliki sifat galactagogue sejak lama.

Biji adas diketahui mengandung senyawa anethole yang menyerupai hormon estrogen sehingga mampu merangsang keluarnya ASI pada ibu menyusui.

Tidak hanya itu, biji adas juga bisa meningkatkan hormon prolaktin. Suatu hormon yang diproduksi otak untuk merangsang produksi ASI pada kelenjar payudara.

Cara mengonsumsi biji adas sebagai teh pelancar ASI sangatlah mudah. Mama hanya perlu menyeduh beberapa sendok biji adas denga air panas sebagai teh herbal.

4. Milk thistle

Bahan alami selanjutnya yang juga bisa Mama gunakan untuk membuat teh pelancar ASI adalah milk thistle.

Teh milk thistle dipercaya dapat meningkatkan suplai air susu ibu sehingga baik dikonsumsi pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan.

Diketahui, tanaman ini bisa meningkatkan produksi hormon estrogen pada tubuh sehingga dapat merangsang produksi ASI.

Mama yang ingin coba teh pelancar ASI dari milk thistle bisa menyeduh bijinya. Cukup gunakan satu sendok teh biji milk thistle yang telah dihaluskan ke dalam air mendidih.

Kemudian diamkan selama 10-20 menit dan Mama bisa langsung mengonsumsinya sebagai minuman alami pelancar ASI.

5. Jelatang

Daun jelatang merupakan tanaman yang diketahui mengandung zat besi tinggi. Selain itu, ada banyak kandungan nutrisi dalam daun jelatang sehingga bisa digunakan sebagai pelancar ASI.

Sifatnya sebagai galaktagogue dapat membantu Mama dalam meningkatkan produksi ASI ketika dikonsumsi. Selain itu, teh daun jelatang juga bisa mencegah terjadinya pembengkakan payudara selama menyusui atau mastitis.

Namun sebelum mengonsumsinya, Mama perlu tahu cara pengolahan daun jelatang yang tepat. Sebaiknya, gunakan sarung tangan untuk memetiknya karena daun ini memiliki bulu-bulu halus yang dapat menyebabkan gatal.

Setelah itu, daun jelatang perlu direndam dengan air panas agar bulu-bulu halus pada permukaannya hilang. Barulah Mama bisa menyeduhnya sebagai teh herbal.

Itu dia 5 teh pelancar ASI dari bahan-bahan alami yang bisa ibu menyusui konsumsi. Meski terbuat dari bahan herbal, tetap ada risiko efek samping yang bisa terjadi. Jadi, berhati-hatilah setiap mengonsumsinya, Ma.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website popmama.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”