6 Fakta Menarik Soal Lamborghini, No 3 Penting Diketahui

ulinulin.com – JAKARTA – Lamborghini, pabrikan mobil asal Sant Agata Bolognese, Italia ini memang bukan pabrikan biasa. Mereka mampu menghasilkan mobil gahar dengan penampilan yang menyuarakan kemampuannya, tanpa basa-basi.

Tapi di balik kehebatan itu, selalu ada kisah menarik yang kadang bikin kita bertanya, “Masa, sih?” Mulai dari sakit hati, anti balapan sampai sepeda motor yang gagal menghiasi lembar sejarah Lamborghini.

1. Ferruccio Lamborghini Pernah Jadi Opsir AU Italia

Ferruccio Lamborghini mungkin lebih dikenal sebagai pembuat raktor awalnya, tapi sebelum itu ia adalah seorang tentara yang terjun di perang dunia kedua, membela negaranya. Ia bertugas sebagai enjinir kendaraan pendukung operasional pesawat tempur Angkatan Udara Italia, dan ditempatkan di pulau Rhodes, dekat Yunani.

Karena pulau terpencil, kesatuannya kerap kesulitan mendapatkan onderdil. Ferruccio yang memang punya latar belakang teknis kemudian berimprovisasi. Ia banyak menuai pujian atas jasanya itu. Pulau Rhodes kemudian jatuh ke tangan Inggris tahun 1945, mau tidak mau ia lantas jadi tahanan perang.

Lamborghini baru dibebaskan dan pulang ke kampungnya, Sant Agata setahun kemudian. Dari situ, usaha bikin traktornya berkembang. Lalu ia mendirikan usaha bikin perahu.

2. Kenapa Lamborghini dan Enzo Ferrari Bertengkar?

Setelah sakit hati karena diomeli oleh Enzo Ferrari, barulah ia mendirikan Lamborghini Automobili. Kenapa dia dimarahi Enzo? Gara-gara kopling. Saat Lamborghini sukses dengan usaha traktornya, ia mampu beli Ferrari. Tapi koplingnya bermasalah. Tentu, dibawa ke bengkel Ferrari dan diganti. Masalahnya, harga koplingnya kelewat mahal.

Setelah perbaikan, ia memperlihatkan kepada salah satu mekanik traktornya. Sang mekanik kaget karena itu kopling yang sama dengan yang dipakai oleh produk traktor yang mereka buat. Tahu modal, Ferruccio komplain ke Enzo Ferrari langsung. Masalahnya, Enzo Ferrari bukan orang yang ramah. Selanjutnya Anda pasti sudah tahu, Lamborghini sakit hati dan bikin mobil sendiri.

3. Lamborghini Yang Pertama Bikin Supercar

Bukan Ferrari. Enzo Ferrari tidak pernah kepikiran bikin mobil super. Di benaknya hanya ada mobil sport dan GT (Grand Touring). Ferruccio, kebalikannya. Kenapa tidak bikin mobil hebat yang bisa dipakai di jalan raya, yang juga enak dikendarai?

Gian Paolo Dallara, Bob Wallace dan Paolo Stanzani, tiga insinyur utama di Lamborghini memutuskan mobilnya harus bermesin tengah demi performa dan pengendalian. Hebatnya, membangun platform baru, saat sedang senggang. Ferruccio tidak terlalu yakin pada awalnya. Dan hanya berpendapat, “Ok, lah. Kita bikin. Ini mungkin bagus buat kepentingan marketing Lamborghini.” Rumah desain Bertone dikontak, kemudian menugaskan desainer muda Marcelo Gandini untuk bikin wujudnya. Walhasil, Lamborghini Miura lahir dengan keindahan dan kemampuannya. Sukses bikin Enzo Ferrari dan produsen mobil lainnya ketar-ketir.

4. Ferruccio Tidak Mau Ikut BalapanMeski statusnya adalah pembuat mobil kencang, tapi Ferruccio Lamborghini tidak terlalu antusias untuk turun balap. Alasannya sederhana, ikut lomba adu kencang akan menyedot keuangan perusahaan. Ia memutuskan untuk tidak membuat tim balap pabrikan ataupun privateer yang didukung Lamborghini. Tapi para insinyurnya tidak setuju. Terutama mereka yang dibajak dari Ferrari.

Saat Ferruccio masih berkuasa, hanya sedikit purwarupa mobil balap Lamborghini. Itupun tidak ada yang diturunkan di sirkuit. Memang, pabrikan Sant Agata ini pernah menyediakan mesin untuk F1 yang dipakai oleh Minardi, Lotus, Ligier, Larrousse dan Modena. Tapi ya sudah, sampai di situ saja.

Kini bertolak belakang. Lamborghini punya divisi balapan Lamborghini Squadra Corse, juga ada balapan one make race bertajuk Super Trofeo dan GT3. Mereka juga turun di balapan FIA GT, bareng Ferrari, Porsche, Aston Martin.

5. Lamborghini Bukan Cuma Bikin Supercar dan SUV

Selain mobil super, Lamborghini juga bikin SUV. Pasti sudah kenal dengan Lamborghini ‘Lambo Rambo’ LM2, kan? Juga Urus. Tapi jarang ada yang tahu kalau mereka juga pernah bikin motor. Iya motor. Rodanya dua.

Era 1980 adalah masa jaya pabrikan ini. Pimpinannya waktu itu, Patrick Mimran berpendapat mereka harus melebarkan sayap di luar kendaraan roda empat, traktor dan mesin kencang untuk ditempel di kapal. Entah siapa yang mengusulkan bikin motor, tapi Mimran memberikan lampu hijau.

Karena tidak punya pengalaman, mereka menggaet perusahaan motor Boxer Bike. Tidak tahu? Jangan khawatir. Jarang ada yang tahu soal pabrikan motor Perancis ini. Tapi mereka sudah ada sejak 1984, membangun motor sesuai keinginan konsumen dengan keahlian mereka di bidang industri otomotif. Sekarang mereka fokus membantu bikin kendaraan elektrik dan menyediakan jasa konsultan.

Kembali ke motor Lamborghini, namanya Design 90, dengan mesin bikinan Kawasaki. Motor ini membukukan pesanan sebanyak 50 unit. Tapi hanya enam yang dibuat. Otomatis, inilah salah satu motor yang paling diincar untuk dikoleksi penyuka kecepatan.

6. Lamborghini Countach Susah Masuk Amerika

Countach, mobil yang selalu ada posternya di kamar anak-anak pengagum mobil. Lahir tahun 1974 sebagai penerus Miura. Kehadirannya menarik perhatian orang-orang berduit di berbagai belahan dunia. Termasuk Amerika Serikat. Tapi negara adidaya itu punya aturan khusus soal mobil, yang membuat pabrikan harus menelurkan varian khusus AS.

Ini juga yang membuat Countach menunggu 11 tahun untuk bisa hadir di sana. Memang ada saja yang memasukan lewat importir umum dan dimodifikasi supaya legal. Ferruccio Lamborghini akhirnya membuatkan Countach versi Amerika Serikat dengan beberapa perubahan. Salah satunya yang kentara adalah bagian depan yang lebih monyong karena ada bemper dengan shock absorber. Mudah ditebak, yang beli langsung mencopot bemper ini. Lamborghini Countach versi Amerika dinamakan LP5000 QV, hadir tahun 1985. (INDRA ALFARISY/EK)

Sumber: ragam sumber

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”